By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Penipuan Berbasis Aplikasi Vtube, Uang Saku hingga TikTok Cash Evolusi dari Investasi MLM
Hukum & KriminalNews

Penipuan Berbasis Aplikasi Vtube, Uang Saku hingga TikTok Cash Evolusi dari Investasi MLM

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 18, 2021 11:48 am
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Sejumlah warga Samarinda yang mengaku tertipu Aplikasi Uang Saku, Vtube dan sejenisnya melapor ke salah satu tempat pengaduan masyarakat atau FKPM Pelita di Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Sejumlah warga Samarinda yang mengaku tertipu Aplikasi Uang Saku, Vtube dan sejenisnya melapor ke salah satu tempat pengaduan masyarakat atau FKPM Pelita di Samarinda. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Penipuan berbasis Aplikasi Vtube, Uang Saku hingga TikTok Cash evolusi dari investasi MLM. Karena dalam menjalankan bisnisnya, baik Aplikasi Vtube, Uang Saku dan TikTok Cash memiliki pola yang serupa, dan bahkan sama seperti yang dijalankan dalam investasi MLM, yakni perekrutan dengan pola ponzi atau piramida.

Akurasi.id, Samarinda – Belakang ini, Aplikasi Vtube, Uang Saku, TikTok Cash dan sejenisnya tengah ramai menjadi perbincangan masyarakat. Bahkan tak banyak juga mereka ikut menjadi member terjun langsung demi mendapatkan penghasilan dengan tawaran yang bisa dibilang hanya kerja santai.

Bagaimana tidak, hanya bermodalkan smartphone dan cukup menonton iklan atau video, para member Aplikasi Vtube, Uang Saku, TikTok Cash atau sejenisnya dapat mengumpulkan pundi-pundi rupiah dengan mudahnya.

Namun banyak masyarakat, tidak mengetahui persis risiko di balik tawaran aplikasi yang menjanjikan keuntungan tanpa prodak dan kerja itu. Seperti yang terjadi beberapa hari lalu kepada empat orang di Samarinda yang tertipu puluhan juta rupiah. Lantaran tergiur penghasilan yang lumayan dengan menyetorkan sejumlah uang kepada penyedia aplikasi.

Menyikapi fenomena itu, Pengamat Ekonomi asal Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda, Hairul Anwar mengatakan, Aplikasi Vtube, Uang Saku, dan TikTok Cash pada dasarnya merupakan modus lama, hanya saja di era digital ini platform yang mereka gunakan berbeda.

“Apa ini modus lama, tentu tidak, hanya berubah platform saja, kalau dulu itu MLM (Multi Level Marketing), sekarang di era digital mereka berevolusi, mengikuti tren yang ada di masyarakat,” jelas Cody sapaan karib Hairul Anwar saat dihubungi Akurasi.id, Minggu (28/2/2021).

Cody menjelaskan, aplikasi ini pada dasarnya tidak memiliki izin di Indonesia, yang lebih mengkhawatirkan, aplikasi tersebut tidak mendapat pengawasan, membuat oknum dengan mudah membuat dan merancang hanya berbeda-beda prodak.

[irp]

“Soal izin, mereka enggak perlu izin, dan aturan pun tidak ada kecuali Undang-Undang ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik), sehingga banyak orang yang tak terlindungi. Berbeda dengan bisnis saham yang di pantau langsung oleh OJK (Otoritas Jasa Keuangan), yang memiliki aturan main,” ungkapnya.

Cody menyebut, saat ini banyak masyarakat tidak pernah mendapat edukasi terkait aturan main aplikasi bisnis di era digital seperti saat ini. “Bisnis digital itu siapa saja bisa masuk, mereka enggak perlu izin, jadi masyarakat harus sadar risikonya,” ujar dia.

Cody memberi contoh, perusahaan besar seperti Gojek, pihak Gojek tidak main-main membakar uang demi memberikan voucer atau potongan kepada pelanggan. Perlu dicatat meski sudah ada pendapatan, namun mungkin belum menguntungkan. Mereka masih dalam tahap investasi dan berharap akan mengeruk keuntungan di masa depan.

[irp]

“Yang kuat modal ya, terus jalan seperti halnya Gojek, namun bagi mereka bermodal kecil sudah pasti gulung tikar, begitu juga yang terjadi pada aplikasi-aplikasi semacam Uang Saku (Vtube dan TikTok Cash) ini,” terangnya.

Bisahkan Aplikasi Uang Saku dan sejenisnya ini berjalan, Cody menjawab bisa. Namun pihak aplikasi harus mengikuti aturan main dari OJK maupun aturan Kominfo. Seperti halnya bisnis bursa atau saham yang saat ini juga lagi tren di masyarakat, mereka diawasi pihak OJK.

[irp]

“OJK turun di sini, aturannya jelas, bisnisnya seperti apa? Kalau bisa Kementrian Komunikasi dan Informatika ikut serta,” bebe Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unmul Samarinda tersebut.

Cody memberikan tips dan saran bagi masyarakat agar tak menjadi korban Aplikasi Uang Saku atau sejenisnya. “Jangan ikut-ikut tren, bisnis tak sesederhana itu, pasti ada untung dan rugi, carilah informasi sebanyak-banyaknya sebelum terjun, dan jangan mudah terpancing oleh tawaran-tawaran yang menggiurkan,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Aplikasi TikTok CashAplikasi Uang SakuEvolusi dari Investasi MLMKasus PenipuanKasus Penipuan OnlinePenipuan Berbasis Aplikasi Vtube
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga BBM amerika
News

Gokil, Pandemi Corona Bikin Harga Bensin di AS Hanya Dijual Rp3.000 per Liter, Kalau di Indonesia?

By
akurasi 2019
Niat Merampok Malah Tergiur Tubuh Janda Molek
HeadlineHukum & Kriminal

Niat Merampok Malah Tergiur Tubuh Janda Molek

By
akurasi 2019
BSU 2025 Belum Cair ke Rekening? Ini Penyebab dan Solusinya
PeristiwaTrending

BSU 2025 Belum Cair ke Rekening? Ini Penyebab dan Solusinya

By
Wili Wili
Sudah 343 Kasus, Penyakit DBD Mulai Hantui Kota Taman
News

Sudah 343 Kasus, Penyakit DBD Mulai Hantui Kota Taman

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?