By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Pimpin Vaksinasi Kedua Pemkot Samarinda, Andi Harun: Semuanya Aman Saja, Tidak Sakit
Birokrasi

Pimpin Vaksinasi Kedua Pemkot Samarinda, Andi Harun: Semuanya Aman Saja, Tidak Sakit

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 26, 2021 11:40 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Pimpin Vaksinasi Kedua Pemkot Samarinda, Andi Harun: Semuanya Aman Saja, Tidak Sakit
Tampak Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan vaksinasi tahap kedua pada Senin (22/3/2021). (Istimewa)
SHARE

Pimpin Vaksinasi Kedua Pemkot Samarinda, Andi Harun: Semuanya Aman Saja, Tidak Sakit
Tampak Wali Kota Samarinda Andi Harun saat melakukan vaksinasi tahap kedua pada Senin (22/3/2021). (Istimewa)

Pimpin Vaksinasi Kedua Pemkot Samarinda, Andi Harun: Semuanya Aman Saja, Tidak Sakit. Kepada awak media, Andi Harun mengajak masyarakat tidak takut divaksin, karena bertujuan baik bagi cepatnya menuju kehidupan normal. Walau begitu, protokol kesehatan tetap mesti dijaga.

Akurasi.id, Samarinda – Vaksinasi tahap kedua kembali bergulir untuk para pegawai negeri sipil (PNS) dan pejabat publik yang ada di lingkungan Pemerinta Kota (Pemkot) Samarinda pada Senin (22/3/2021). Salah satu yang ikut dalam vaksinasi itu adalah Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Ditemui usai melaksanakan vaksin tahap kedua di anjungan Karamumus Balai Kota Samarinda, Andi Harun berujar, jika suntikan kedua vaksin yang diterimanya masih normal-normal saja, tidak ada sedikit pun rasa sakit. Semuanya terasa normal-normal saja sebagaimana orang disuntik pada umumnya.

“Masih enggak sakit, tapi agak sedikit berbeda dari suntikan pertama,” ucap orang nomor satu di Pemkot Samarinda ini, Senin (22/3/2021).

Politikus kawakan asal Partai Gerindra ini mengatakan, kegiatan vaksinasi di Kota Tepian -sebutan Samarinda- masih terus berjalan. Hingga saat ini proses distribusi dari pusat juga masih terus berjalan.

“Kita bersyukur, Samarinda relatif jauh lebih lancar jika dibandingkan dari daerah lain. Bahkan di daerah lain ada yang beberapa segmen belum terlaksana. Kita bersyukurnya, hingga kini Samarinda lancar dan aman-aman saja,” tuturnya.

Tak lupa setelah disuntik, pria yang karib disapa AH ini meminta seluruh jajarannya yang ada di Pemkot Samarinda maupun masyarakat pada umumnya, untuk mengikuti vaksin dan tetap melaksanakan protokol kesehatan.

[irp]

“Ya, walaupun kita sudah divakasin, protokol kesehatan harus tetap jalan. Jangan seolah-olah kita kebal,” imbuhnya.

Selain itu, Andi Harun juga menyampaikan, bahwa tren kasus Covid-19 di Kota Samarinda dari waktu ke waktu terus mengalami penurunan yang cukup signifikan. Karenanya, dia berharap, semoga itu menjadi tanda yang baik.

“Hari ini saya mendapat laporan, adanya penurunan angka Covid-19 di Samarinda sangat signifikan. Beberapa daerah zona merah sudah berubah menjadi oranye, dan bahkan kuning,” tutupnya.

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan (Dinkes) Samarinda, dr Osa Rafshodia mengatakan, vaksinasi kedua untuk pejabat negara eselon II dan eselon III yang dilakukan hari ini telah digunakan 350 dosis vaksin.

“Berdasarkan surat edaran Kementrian Kesehatan, bahwa masyarakat yang mendapatkan vaksinasi massal boleh mendapatkan vaksinasi kedua di seluruh Faskes di Samarinda, yang berdekatan dengan domisili,” ujar pria yang kerap disapa dr Osa ini.

Ditambahkannya, bahwa vaksin ini adalah kelanjutan vaksinasi pertama saat vaksinasi massal pada 8 Maret 2021 lalu. “Rentang waktunya adalah 28 hari sejak 8 Maret 2021. Mereka yang sudah mendapatkan vaksin pertama, selambat-lambatnya menerima vaksin kedua kurang lebih 5 April 2021,” terangnya.

Sementara itu, terkait vaksinasi bagi masyarakat umum, dikatakan Osa harus dilaksanakan per kategori. Karena vaksinasi dilakukan dengan mengambil data struktur sosial. “Ada yang pejabat negara sudah, wartawan sudah, yang lansia sudah. Terus di pelayanan umum itu sudah. Memang vaksinasi bagi masyarakat umum itu belum ada. Jadi fokus kami kepada mereka yang memiliki struktur sosial,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Andi HarunAndi Harun Pimpin Vaksinasipemkot samarindaSemuanya Aman SajaVaksin Tidak SakitVaksinasi Kedua Pemkot Samarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Birokrasi

Fraksi Gerindra Minta Bontang Ada Pengawasan Perikanan

By
akurasi 2019
Bapenda Bontang Bakal Tandai Restoran dan Rumah Makan sebagai Mitra Pajak
Birokrasi

Bapenda Bontang Bakal Tandai Restoran dan Rumah Makan sebagai Mitra Pajak

By
akurasi 2019
Plt Camat Bontang Selatan Minta Lurah Buat Rukun Kematian Setiap RT
Birokrasi

Plt Camat Bontang Selatan Minta Lurah Buat Rukun Kematian Setiap RT

By
akurasi 2019
Jadi Bank Arsip, Begini Klasifikasi Kearsipan DPK Bontang
Birokrasi

Jadi Bank Arsip, Begini Klasifikasi Kearsipan DPK Bontang

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?