By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Masih Ada Orang Tua Takut Anaknya Ikut Pembelajaran Tatap Muka?
Trending

Masih Ada Orang Tua Takut Anaknya Ikut Pembelajaran Tatap Muka?

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Oktober 7, 2021 1:50 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Masih Ada Orang Tua Takut Anaknya Ikut Pembelajaran Tatap Muka
Pelaksanaan PTM yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Samarinda Jalan Drs H Anang Hasyim. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)
SHARE
Masih Ada Orang Tua Takut Anaknya Ikut Pembelajaran Tatap Muka
Pelaksanaan PTM yang dilaksanakan di SMP Negeri 1 Samarinda Jalan Drs H Anang Hasyim. (Devi Nila Sari/Akurasi.id)

Masih ada orang tua takut anaknya ikut pembelajaran tatap muka. Dari semua persiapan yang dilakukan, izin orang tua adalah hal paling penting agar anak-anak dapat melakukan tatap muka.

Akurasi.id, Samarinda – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda telah mengizinkan pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) pada pelajar SD hingga SMP sejak beberapa pekan lalu. Perizinan ini pun disambut sukacita oleh para guru dan murid serta orang tua siswa.

Lantaran hampir dua tahun lamanya pelajar melaksanakan sekolah secara daring tanpa bertemu langsung dengan guru dan teman sekelas. Sehingga banyak pihak mendorong pelaksanaan PTM sebagai cara menyikapi loss learning.

Dari semua persiapan yang dilakukan, izin orang tua adalah hal paling penting agar anak-anak dapat melakukan tatap muka. Dalam hal ini, Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Samarinda Mulyadi tak memungkiri masih ada orang tua yang tidak mengizinkan anaknya melaksanakan PTM dikarenakan beberapa alasan.

“Ya mungkin ada yang masih khawatir. Jadi karena ada siswa yang tidak diizinkan sekolah, satu kelas yang seharusnya berisi 16-17 orang berkurang beberapa anak. Yang jelas kami tidak memaksakan, karena memang izin pelaksanaan PTM siswa kami kembalikan kepada orang tua masing-masing,” kata dia, belum lama ini.

Namun demikian, ia memastikan, sekolah telah memenuhi semua persyaratan terkait protokol  kesehatan (Prokes) dan telah diberi rekomendasi agar dapat melakukan PTM. Adapun rekomendasi yang dimaksud berdasarkan instruksi Wali Kota Samarinda Andi Harun Nomor 430/1227/1.00.01 tentang penyampaian rekomendasi izin pembukaan PTM terbatas pada PPKM Level 3.

“Semua sudah kami penuhi seperti penyediaan tempat cuci tangan dan sebagainya. Kami juga akan terus melakukan evaluasi tentang pelaksanaan PTM. Walau dilakukan sebaik mungkin, kami juga tidak memungkiri ada kekurangan di sana ini,” ujarnya.

[irp]

Hal serupa pun diungkapkan Kepala UPT Pendidikan Islamic Center Dayang Budiati. Ia mengatakan, beberapa orang tua masih enggan melepas anaknya PTM dikarenakan khawatir dengan kesehatan sang buah hati.

Namun hal tersebut tidak menjadi kendala, pembelajaran tetap dilaksanakan secara daring dan tidak mempengaruhi proses belajar dan mengajar di sekolah. “Justru anak-anak dan guru senang bisa melaksanakan PTM. Orang tua juga senang,” katanya.

[irp]

Ketua Yayasan Baitul Muttaqin ini juga memastikan, pihaknya melaksanakan Prokes ketat seperti penggunaan masker dan jarak belajar sebagaimana tercantum dalam instruksi wali kota demi menjaga kesehatan para pelajar.

Adapun pelaksanaan PTM saat ini dilakukan dengan pembagian jam pelajaran kelas pagi dan siang, dengan kapasitas siswa maksimal 50 persen. Prokes ketat juga dilaksanakan sebagai antisipasi terjadinya kluster Covid-19 sekolah. (*)

Penulis: Devi Nila Sari
Editor: Rachman

TAGGED:Covid-19Pembelajaran Tatap MukaPTM
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Hari Ini, Tembus Rp2,464 Juta per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Naik Rp2.000 Hari Ini, Tembus Rp2,464 Juta per Gram

By
Wili Wili
Harga Cabai Makin Pedas Menjelang Natal dan Tahun Baru
Trending

Harga Cabai Makin Pedas Menjelang Natal dan Tahun Baru

By
akurasi 2019
trasmisi lokal kubar
Trending

Satu Kasus Covid-19 di Kubar Terindikasi Sebagai Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Plt Bupati Kutim Kasmidi Bullang Dikabarkan Positif Covid-19
Trending

Plt Bupati Kutim Kasmidi Bullang Dikabarkan Positif Covid-19

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?