Kabar Politik

Pembangunan Infrastruktur Berau Minim Perhatian, DPRD Dorong Pemkab dan Pemprov Kaltim Perkuat Sinergitas

Loading

Pembangunan Infrastruktur Berau Minim Perhatian, DPRD Dorong Pemkab dan Pemprov Kaltim Perkuat Sinergitas
Anggota Komisi I DPRD Kaltim M Udin menyebut pembangunan infrastruktur di Kabupaten Berau perlu mendapatkan perhatian pemerintah. (Istimewa)

Pembangunan Infrastruktur Berau Minim Perhatian, DPRD Dorong Pemkab dan Pemprov Kaltim Perkuat Sinergitas. Berau sebagai kabupaten yang kini sedang bangkit sebagai wilayah destinasi Nusantara, semestinya bisa mendapatkan perhatian khusus dari sisi pembangunan infrastrukturnya.

Akurasi.id, Samarinda – Pemerataan pembangunan infrastruktur di pelosok Kalimantan Timur (Kaltim) tampaknya masih sekadar impian masyarakat belaka. Sebab hingga sampai saat ini Kaltim ditetapkan sebagai Ibu Kota Negera (IKN) yang baru, persoalan infrastruktur masih menjadi hal lumrah bagi masyarakat pinggiran.

Menanggapi perihal tersebut, anggota Komisi I DPRD Kaltim, M Udin menyebut, satu di antara persoalan pembangunan yang perlu mendapat perhatian infrastruktur yakni di Kabupaten Berau. Sebagai contoh, kata Udin, seperti jalan dari Tanjung Redeb ke wilayah Biduk-Biduk, kondisinya sangat memprihatinkan. Semestinya memerlukan waktu 4-5 jam, saat ini harus menempuh perjalanan selama 8 jam.

Menurutnya, akses jalan di Berau ini memang cukup memprihatinkan. Sehingga perlu perhatian untuk dapat dilakukan pembenahan. “Di sana kan pusat pariwisata dan penghasil ikan. Kalau jalan baik kan paling tidak ekonomi bisa meningkat,” kata Udin, Jumat (26/3/2021).

Jasa SMK3 dan ISO

Lanjut Udin, wilayah tertinggal lainnya seperti wilayah Segah dan Kelai, di mana yang hingga kini masih belum memiliki akses jalan. Masyarakat pun hanya menggunakan perahu sebagai transportasi utamanya. “Harapan kita infrastruktur itu harusnya ditingkatkan,” ucapnya.

Kemudian, akses listrik dan banyaknya wilayah blank spot juga harus mendapat perhatian khusus. Mengingat kondisi pandemi saat ini yang menuntut banyak aktivitas secara daring. Seperti rutinitas belajar mengajar yang saat ini memerlukan perangkat elektronik dan jaringan internet yang mumpuni.

Contoh lainnya, yakni Kepulauan Maratua. Yang mana masyarakat harus pergi ke satu titik yang lebih tinggi untuk mendapatkan akses internet yang baik. “Ya tentunya kami berharap ada perhatian khusus terhadap pembenahan infrastruktur yang merata,” harapnya.

Sebagai politisi yang berasal dari Berau, ia menekankan Pemprov Kaltim dan Pemkab Berau untuk dapat bersama-sama memerhatikan infrastruktur di Kaltim. Khususnya di Kabupaten Berau. Pun, perlu juga penyingkronan program dengan Pemkab Berau, agar pembangunan dapat berjalan beriringan. (*)

Penulis: Zulkifli
Editor: Dirhanuddin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button