By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kesehatan > Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global
KesehatanTrending

Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global

akurasi 2019
Last updated: Mei 23, 2024 2:51 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global
Peningkatan Kasus Infeksi Menular Seksual Tantangan Serius Bagi Kesehatan Global. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta – Laporan terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menunjukkan peningkatan tajam dalam kasus infeksi menular seksual (IMS), khususnya sifilis dan gonore. Angka ini menjadi alarm besar bagi kesehatan global, mengingat peningkatan kasus yang signifikan terjadi di berbagai wilayah, terutama Amerika dan Afrika.

Contents
  • Lonjakan Kasus Sifilis
  • Gonore Multiresisten Menjadi Ancaman
  • Dampak Pandemi COVID-19
  • Peningkatan Kasus Hepatitis dan HIV
  • Langkah WHO dan Tindakan Global

Lonjakan Kasus Sifilis

Pada tahun 2022, kasus baru sifilis di kalangan orang dewasa berusia 15-49 tahun meningkat lebih dari 1 juta, mencapai total 8 juta kasus. Hal ini jauh melebihi target pengurangan yang telah ditetapkan oleh negara-negara anggota WHO, yaitu menurunkan jumlah infeksi sifilis pada orang dewasa hingga 0,71 juta pada tahun 2030.

“Kenaikan kasus sifilis sangat mengkhawatirkan,” ujar Direktur Jenderal WHO, Dr. Tedros Adhanom Ghebreyesus. Namun, dia juga menambahkan bahwa ada kemajuan penting dalam akses terhadap diagnostik dan pengobatan yang dapat membantu mengendalikan epidemi ini. “Kita memiliki alat yang diperlukan untuk mengakhiri epidemi ini sebagai ancaman kesehatan masyarakat pada 2030, namun negara-negara harus memastikan bahwa mereka melakukan segala yang bisa dilakukan untuk mencapai target ambisius yang mereka tetapkan sendiri,” jelasnya.

Gonore Multiresisten Menjadi Ancaman

Selain sifilis, gonore yang kebal terhadap antibiotik juga meningkat secara signifikan. Data WHO menunjukkan bahwa dari 87 negara yang memantau resistensi antimikroba gonore, sembilan negara melaporkan peningkatan resistensi terhadap ceftriaxone, pengobatan lini terakhir untuk gonore, dari 5 persen menjadi 40 persen pada tahun 2023.

Dampak Pandemi COVID-19

Pandemi COVID-19 turut berkontribusi pada lonjakan kasus IMS, termasuk sifilis kongenital yang terkait dengan 523 kasus per 100.000 kelahiran hidup per tahun selama pandemi. Pada tahun 2022, tercatat 230.000 kematian terkait sifilis.

Peningkatan Kasus Hepatitis dan HIV

Laporan WHO juga menunjukkan peningkatan kasus hepatitis B dan C. Pada tahun 2022, tercatat sekitar 1,2 juta kasus baru hepatitis B dan hampir 1 juta kasus baru hepatitis C. Jumlah kematian akibat virus hepatitis juga meningkat dari 1,1 juta pada tahun 2019 menjadi 1,3 juta pada tahun 2022.

Infeksi HIV sedikit berkurang dari 1,5 juta kasus pada tahun 2020 menjadi 1,3 juta kasus pada tahun 2022. Namun, angka kematian terkait HIV tetap tinggi, dengan 630.000 kematian pada tahun 2022, di mana 13 persen di antaranya terjadi pada anak-anak di bawah usia 15 tahun.

Langkah WHO dan Tindakan Global

WHO terus memantau situasi ini dan memperbarui rekomendasi pengobatan untuk mengurangi penyebaran jenis gonore multiresisten. Dr. Tedros menegaskan pentingnya kolaborasi global untuk mempercepat akses ke perawatan kesehatan yang krusial, termasuk diagnostik dan pengobatan, dalam upaya mencapai target kesehatan yang ambisius.

Peningkatan infeksi menular seksual seperti sifilis, gonore, klamidia, dan trikomoniasis yang dapat disembuhkan, menyebabkan lebih dari 1 juta infeksi dilaporkan setiap hari. Upaya kolaboratif global sangat diperlukan untuk mengatasi peningkatan ini dan mencapai target pengurangan infeksi yang telah ditetapkan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:epidemigonorehepatitisHIVInfeksi Menular Seksualkesehatan globalkesehatan masyarakatresistensi antibiotiksifilisWHO
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

santri magetan
Trending

2 Santri Magetan Ditetapkan PDP di Balikpapan, Samarinda Proses Tracking

By
akurasi 2019
Pembayaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 Sesuai Mekanisme, Sandiaga Uno: Selesai dalam Dua Tahap
OtomotifTrending

Pembayaran Hosting Fee MotoGP Mandalika 2024 Sesuai Mekanisme, Sandiaga Uno: Selesai dalam Dua Tahap

By
Wili Wili
Hotel Aruss Semarang Disita Polri, Terkait Kasus Pencucian Uang Judi Online
Hukum & KriminalTrending

Hotel Aruss Semarang Disita Polri, Terkait Kasus Pencucian Uang Judi Online

By
Wili Wili
keluarga pdp
Trending

Satu Keluarga di Berau Jadi PDP Usai Temukan Gejala Corona Pada Suami yang Ikuti Ijtima Ulama

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?