By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial
Headline

Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial

akurasi 2019
Last updated: Januari 4, 2024 5:42 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial
Bansos Pemerintah Dituding Sarat Akan Kepentingan Politik: Kritik Terhadap Netralitas Program Sosial. (Foto: Ist.)
SHARE

Akurasi, Nasional. Jakarta, 4 Januari 2024 – Program bantuan sosial (bansos) yang dilakukan oleh pemerintah kembali menjadi sorotan, dengan beberapa pihak menuduh bahwa pelaksanaannya sarat akan kepentingan politik menjelang Pemilihan Umum Presiden (Pilpres) 2024. Kritik ini muncul seiring dengan permintaan dari sebagian pihak, termasuk Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo – Mahfud Md (TPN Ganjar – Mahfud), untuk menunda penyaluran bansos hingga Pilpres selesai.

Polemik ini direspons oleh Dradjad H. Wibowo, Anggota Dewan Pakar Tim Kampanye Nasional Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming Raka (TKN Prabowo-Gibran), yang menegaskan bahwa bansos telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang dibahas bersama oleh pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dradjad menyatakan, “Masalah berapa besar (jumlah bansos), di mana disalurkan, kepada siapa dan kapan, itu adalah kewenangan pemerintah.”

Meskipun demikian, kritik terhadap keberlanjutan program bansos di tengah kontestasi politik semakin santer. Beberapa pihak mengkhawatirkan bahwa penyaluran bansos pada periode kampanye pilpres dapat dimanfaatkan oleh partai politik tertentu untuk kepentingan politik dan elektoral. 

Tim Pemenangan Nasional Ganjar Pranowo – Mahfud Md secara tegas menyuarakan kekhawatiran bahwa penyaluran bansos di masa kampanye dapat membuka peluang bagi pejabat pemerintah untuk diduga melakukan pembagian bansos yang menguntungkan pasangan calon tertentu. Todung Mulya Lubis, Deputi Hukum TPN Ganjar – Mahfud, mengatakan, “Pejabat pemerintah sangat rentan dicurigai bagi-bagi bansos dan itu menguntungkan paslon tertentu.”

Namun, pihak-pihak yang mendukung kelanjutan bansos menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari tanggung jawab pemerintah terhadap rakyat, terlepas dari konteks politik. Dradjad Wibowo menyerahkan sepenuhnya keputusan terkait bansos kepada pemerintah, sementara menunjukkan bahwa bansos adalah instrumen kebijakan dalam strategi penanggulangan kemiskinan.

Menteri Sosial, Tri Rismaharini, yang berwenang dalam penyaluran bansos, membela keberlanjutan program tersebut. Ia menyebut bansos sebagai program afirmasi dari pemerintah untuk rakyat miskin, dengan pendanaan yang bersumber dari APBN dan telah disetujui bersama oleh pemerintah dan DPR. Tri Rismaharini menekankan bahwa bansos bertujuan sebagai bantalan atau perlindungan sosial agar masyarakat mampu bertahan menghadapi kesulitan yang dihadapi, terutama akibat kenaikan harga bahan pokok.

Polemik seputar bansos dan dugaan politisasi di masa kampanye pilpres 2024 menjadi isu hangat yang memerlukan perhatian lebih lanjut. Kritik dari beberapa pihak menekankan pentingnya menjaga netralitas program sosial, sementara pihak lain menganggap bansos sebagai bentuk kontribusi pemerintah dalam menanggulangi kesulitan yang dihadapi oleh masyarakat. Selain itu, transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan program bansos menjadi kunci untuk memastikan keadilan dan efektivitasnya.(*)

Editor: Ani

TAGGED:BansospemerintahPolitik
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga BBM Shell BP Vivo Turun Pertamina Tetap Stabil di Juli 2024
EkonomiHeadline

Harga BBM Shell BP Vivo Turun Pertamina Tetap Stabil di Juli 2024

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Resmi Bentuk Komisi Reformasi Polri, Dipimpin Jimly Asshiddiqie
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Resmi Bentuk Komisi Reformasi Polri, Dipimpin Jimly Asshiddiqie

By
Wili Wili
Gubernur Jateng Siapkan 16 Ambulans untuk Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans
HeadlinePeristiwa

Gubernur Jateng Siapkan 16 Ambulans untuk Pemulangan Jenazah Korban Kecelakaan Bus PO Cahaya Trans

By
Wili Wili
Perbaikan Jalan Kukar-Kubar “Jalan di Tempat”, Libatkan 3 Kontraktor Besar, Habiskan Rp366 Miliar
HeadlineTrending

Perbaikan Jalan Kukar-Kubar “Jalan di Tempat”, Libatkan 3 Kontraktor Besar, Habiskan Rp366 Miliar

By
Redaksi Akurasi.id
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?