By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > Personel Kodim 0908 Bontang Disuntik Dosis Kedua Vaksin Sinovac
CorakRagam

Personel Kodim 0908 Bontang Disuntik Dosis Kedua Vaksin Sinovac

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 17, 2021 8:01 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Personel Kodim 0908 Bontang Disuntik Dosis Kedua Vaksin Sinovac
Personel Kodim 0908 Bontang mendapatkan dosis kedua Vaksin Sinovac di Kodim 0908 Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Personel Kodim 0908 Bontang Disuntik Dosis Kedua Vaksin Sinovac
Personel Kodim 0908 Bontang mendapatkan dosis kedua Vaksin Sinovac di Kodim 0908 Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Personel Kodim 0908 Bontang Disuntik Dosis Kedua Vaksin Sinovac. Targetnya, semua anggota Kodim mendapatkan sesuai dengan dosis pertama, yakni 103 orang.

Akurasi.id, Bontang – Untuk melengkapi dosis vaksinasi Covid-19, Anggota TNI Bontang melaksanakan vaksinasi dosis kedua di Kodim 0908 Bontang, Rabu (17/3/2021).

Dandim 0908 Bontang Letkol Arh Choirul Huda menjelaskan, kali ini vaksinasi dosis kedua untuk seluruh personel kodim, anggota Subdenpom, dan anggota Polkes yang menjadi rawatan Polkes kodim.

“Targetnya semua mendapatkan sesuai dengan dosis pertama yakni 103 orang, harapannya bisa selesai dalam 1 atau 2 hari ini,” ucap Dandim 0908 Bontang.

Dia juga menjelaskan, seharunya vaksinasi dosis kedua ini dilaksanakan Selasa (16/3/2021), tetapi karena vaksin baru sampai di Bontang Selasa pula, sehingga baru dilaksanakan Rabu (17/3/2021).

“Alhamdulillah setelah saya cek ke anggota yang melaksanakan vaksinasi yang untuk dosis pertama, mereka tidak merasakan efek samping. Kadang-kadang kan ada beberapa yang sampai demam, setidaknya yang mereka rasakan paling mengantuk atau pusing, itu biasa, efek seperti itu kan bukan dari vaksin saja, bisa jadi salah satunya karena kelelahan,” bebernya.

Dia juga menambahkan, target-target di Bontang untuk pelayanan publik termasuk lansia juga akan mendapatkan vaksin dalam waktu dekat ini, walaupun jumlahnya tidak begitu banyak.

[irp]

“Terima kasih untuk Dinkes yang sudah mengalokasikan vaksin kepada TNI-Polri, dan juga untuk pedagang-pedagang pasar, serta angkutan umum,” ucapnya

Dia juga menyinggung terkait kondisi kasus positif Covid-19 di Bontang. Dalam kurun waktu sepekan ini katanya, progresnya sangat baik.

“Seperti yang saya sampai pada rapat evaluasi PPKM waktu itu, angka kesembuhan sudah di atas 90 persen. Bahkan per Selasa (16/3/2021) angkanya sembuh 91 persen. Ini harus dijaga betul, bukan berarti harus kita kasih kelonggaran semuanya, jadi kita harus tetap waspada,” harap Dandim.

Dia juga berpesan, meski tren Covid menurun, tetap disiplin. Vaksinasi terus berjalan, hingga kasus positif di Indonesia khususnya di Bontang bisa tuntas di tahun 2021.

“Jangan takut vaksin, vaksin yang dipakai di Indonesia ini sudah terverifikasi dan Insyaallah aman dan halal. Pemerintah dalam hal ini dinas kesehatan sangat berhati-hati dalam memilih vaksin yang tepat, dan kita semua yang di Indonesia maupun di Bontang tidak mendapatkan efek samping yang berlebihan,” imbuhnya.

Di kesempatan yang sama, Juru Bicara (Jubir) Tim Satgas Covid-19 Bontang, Adi Permana menjelaskan, untuk vaksinasi dosis kedua akan dilakukan, Jumat (19/3/2021) mendatang.

“Untuk Jumat nanti yang mendapatkan yakni semua ASN, transportasi umum, pelayanan publik, pedagang pasar, lansia, BUMN, DPRD Bontang, Satpol PP, Dishub, wartawan, ojek daring, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan lain sebagainya,” ucap Adi.

[irp]

Dia juga meminta maaf atas keterlambatan vaksinasi dosis kedua, hal ini karena, terbatasnya vaksin yang datang dari pusat.

“Yang penting sebenarnya bukan 14 hari harus mendapatkan vaksin kedua, tetapi tidak boleh kurang dari 14 hari,” jelasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Covid-19Dosis Kedua Vaksin SinovacKodim 0908PolriSinovacTNIVaksin
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Syafruddin
Birokrasi

Kampanyekan Stop Kekerasan dan Eksploitasi Anak, Syafruddin Harapkan Orangtua Lebih Peka Pada Kebutuhan Anak

By
akurasi 2019
infografis diskominfo 15 februari
BirokrasiInfografis

Banyak Warga Bontang “Doyan” Gunakan MKJP IUD

By
akurasi 2019
Mengenal Macam Layanan di Perpustakaan DPK Bontang
Birokrasi

Mengenal Macam Layanan di Perpustakaan DPK Bontang

By
Devi Nila Sari
Titiek Soeharto Viral Sebagai Ibu Negara, Apa Arti Posisi Ini di Era Prabowo-Gibran
HeadlineKabar Politik

Titiek Soeharto Viral Sebagai Ibu Negara, Apa Arti Posisi Ini di Era Prabowo-Gibran?

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?