By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Perseteruan Farhat Abbas dan Denny Sumargo: Dari Ancaman Fisik hingga Laporan Polisi
SelebritisTrending

Perseteruan Farhat Abbas dan Denny Sumargo: Dari Ancaman Fisik hingga Laporan Polisi

Wili Wili
Last updated: November 8, 2024 10:34 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Perseteruan Farhat Abbas dan Denny Sumargo: Dari Ancaman Fisik hingga Laporan Polisi
Perseteruan Farhat Abbas dan Denny Sumargo: Dari Ancaman Fisik hingga Laporan Polisi. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Perseteruan antara Farhat Abbas dan Denny Sumargo terus memanas setelah insiden yang melibatkan komentar tidak sopan di media sosial. Permasalahan ini bermula ketika Denny Sumargo mengomentari kasus penggalangan donasi yang melibatkan Agus Salim dan Novi Pratiwi Noviyanthi, yang bernilai Rp1,5 miliar. Komentar tersebut memicu kemarahan Farhat Abbas, yang kemudian mengancam Denny Sumargo.

Denny Sumargo, tak ingin diam saja, memutuskan untuk mendatangi rumah Farhat Abbas di kawasan Kemang, Jakarta Selatan. Namun, pertemuan tersebut tidak menyelesaikan konflik di antara mereka. Sebaliknya, Farhat Abbas justru mengambil langkah hukum dengan melaporkan Denny ke Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis, 7 November 2024. Dalam laporannya, Farhat menyebut Denny melakukan dugaan diskriminasi ras dan ujaran kebencian dengan nomor laporan STTLP/B/3462/XI/2024/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya.

Farhat Abbas menjelaskan bahwa laporan ini merupakan bagian dari pertandingannya dengan Denny, bukan dalam konteks kekerasan fisik, melainkan melalui jalur hukum. Ia menekankan pentingnya etika dan harga diri dalam menyelesaikan perseteruan ini, mengatakan, “Saya mau mengatakan masalah siri (harga diri) itu bukan menggunakan body, pistol, atau senjata.”

Sementara itu, Denny Sumargo merasa keberatan dengan kedatangannya yang dianggap tidak sopan oleh Farhat. Denny menjelaskan bahwa ia terprovokasi saat Farhat mempertanyakan asal-usulnya, yang membuatnya menjelaskan latar belakang sebagai orang Makassar. “Makassar dan Bugis adalah suku yang bersaudara, yang mengutamakan harga diri dan jaga kehormatan lewat perilaku,” ungkap Denny.

Dalam pernyataannya, Denny juga menyampaikan permohonan maaf jika ada pihak yang tersinggung dengan ucapannya, terutama terkait kebanggaan akan sukunya. Kalimat “Sirri Na Pacce,” yang berarti menjaga harga diri, menjadi viral setelah insiden tersebut. Denny menegaskan bahwa ia tidak berniat menyinggung siapapun dan hanya berbicara dari perspektif budaya dan latar belakangnya.

Farhat Abbas, di sisi lain, menyatakan bahwa ia merasa tidak perlu menyelesaikan konflik ini melalui adu fisik. Ia lebih memilih untuk menggunakan jalur hukum dan membela hak-haknya. Farhat menegaskan bahwa pendekatan hukum lebih penting daripada konflik fisik dan akan berjuang untuk keadilan.

Menanggapi laporan Farhat, Denny Sumargo memberikan saran agar Farhat mundur dari kasus donasi Agus Salim. Denny merasa bahwa Farhat telah terlalu banyak campur tangan dalam urusan yang tidak ada kaitannya dengan dirinya. Denny juga mengajak Agus Salim dan Pratiwi Noviyanthi untuk mencari perdamaian agar situasi tidak semakin memanas.

Perseteruan ini menjadi sorotan publik, mengingat latar belakang kedua tokoh yang sama-sama dikenal luas di dunia hiburan dan olahraga. Sementara kasus donasi Agus Salim masih menyita perhatian, konflik antara Farhat Abbas dan Denny Sumargo menunjukkan betapa kompleksnya masalah yang berakar pada etika dan harga diri dalam interaksi publik.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Agus SalimBudayaDenny Sumargodiskriminasi rasdonasiFarhat Abbasharga diriLaporan PolisiperseteruanUjaran Kebencian
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menguak Bisnis Bodong Terdakwa Rasuah Iwan Ratman, Rugikan PT MGRM Rp50 Miliar, Divonis 14 Tahun Penjara
Trending

Pasca Praperadilan Iwan Ratman Ditolak, Kejati Kaltim Tancap Gas Selami Korupsi Proyek PT MGRM

By
Devi Nila Sari
Video Pernikahan di Masa Pandemi Ramai Dinyinyirin Netizen, Penyelanggara Acara Membisu, Satpol PP Terus Mencari
Trending

Video Pernikahan di Masa Pandemi Ramai Dinyinyirin Netizen, Penyelanggara Acara Membisu, Satpol PP Terus Mencari

By
Devi Nila Sari
Pentingnya Monitor Detak Jantung dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga demi Kesehatan Jantung
KesehatanTrending

Pentingnya Monitor Detak Jantung dan Waktu yang Tepat untuk Berolahraga demi Kesehatan Jantung

By
akurasi 2019
Setarakan Tarif Bongkar Muat Pelabuhan, APBMI Tanjung Redeb Bahas Penyesuaian dengan GPEI Kaltim
Trending

Setarakan Tarif Bongkar Muat Pelabuhan, APBMI Tanjung Redeb Bahas Penyesuaian dengan GPEI Kaltim

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?