By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Diduga Hirup Lem, Pemuda Meninggal Keracunan
Trending

Diduga Hirup Lem, Pemuda Meninggal Keracunan

Devi Nila Sari
Last updated: Juni 14, 2021 11:00 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Diduga Hirup Lem, Pemuda Meninggal Keracunan
Tim Inafis Polresta Samarinda saat mengevakuasi jasad HN di Mes yang berada di Jalan Gunung Merbabu, Samarinda (Istimewa)
SHARE
Diduga Hirup Lem, Pemuda Meninggal Keracunan
Tim Inafis Polresta Samarinda saat mengevakuasi jasad HN di Mes yang berada di Jalan Gunung Merbabu, Samarinda (Istimewa)

Diduga hirup lem, pemuda meninggal keracunan. Pembuluh darah kepala pecah.

Akurasi.id, Samarinda – Warga jalan Gunung Merbabu, Kelurahan Jawa, Kecamatan Samarinda Ulu, Samarinda digegerkan dengan penemuan mayat seorang pemuda berinisial HN (25) di salah satu mes pada Minggu (30/5/2021) pukul 20.00 Wita.

Informasi didapat dari media ini dari salah satu kerabat HN, bernama Rifky, dirinya mengatakan bahwa penemuan bermula pada saat anak dari pengelola mes ingin mengunjungi HN lantaran sejak dua hari, ia  tak kunjung melihat HN.

Saat berada di kamar HN, anak kos tersebut memanggil berkali-kali, namun NH tidak merespons, hingga anak pengelola mes berinisiatif masuk ke dalam kamar untuk mengetahui keadaan korban.

“Saat membuka pintu kamar, anak pengelola mes mendapati NH sudah terbaring tak bernyawa dalam keadaan posisi tertelungkup dengan mengenakan kaus berwarna biru,” ujar Rifky.

Rifky menerangkan bahwa keseharian HN merupakan pribadi yang tertutup, dan ia mengatakan terakhir kali bertemu HN 2 hari lalu saat berada di Masjid, ketika salat Isya.

“Orangnya memang tertutup, jarang berbicara,” tutup Rifky.

[irp]

Unit Inafis Polresta Samarinda yang mendapatkan informasi pemuda meninggal keracunan tersebut langsung mendatangi lokasi guna melakukan evakuasi dan olah proses TKP tahap awal.

Kasubnit Inafis Polresta Samarinda Aipda Hari Cahyadi mengatakan, dari identifikasi awal dari jasad mayat untuk sementara tidak ditemukan luka atau tanda-tanda kekerasan terhadap tubuh korban.

“Dugaan sementara korban mengalami keracunan yang dihasilkan lem kuning kaleng (rajawali) yang dihirup oleh HN sehingga mengakibatkan pembuluh darah di bagian kepalanya pecah,” jelas Aipda Hari Cahyadi.

Dibantu jajaran Polsek Samarinda Ulu, dan PMI Samarinda, Jasad HN berhasil dievakuasi sekitar 20.30 Wita, dan langsung dibawa ke RSUD Wahab Sjahranie.

Selain itu, Kanit Reskrim Polsek Samarinda Ulu Iptu Fahrudi mengatakan, pihaknya telah mengamankan barang bukti di antaranya lem merek Rajawali.

[irp]

“Iya, barang bukti (lem Rajawali) di sekitar (korban) diamankan, selanjutnya kita masih tunggu hasil dari VeR (Visum et Repertum) pihak rumah sakit,” singkat Fahrudi. (*)

Penulis : Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:KeracunanLem KayuLem RajawaliNarkotikaSamarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ketua Komisi V DPR Kritik PP Tapera yang Kurang Libatkan Semua Pihak
EkonomiTrending

Ketua Komisi V DPR Kritik PP Tapera yang Kurang Libatkan Semua Pihak

By
Wili Wili
Atalia Praratya Hadiri Sidang Gugatan Cerai di PA Bandung
PeristiwaTrending

Atalia Praratya Hadiri Sidang Gugatan Cerai di PA Bandung

By
Wili Wili
Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi
PeristiwaTrending

Penemuan Spesies Baru Ikan Gua Buta di Karst Klapanunggal, Ancaman dan Upaya Konservasi

By
Wili Wili
Mahasiswi Diduga dari ITB Ditangkap karena Unggah Meme Prabowo-Jokowi, Polri: Masih dalam Proses Penyidikan
Hukum & KriminalTrending

Mahasiswi Diduga dari ITB Ditangkap karena Unggah Meme Prabowo-Jokowi, Polri: Masih dalam Proses Penyidikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?