By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Penganiayaan Bripda Jeisly Matahelumual Terhadap 3 Anak di Bawah Umur Berujung Pelaporan
Hukum & KriminalTrending

Penganiayaan Bripda Jeisly Matahelumual Terhadap 3 Anak di Bawah Umur Berujung Pelaporan

Wili Wili
Last updated: Juli 18, 2024 5:02 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Penganiayaan Bripda Jeisly Matahelumual Terhadap 3 Anak di Bawah Umur Berujung Pelaporan
Penganiayaan Bripda Jeisly Matahelumual Terhadap 3 Anak di Bawah Umur Berujung Pelaporan. Foto: Tribunmedan.
SHARE

Maluku, Akurasi.id – Bripda Jeisly Matahelumual, anggota Polres Buru Selatan, Maluku, kini menghadapi sorotan publik setelah terlibat dalam kasus penganiayaan terhadap tiga anak di bawah umur. Peristiwa ini berawal dari pesta minuman keras yang melibatkan pelaku dan ketiga korban, berujung pada tindakan kekerasan yang dilaporkan ke pihak berwenang.

Contents
  • Kronologi Kejadian
  • Kondisi Korban
  • Penyelidikan dan Tindakan Lanjut
  • Permintaan Keluarga Korban

Kronologi Kejadian

Kejadian bermula pada Senin (15/7/2024) dini hari, ketika Bripda Jeisly dan temannya mengkonsumsi minuman keras bersama ketiga korban di Halong Baru, kecamatan Baguala, Kota Ambon, Maluku. Menurut Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Aries Aminullah, penganiayaan terjadi setelah Bripda Jeisly mengetahui bahwa ketiga korban diduga mencuri ayam milik kakeknya.

“Saat mengetahui bahwa korban adalah pelaku pencurian ayam, terlapor naik pitam dan menganiaya JS yang sedang menonton bola,” jelas Kombes Aries. Tak hanya JS, dua korban lainnya, YT dan KK, juga dianiaya di rumah kosong milik pelaku.

Kondisi Korban

Ketiga korban mengalami luka-luka serius. Korban KK mengalami bengkak di kepala dan wajah, sementara JS mengalami luka robek di wajah serta bengkak dan memar di dahi. YT pun tidak luput dari kekerasan, dengan luka robek di pelipis kiri.

Penyelidikan dan Tindakan Lanjut

Meski para korban dikenal sering terlibat dalam tindakan kriminal dan keributan, Polda Maluku menyayangkan tindakan main hakim sendiri oleh Bripda Jeisly. “Jika terjadi pencurian, seharusnya ditindaklanjuti sesuai proses hukum, bukan dengan penganiayaan,” tegas Kombes Aries.

Polda Maluku akan melakukan penyelidikan mendalam terhadap kedua belah pihak, baik pelaku maupun korban yang sering mengganggu ketertiban umum. “Anggota yang terbukti bersalah akan ditindak tegas baik secara pidana maupun kode etik,” tambahnya.

Permintaan Keluarga Korban

David Sahetapy, ayah dari JS, salah satu korban, meminta agar Kapolda Maluku, Irjen Pol. Lotharia Latif, menindak tegas Bripda Jeisly dan memecatnya dari kepolisian. “Penganiayaan ini tidak dapat ditolerir dan harus dihukum berat agar ada efek jera,” ujar David.

Kasus ini menambah daftar panjang tindakan kekerasan yang melibatkan aparat kepolisian. Polda Maluku berjanji akan menindaklanjuti kasus ini dengan serius dan menjamin keadilan bagi korban.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Bripda Jeisly MatahelumualHukum dan KriminalKasus Pencurian Ayamkeadilan hukumPenganiayaan Anakpenyelidikan polisiPesta MirasPolda MalukuPolisi MalukuPolres Buru Selatan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

3 Kali Tak Penuhi Panggilan, Madri Pani Ancam Panggil Paksa Direktur PDAM Berau
Trending

3 Kali Tak Penuhi Panggilan, Madri Pani Ancam Panggil Paksa Direktur PDAM Berau

By
Devi Nila Sari
Mantan Walkot Jogja Tersangka Suap, Momen Desak Usut Tuntas Korupsi
HeadlineHukum & Kriminal

Mantan Walkot Jogja Tersangka Suap, Momen Desak Usut Tuntas Korupsi

By
akurasi 2019
Jadwal Semifinal Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Thailand, Vietnam Tantang Filipina di GBK
OlahragaTrending

Jadwal Semifinal Piala AFF U-23 2025: Indonesia vs Thailand, Vietnam Tantang Filipina di GBK

By
Wili Wili
Mencuri Ponsel Demi Miras, Residivis Ini Terancam Tujuh Tahun Penjara
Hukum & KriminalNews

Mencuri Ponsel Demi Miras, Residivis Ini Terancam Tujuh Tahun Penjara

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?