By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pesawat Kepresidenan Ganti Warna Merah Putih Disorot Warganet
Trending

Pesawat Kepresidenan Ganti Warna Merah Putih Disorot Warganet

Devi Nila Sari
Last updated: Agustus 4, 2021 3:07 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Pesawat Kepresidenan Ganti Warna Merah Putih Disorot Warganet
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. (kontan.co.id)
SHARE
Pesawat Kepresidenan Ganti Warna Merah Putih Disorot Warganet
Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono. (kontan.co.id)

Akurasi.id –  Pesawat Kepresidenan ganti warna. Telah mendapatkan perawatan berupa pengecetan ulang berwarna merah-putih. Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres) Heru Budi Hartono menjelaskan alasannya. Menurut Heru, hal itu disesuaikan dengan warna bendera Indonesia dan dalam rangka memperingati HUT ke-76 RI.

“Merah putih sesuai warna bendera RI. Iya HUT RI,” ujar Heru dilansir dari kontan.co.id, Rabu (04/08/2021).  Dia pun menjelaskan, pesawat jenis Boeing Business Jet 2 (BBJ2) itu sudah berusia tujuh tahun. Sehingga secara teknis memang harus memasuki perawatan besar.

“Itu harus dilakukan untuk keamanan penerbangan,” katanya.  Heru menuturkan, untuk cat pesawat memang sekalian diperbarui, karena sudah waktunya untuk diperbaharui. Pilihan warnanya adalah warna kebangsaan, yakni merah putih atau warna bendera nasional.

Heru juga mengonfirmasi bahwa biaya pengecatan pesawat yang ditaksir mencapai Rp 2 miliar tersebut benar. “Iya plus minus segitu. Itu untuk pesawat BBJ2 saja ya,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, persoalan cat ulang pesawat kepresidenan ini menjadi sorotan warganet di dunia maya. Warganet mengkritisi pengecatan ulang pesawat kepresidenan yang dinilai memboroskan anggaran negara di masa pandemi Covid-19.

Salah satu yang menyuarakan hal itu yakni mantan komisioner Ombudsman Republik Indonesia Alvin Lie dalam unggahan di akun Twitter resminya @alvinlie21.  Menurut Alvin, biaya cat ulang pesawat kepresidenan berkisar antara US$ 100 ribu hingga US$ 150 ribu atau sekitar Rp 1,4 miliar- Rp 2,1 miliar.

Digunakan Sejak 2014 

[irp]

Dilansir dari pemberitaan Kompas.com pada 2014 lalu, pesawat Kepresidenan 1 dipesan khusus untuk operasional Presiden Republik Indonesia. Pesawat itu mulai beroperasi sejak 2014 atau saat masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Penerbangan perdana pesawat Kepresidenan 1 adalah pada 5 Mei 2014 saat Presiden SBY bertolak ke Denpasar, Bali, untuk menghadiri konferensi regional Open Government Partnership (OGP) Asia-Pasifik.

Saat itu, Presiden SBY mengatakan, selama 10 tahun memimpin negara, dirinya bersyukur akhirnya pemerintah bisa berhemat dengan hadirnya pesawat kepresidenan.  “Alhamdulillah, enam bulan terakhir bisa menggunakan pesawat yang akhirnya bisa berhemat untuk anggaran kita,” katanya.

SBY juga mengungkapkan, pesawat yang dibeli seharga Rp 840 miliar itu bukan untuk dirinya, melainkan untuk presiden yang akan datang.  Sementara itu, menurut Menteri Sekretaris Negara saat itu, Sudi Silalahi, hadirnya pesawat kepresidenan tersebut membuka sejarah baru bagi Indonesia. Pasalnya, setelah 69 tahun merdeka Indonesia bisa punya pesawat kepresidenan sendiri.

[irp]

Dengan kehadiran pesawat ini, kata Sudi, diharapkan mampu membantu tugas-tugas kepresidenan dan tugas kenegaraan.  “Sebelumnya Presiden RI, baik di dalam atau di luar negeri selalu menyewa pesawat komersiil. Tentu tidak efektif bila kita memiliki sendiri pesawat kepresidenan,” ujar Sudi.

Adapun ketika pertama kali digunakan, pesawat Kepresidenan 1 dicat berwarna biru muda pada punggung dan berwarna putih pada bagian lambung pesawat. Selain itu, terdapat tulisan “Republik Indonesia” dan logo Garuda terpasang di bagian depan pesawat.

Pesawat kepresidenan tersebut dirancang dengan kelengkapan 4 VVIP class meeting room, 2 VVIP class state room, 12 executive area, dan 44 staff area. Interior pesawat didesain agar dapat mengakomodasi hingga 67 orang penumpang. Jumlah itu disebut cukup untuk sebuah rombongan presiden. (*)

Editor: Yusva Alam

TAGGED:Berita TrendingMerah PutihPesawat KepresidenanRedaksi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Jungkook dan Jimin BTS Resmi Selesai Wamil, Disambut Ratusan Fans di Yeoncheon
KpopTrending

Jungkook dan Jimin BTS Resmi Selesai Wamil, Disambut Ratusan Fans di Yeoncheon

By
Wili Wili
pasar tradisional bontang
Trending

Cegah Corona, Pasar Tradisional di Bontang Ditutup, Diskop-UKMP: Itu Tidak Benar

By
akurasi 2019
Motor Harley Davidson Hilang di Senayan Ditemukan di Bekasi, Polisi Kejar Pelaku
Hukum & KriminalTrending

Motor Harley Davidson Hilang di Senayan Ditemukan di Bekasi, Polisi Kejar Pelaku

By
Wili Wili
Aksi Sopir Pikap Ditilang Polisi Viral Setelah Bayar Rp50 Ribu, Netizen Soroti Praktik "Preman Berseragam"
Hukum & KriminalTrending

Aksi Sopir Pikap Ditilang Polisi Viral Setelah Bayar Rp50 Ribu, Netizen Soroti Praktik “Preman Berseragam”

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?