By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Perayaan Natal Berlangsung di Masa Pandemi, Penjualan Pernak-Pernik Natal di Samarinda Anjlok 70 Persen
Trending

Perayaan Natal Berlangsung di Masa Pandemi, Penjualan Pernak-Pernik Natal di Samarinda Anjlok 70 Persen

akurasi 2019
Last updated: Desember 24, 2020 4:08 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Perayaan Natal Berlangsung di Masa Pandemi, Penjualan Pernak-Pernik Natal di Samarinda Anjlok 70 Persen
Sepi pembeli, beginilah kondisi toko pernak pernik Natal yang ada di Komplek Mall Lembuswana Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Perayaan Natal Berlangsung di Masa Pandemi, Penjualan Pernak-Pernik Natal di Samarinda Anjlok 70 Persen
Sepi pembeli, beginilah kondisi toko pernak pernik Natal yang ada di Komplek Mall Lembuswana Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Perayaan Natal berlangsung di masa pandemi, penjualan pernak-pernik Natal di Samarinda anjlok 70 persen. Para pedagang pancaragam pun tak berani menyetok barang dalam jumlah banyak. Mengantisipasi kerugian, mereka pun memilih menjual barang-barang yang sudah ada sebelumnya.

Akurasi.id, Samarinda – Perayaan Natal dan Tahun Baru di tahun ini terasa begitu berbeda. Tidak semeriah tahun yang sudah-sudah. Perayaan Natal dan Tahun Baru kali ini berlangsung di tengah-tengah pandemi Covid-19. Sehingga kegiatan perayaan yang biasanya ramai diadakan di berbagai tempat, di tahun ini semuanya terpaksa ditiadakan.

Baca juga: Gereja Bontang Disemprot Disinfektan Jelang Natal

Tidak hanya perayaan Natal yang terasa sepi, pandemi Covid-19 juga ikut memberikan imbas pada sepinya penjualan pernak-pernik Natal dan Tahun Baru. Di tahun ini, hampir semua penjual memiliki keluhan senada, bahwa barang pernak-pernik Natal yang mereka punya sepi pembeli.

Pada tahun ini, penjualan pancaragam Natal dirasakan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Karena, hampir seluruh umat Nasrani di tahun ini, akan merayakan Natal dan Tahun Baru di rumah saja sebagai upaya pencegahan atas wabah Covid-19 yang masih berlangsung hingga kini.

Mince, salah satu karyawan toko penyedia pernak-pernik natal yang berada di Kawasan Komplek Mall Lembuswana, tepatnya yang berada di Jalan S Parman, Samarinda, berujar, kalau penjualan pernak-pernik Natal di tokonya mengalami penurunan kurang lebih 70 persen di pandemi Covid-19 ini.

“Di tahun ini benar-benar penjualan turun sampai 70 persen. Dulu, sebelum ada pandemi Covid-19, setiap awal Desember sudah banyak pengunjung yang datang untuk membeli pernak-pernik Natal dan Tahun Baru,” ungkap Mince saat ditemui Kamis (24/12/2020).

Mengantisipasi kerugian, pihak toko pun tak berani menyetok barang yang terlalu banyak, dan hanya menjual barang-barang sisa tahun sebelumnya.

“Bahkan tahun ini saja kami tidak berani untuk menyetok barang, jadi kami hanya menjual barang yang ada saja. Takutnya kalau kami siapkan stok barang yang banyak di kondisi seperti ini, nantinya tidak akan ada pelanggan yang membeli,” tuturnya.

Hingga sehari menjelang Natal yang jatuh pada Jumat (25/12/2020), pembeli pancaragam Natal masih belum menunjukkan peningkatan. Namun ia memperkirakan pada malam Natal nanti akan ada sedikit peningkatan untuk penjualan pernak-pernik Natal.

“Biasanya malam Natal, banyak pengunjung yang akan mencari pernak-pernik Natal. Semoga saja penjualan yang ada bisa meningkat,” katanya.

Mince berharap agar pandemi Covid-19 ini bisa cepat berlalu dan ekonomi kembali stabil seperti tahun-tahun kemarin. “Ya, semoga pandemi ini cepat berlalu supaya ekonomi kembali stabil, kan kasian banyak pelaku usaha yang rugi karena pandemi Covid-19 ini,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Anjlok 70 PersenBerlangsung di Masa PandemiKaltimNatal di SamarindaPenjualan Pernak-PernikPerayaan Natal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tanggapan Masyarakat Kaltim Atas Kebijakan “Larangan” Beraktivitas Pada Sabtu dan Minggu Besok
Trending

Tanggapan Masyarakat Kaltim Atas Kebijakan “Larangan” Beraktivitas Pada Sabtu dan Minggu Besok

By
Devi Nila Sari
5 Kasus Terbesar Bontang Selama 2020, Apa Saja?
Hukum & KriminalNewsRagam

5 Kasus Terbesar Bontang Selama 2020, Apa Saja?

By
Devi Nila Sari
KAI Batalkan 16 Perjalanan Kereta Akibat Cuaca Ekstrem dan Banjir, Ini Daftar Lengkapnya
PeristiwaTrending

KAI Batalkan 16 Perjalanan Kereta Akibat Cuaca Ekstrem dan Banjir, Ini Daftar Lengkapnya

By
Wili Wili
depan rsud bontang
Trending

Kronologis Insiden Tabrakan Beruntun di Depan RSUD Bontang yang Melibatkan Bus Milik Perusahan

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?