By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Pelabuhan Kotor Penuh Sampah, Pos Masuk Tak Dijaga, Dishub: Harusnya Dijaga Perusda AUJ
Trending

Pelabuhan Kotor Penuh Sampah, Pos Masuk Tak Dijaga, Dishub: Harusnya Dijaga Perusda AUJ

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 21, 2021 3:28 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Pelabuhan Kotor Penuh Sampah, Pos Masuk Tak Dijaga, Dishub: Harusnya Dijaga Perusda AUJ
Kondisi Pelabuhan Loktuan yang Banyak ditumpuki sampah. (Rezki Jaya/Akurasi.id
SHARE
Pelabuhan Kotor Penuh Sampah, Pos Masuk Tak Dijaga, Dishub: Harusnya Dijaga Perusda AUJ
Kondisi Pelabuhan Loktuan yang Banyak ditumpuki sampah. (Rezki Jaya/Akurasi.id

Pelabuhan Kotor Penuh Sampah, Pos Masuk Tak Dijaga, Dishub: Harusnya Dijaga Perusda AUJ.

Akurasi.id, Bontang – Beredar informasi keluhan dari warga sekitar Pelabuhan Loktuan, bahwa pelabuhan banyak berserakan sampah. Media ini mencoba mengonfirmasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bontang.

Saat dikonfirmasi, Kasi Angkutan Umum Dishub Bontang, Welly Sakius menyebutkan terkait perawatan dan kebersihan pelabuhan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang bersama Pelindo sudah melakukan MoU dengan Perusda AUJ terkait operasional dan kebersihan di Pelabuhan Loktuan.

“Terkait banyaknya tumpukan sampah, itu rananya Perusda AUJ. Karena pengoperasian pelabuhan, Pelindo sudah MoU dengan Perusda. Sehingga tugas Dishub hanya monitoring dan menegur jika terjadi hal yang tidak diinginkan seperti tumpukan sampah itu,” ucapnya saat dikonfirmasi media ini, Selasa (11/5/2021).

Selain masalah kebersihan, Dishub juga menyoroti pos pintu masuk pelabuhan tidak pernah dijaga. Hal ini dikhawatirkan dapat membahayakan warga sekitar yang kerap masuk dalam pelabuhan di sore hari.

“Kalau sore banyak kendaraan masuk dan itu sangat berbahaya, dan sudah jelas tercantum di aturan bahwa hal tersebut tidak boleh, kecuali yang berkepentingan,” ucapnya.

Welly pun menjelaskan, yang dimaksud berbahaya ini karena pelabuhan ini harus steril, selain itu ada kegiatan Amonium Nitrat dari perusahaan. Selain itu ada aktivitas alat berat di area dermaga.

[irp]

“Terkait pos tidak di jaga, pendapat retribusi PAD kas masuk kendaraan juga akan hilang. Yang seharusnya dijaga oleh Perusda AUJ. Dari pantauan kami sudah 2 bulan tidak dijaga. Kecuali kalau ada kapal penumpang saja baru ada penjagaan,” bebernya.

Sementara saat media ini mencoba mengkonfirmasi pihak Perusda AUJ dengan mendatangi kantornya yang berlokasi di Pelabuhan Loktuan, salah satu pegawai menyebut, pejabat yang berwenang sedang berada di luar Bontang. Sehingga pihak Perusda AUJ tidak bisa memberikan keterangan. Media ini juga mencoba meminta kontak ponsel pejabat yang bersangkutan tersebut, namun tidak diberi.

“Pejabatnya lagi di luar kota,” ucapnya singkat. (*)

Penulis: Rezki Jaya 

Editor: Rachman Wahid

TAGGED:dishub bontangPelabuhan LoktuanPerusda AUJSampah
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

pendatang
Trending

Ratusan Pendatang Masih Serbu Samarinda, Surat Pembatasan dari Wali Kota Belum Diterima KSOP

By
akurasi 2019
Kegiatan pertambangan merugikan lingkungan, salah satu penyebab banjir di Samarinda.
Trending

Aturan Zona Bebas Tambang Samarinda Didorong Agar Terbentuk

By
Devi Nila Sari
Elly Sugigi Minta Atalia Ikhlas Jika Anak Lisa Mariana Benar Hasil Hubungan dengan Ridwan Kamil
PeristiwaTrending

Elly Sugigi Minta Atalia Ikhlas Jika Anak Lisa Mariana Benar Hasil Hubungan dengan Ridwan Kamil

By
Wili Wili
Liverpool Hajar Brighton 3-0, Lolos ke Babak Kelima Piala FA 2025/2026
OlahragaTrending

Liverpool Hajar Brighton 3-0, Lolos ke Babak Kelima Piala FA 2025/2026

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?