By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Pertumbunuhan Ekonomi Kaltim Masuk 5 Besar Terendah di Indonesia, Dewan Kritik Kinerja Pemprov
Kabar Politik

Pertumbunuhan Ekonomi Kaltim Masuk 5 Besar Terendah di Indonesia, Dewan Kritik Kinerja Pemprov

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 21, 2021 1:30 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Tak Akui Kondisi Pertumbuhan Perekonomian di Kaltim, Sutomo Jabir: Pemprov Sampaikan Informasi Tak Berimbang
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengkritik kinerja pemprov yang tidak jujur dalam menyajikan data pembangunan. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Tak Akui Kondisi Pertumbuhan Perekonomian di Kaltim, Sutomo Jabir: Pemprov Sampaikan Informasi Tak Berimbang
Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir mengkritik kinerja pemprov yang tidak jujur dalam menyajikan data pembangunan. (Dok Akurasi.id)

Kaltim Masuk 5 Provinsi dengan Pertumbuhan Ekonomi Terendah di Indonesia, Dewan Kritik Kinerja Pemprov. Anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir menyebutkan, Pemprov Kaltim hanya tahu menyajikan data yang mereka nilai bagus, sementara kebobrokan pembangunan tidak pernah dipaparkan.

Akurasi.id, Samarinda – Sikap Pemprov Kaltim yang tidak terbuka dengan data pembangunan menuai kritikan tajam dari legislatif. Terlebih, dari sejumlah laporan yang disajikan Pemprov Kaltim, hanya memuat hal-hal yang positif. Sementara berbagai ketimpangan pembangunan, terutama dari sisi ekonomi, nyaris tidak dipaparkan.

Kritikan itu salah satunya datang dari anggota Komisi II DPRD Kaltim Sutomo Jabir. Politikus Partai PKB ini menyebutkan, sikap pemerintah yang demikian tidak fair dalam menyajikan informasi kepada masyarakat. Karena tidak pernah menyajikan informasi yang utuk kepada masyarakat.

Selain itu, perbandingan data pembangunannya setelah dengan provinsi lain yang berada di bawah Kaltim. “Padahal kita juga mau agar perekonomian Kaltim mampu bertahan di tengah pandemi seperti provinsi lainnya yang lebih survive,” kata dia belum lama ini.

Catatan itu diberikan Sutomo lantaran pemprov menyebut pertumbuhan ekonomi Kaltim masih lebih baik jika dibandingkan provinsi lain. Kenyataannya, pertumbuhan ekonomi Kaltim pada kuarter 1, Kaltim justru minus 2,85 persen. Bahkan masuk dalam 5 provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah dari seluruh provinsi di Indonesia tahun 2020.

Namun, yang disampaikan Pemprov Kaltim hanya mengenai provinsi lain yang pertumbuhan ekonominya minus lebih jauh dibanding Kaltim. Jika dibandingkan Bali, Sutomo menilai, wajar jika provinsi itu merupakan provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah, karena produk domestik bruto (PDB) utamanya disumbang dari sektor swasta.

Seperti diketahui, sektor pariwisata merupakan sektor yang paling terdampak dengan adanya pandemi dan pemberlakukan pembatasan sosial. Sedangkan di Kaltim, PDB utamanya disumbang oleh sektor industri, galian tambang, dan konstruksi. Yang mana 8-10 persen pendapatan disumbang oleh sektor konstruksi, yang sangat disayangkan karena belum tergarap secara maksimal.

[irp]

“Kenapa tidak kita akui saja secara fair, ini adalah kelemahan birokrasi kita. Lemahnya koordinasi antara pemprov dan pemerintah kabupaten/kota. Kelemahan komunikasi antar satuan kerja perangkat daerah (SKPD) kita,” imbuh wakil rakyat asal Dapil Bontang, Kutim, dan Berau ini.

Dia menambahkan, salah satu penyebab terpuruknya ekonomi Kaltim, tidak lepas dari penyerapan anggaran yang sampai saat ini belum mencapai 20 persen. Begitu juga dengan masih tingginya Silpa setiap tahunnya. Kemudian, adanya hal-hal yang sedari awal telah disepakati bersama, namun memiliki output yang berbeda.

“Sampai saat ini, saya belum mendengar paparan alasan yang jelas kenapa harus ada Pergub Nomor 49/2020, yang membatasi bantuan keuangan Rp2,5 miliar. Yang notabenenya masih bisa berjalan tanpa adanya pergub itu. Ini adalah salah satu yang menghambat pembangunan di Kaltim. Satu-satunya di Indonesia ini,” tegas dia.

Untuk diketahui, provinsi dengan pertumbuhan ekonomi terendah 2020. Pertama, Bali -9,31 persen, Kepulauan Riau -3,8 persen, Banten -3,38 persen, Kalimantan Timur -2,85 persen, dan DI Yogyakarta -2,69 persen. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:#DPRD Kaltim5 Besar Terendah IndonesiaDewan Kritik PemprovEkonomi Kaltim TerendahPertumbunuhan Ekonomisutomo jabir
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

KIM Plus Resmi Deklarasikan Ridwan Kamil dan Suswono untuk Pilkada Jakarta 2024
HeadlineKabar Politik

KIM Plus Resmi Deklarasikan Ridwan Kamil dan Suswono untuk Pilkada Jakarta 2024

By
Wili Wili
Kabar Politik

Dinasti Politik di Daerah, Rahasia Umum yang Jadi Konsekuensi Demokrasi

By
akurasi 2019
Percepat Tangani Covid-19, Makmur HAPK Ingatkan OPD Perbanyak Edukasi Masyarakat
BirokrasiKabar Politik

Percepat Tangani Covid-19, Makmur HAPK Ingatkan OPD Perbanyak Edukasi Masyarakat

By
Devi Nila Sari
Pansel Enggan Beber Calon Petinggi Perusda Kaltim, Baharuddin: Kenapa Tidak Dipublikasikan?
Kabar Politik

Pansel Enggan Beber Calon Petinggi Perusda Kaltim, Baharuddin: Kenapa Tidak Dipublikasikan?

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?