By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Pemberlakuan Jam Malam Bontang, PAD Bisa Terimbas
Birokrasi

Pemberlakuan Jam Malam Bontang, PAD Bisa Terimbas

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:06 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Pemberlakuan Jam Malam Bontang, PAD Bisa Terimbas
Pemberlakuan Jam Malam Bontang dinilai Kepala Bapenda Sigit Alfian memengaruhi PAD. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE

Pemberlakuan Jam Malam Bontang, PAD Bisa Terimbas
Pemberlakuan Jam Malam Bontang dinilai Kepala Bapenda Sigit Alfian memengaruhi PAD. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Pemberlakuan jam malam Bontang, PAD bisa terimbas. Pasalnya pendapatan para pelaku usaha seperti kafe dan restoran pun ikut menurun.

Akurasi.id, Bontang – Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang merencanakan akan menetapkan jam malam, hal ini akan berimbas pada berkurangnya penghasilan para pelaku usaha yang ada di Kota Taman -sebutan Bontang-. Yakni pelaku usaha yang terdampak di malam hari seperti kafe dan restoran.

Baca juga: Sanksi Pajak Reklame Diberlakukan Bapenda Bontang Tahun Depan

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Bontang Sigit Alfian menjelaskan, seharusnya pemerintah tidak harus menerapkan jam malam. Hal tersebut dapat merugikan para pelaku usaha dan akan berimbas pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang berasal dari pungutan pajak.

Berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 33 Tahun 2004, tentang Pertimbangkan Keuangan antara Pusat dan Daerah Pasal 1 angka 18 tertulis, “Pendapatan Asli Daerah (PAD) adalah pendapatan yang diperoleh daerah yang dipungut berdasarkan peraturan daerah sesuai dengan peraturan perundang-undang”.

Hal itulah yang dapat membantu pendapatan suatu wilayah, khususnya di Bontang.

“Kalau untuk jam malam, kami dari Bapenda Bontang berpatokan pada peraturan pemerintah pusat yang telah mengeluarkan kebijakan new normal, yaitu wajib mengenakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” jelas Sigit saat ditemui Akurasi.id di kantornya, Jalan MH Thamrin,  Kelurahan Bontang Baru, Bontang Utara, Senin (19/10/2020) lalu.

Dia juga menjelaskan diberlakukannya new normal lantaran ekonomi Indonesia tidak cukup kuat, baik dari pusat maupun daerah. Sigit menuturkan alasan pemerintah Indonesia tidak memberlakukan lock down pun agar siklus ekonomi tetap berjalan.

“Maksud dari new normal itu kita harus terbiasa dengan hal baru seperti ini, agar aktivitas dan ekonomi masyarakat bisa terus berjalan. Kasihan para pelaku UKM kita yang banyak berjalan diwaktu malam, yang rata-rata anak muda. Justru kami mengucapkan terima kasih pada mereka yang telah menciptakan lapangan kerja dan mereka menjadi mitra kerja kita untuk memungut pajak masyarakat yang disetorkan ke kami,” bebernya.

Meskipun begitu, Sigit menyatakan mendukung pembatasan jam malam tersebut, walaupun akan berimbas pada PAD Bontang. Dia menghormati keputusan Pemkot Bontang di bawah kepemimpinan Pjs Wali Kota Riza Indra Riadi.

“Sebagai kepala Bapenda saya menghormati keputusan itu, untuk perbedaan pendapat menurut saya itu hal yang biasa,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Suci Surya Dewi

TAGGED:Bapenda BontangJam Malam BontangPAD BontangPemberlakuan Jam Malam BontangSigit Alfian
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

3 Warga Bontang Positif Covid-19
BirokrasiVideo

Lagi, 3 Warga Bontang Positif Covid-19

By
akurasi 2019
manajemen rsud
Birokrasi

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Manajemen RSUD Pindah Kantor Sementara

By
akurasi 2019
Birokrasi

AKD DPRD Bontang Dibentuk, Tiga Komisi Disepakati

By
akurasi 2019
Begini Proses Pengelolaan Limbah Medis di RSUD Taman Husada
Birokrasi

Begini Proses Pengelolaan Limbah Medis di RSUD Taman Husada

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?