By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Gegara Pesanan Burger Tak Sesuai, KFC Palopo Digugat Rp 4 M
HeadlineTrending

Gegara Pesanan Burger Tak Sesuai, KFC Palopo Digugat Rp 4 M

akurasi 2019
Last updated: Januari 14, 2022 10:04 am
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Gegara Pesanan Burger Tak Sesuai, KFC Palopo Digugat Rp 4 M
KFC cabang Palopo, Sulsel, digugat ganti rugi Rp4 miliar karena dinilai melakukan pembohongan publik atas pesanan burger konsumen yang tidak sesuai aplikasi. (commons.wikipedia.org).
SHARE
Gegara Pesanan Burger Tak Sesuai, KFC Palopo Digugat Rp 4 M
KFC cabang Palopo, Sulsel, digugat ganti rugi Rp4 miliar karena dinilai melakukan pembohongan publik atas pesanan burger konsumen yang tidak sesuai aplikasi. (commons.wikipedia.org).

Akurasi.id, Jakarta – Manajemen waralaba makanan siap saji KFC cabang Kota Palopo, Sulawesi Selatan, digugat ke Pengadilan Negeri (PN) Palopo dengan dugaan pembohongan publik atas pengantaran pesanan burger tak sesuai di aplikasi.

Seorang konsumen bernama Erwin Sandi menggugat manajemen restoran asal AS tersebut untuk membayar ganti rugi senilai Rp4 miliar. Gugatan wanprestasi itu kini sudah terdaftar di situs resmi Pengadilan Negeri Palopo dengan nomor perkara 3/Pdt/G/2022/Pn Plp.

“Kami secara resmi menggugat perdata karena permintaan maaf secara terbuka tidak bisa dijalankan oleh mereka (manajemen KFC Palopo),” ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (12/1).

Gugatan Erwin merujuk Pasal 62 ayat 1 Undang-undang Nomor 8 tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan denda sebesar Rp2 miliar. Selain itu, Erwin juga menuntut kerugian immateriil senilai Rp2 miliar kepada KFC Palopo.

[irp]

Tidak hanya menuntut PT Fast Food Indonesia Tbk selaku pemegang waralaba KFC di Indonesia, ia juga mencatut Gojek. Kepada perusahaan rintisan ini, Erwin tak menuntut kerugian immateriil dibayar, melainkan agar pelayanan diperbaiki.

Erwin menyebut hingga kini manajemen KFC Palopo belum menyampaikan permintaan maaf terbuka, karena orderan anaknya, pesanan burger tak sesuai gambar di aplikasi. Kejadian terjadi pada 15 November 2021 lalu.

Ia merasa kecewa dan tertipu lantaran burger yang diterima tidak dilengkapi mayonaise, sayur, beserta saus seperti iklan di aplikasi. Kejadian sama juga terjadi dua hari sebelumnya, pada 13 November 2021.

Erwin tetap melayangkan gugatan meski sudah ada proses mediasi dengan manajemen KFC Palopo. Ia menjabarkan beberapa poin tuntutannya kepada KFC.

Pertama, permintaan maaf secara terbuka oleh manajemen KFC. Kedua, perbaikan layanan konsumen agar tak lagi terjadi menjual makanan tak lengkap.

Ketiga, memberi makan anak yatim setiap hari Jumat minimal lima panti asuhan di Palopo selama satu bulan. Keempat, tidak memecat karyawannya atas kejadian itu.

Dari keempat tuntutan itu, tiga di antaranya telah direalisasikan. Namun tuntutan permintaan maaf secara terbuka melalui media belum kunjung dilakukan KFC.

[irp]

“Maunya mereka hanya minta maaf secara pribadi dan tidak secara terbuka. Waktu itu sudah dilakukan dalam mediasi di November, tapi tetap tidak mau minta maaf secara terbuka,” jelas Erwin.

Terpisah, Area Manajer KFC Sulawesi Darman menyatakan belum bisa berkomentar banyak atas gugatan tersebut dan akan menyerahkan kepada kuasa hukum perusahaan.

“Saya punya atasan, dan saya belum bisa komentar karena itu kan bersifat (hukum) kalau sudah seperti itu. Artinya, jalurnya ke lawyer dengan lawyer. Insyaallah, manajemen siap (hadapi gugatan),” tutupnya. (*)

Sumber: CNNIndonesia.com

Editor: Redaksi Akurasi.id

TAGGED:KFC DigugatKFC PalopoPermintaan MaafTrending
Share This Article
Facebook Copy Link Print
1 Komentar 1 Komentar
  • bili videos berkata:
    September 24, 2026 pukul 6:00 pm

    Heya! I’m att workk browsing yoour blog ffrom my neww iphome
    3gs! Jusst wannted too saay I love readkng through yohr bllg annd look forwaard tto
    alll your posts! Carry onn tthe great work!
    xnxx

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kejeniusan Ten Hag Selamatkan Manchester United dalam “Derbi Mawar”
HeadlineOlahragaRagam

Kejeniusan Ten Hag Selamatkan Manchester United dalam “Derbi Mawar”

By
Fajri
Luhut Beri Penjelasan Terkait Skema Kenaikan Harga Pertalite dan Solar
EkonomiHeadlineRagam

Luhut Beri Penjelasan Terkait Skema Kenaikan Harga Pertalite dan Solar

By
Devi Nila Sari
Menpora: DBON Dirancang untuk Cetak Juara
HeadlineOlahragaRagam

Menpora: DBON Dirancang untuk Cetak Juara

By
Redaksi Akurasi.id
Program Makan Siang Gratis Prabowo Digodok di Kabinet Jokowi: Antara Harapan dan Realitas
HeadlineTrending

Program Makan Siang Gratis Prabowo Digodok di Kabinet Jokowi: Antara Harapan dan Realitas

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?