By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia
PeristiwaTrending

Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia

Wili Wili
Last updated: Juli 14, 2025 4:24 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia
Pacu Jalur Kuansing Makin Mendunia, Tarian Togak Luan Curi Perhatian Dunia. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Tradisi Pacu Jalur, perlombaan perahu dayung khas Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Provinsi Riau, kini semakin mendunia. Tradisi yang telah berlangsung selama ratusan tahun ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi lokal, melainkan juga festival budaya yang mendunia berkat eksposur di media sosial.

Popularitas Pacu Jalur melonjak seiring tren “aura farming” di TikTok yang menyoroti aksi para bocah penari togak luan penari yang berdiri di ujung perahu dan menari selaras dengan irama dayung. Penampilan mereka yang menawan bahkan menarik perhatian tokoh-tokoh dunia seperti pemain sepak bola Neymar, disjoki Steve Aoki, hingga pembalap Formula 1 Alex Albon.

“Sekilas, gerakan togak luan terlihat sederhana. Namun, tarian itu sesungguhnya adalah puncak ekspresi harmoni, keseimbangan, keberanian, dan keindahan,” ujar Epi Martison, dosen praktisi pengembangan seni di Universitas Riau.

Dalam beberapa pekan terakhir, tren ini membuat nama Kuansing dan Pacu Jalur mencuat ke dunia internasional. Hal ini juga berdampak langsung pada lonjakan minat wisatawan mancanegara untuk datang ke Teluk Kuantan, tempat utama digelarnya festival Pacu Jalur di Tepian Narosa.

Pemerintah Kabupaten Kuansing menyebut bahwa beberapa tamu internasional, termasuk duta besar dari negara tetangga, kemungkinan akan menghadiri acara tersebut. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Kementerian Luar Negeri, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kuansing masih menunggu kepastian lebih lanjut. Sejumlah tokoh internasional seperti penyanyi asal Amerika Serikat Melly Mike dan YouTuber dari Kanada juga sudah dipastikan hadir.

Di balik ketenarannya, Pacu Jalur memiliki makna budaya yang dalam. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) nasional, tradisi ini menjadi sarana edukasi sejarah, penguat nilai gotong royong, serta wahana kebangkitan ekonomi kreatif lokal. Tradisi ini juga memelihara keterampilan tradisional dalam pembuatan perahu kayu (jalur) serta menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.

“Pelestarian Pacu Jalur harus menjadi tanggung jawab bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun generasi muda,” kata Kepala Dinas Budpar Kuansing, Drs Azhar MM.

Festival Pacu Jalur tahun ini bukan hanya akan menjadi pesta budaya, tetapi juga momentum diplomasi budaya Indonesia. Dengan eksposur global dan pengemasan yang tepat, bukan tidak mungkin Pacu Jalur sejajar dengan festival-festival air kelas dunia seperti Dragon Boat Festival di Tiongkok.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:aura farmingbudaya indonesiaevent internasionalfestival budayakuantan singingipacu jalurPacu Jalur 2025pariwisata IndonesiaTeluk Kuantantogak luantradisi riauwarisan budaya tak bendawisata budaya
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Siaran TV Digital Mulai 30 April, Gambar Lebih Jernih “Tanpa Semut”
HeadlineTrending

Siaran TV Digital Mulai 30 April, Gambar Lebih Jernih “Tanpa Semut”

By
akurasi 2019
Sering Dikaitkan dengan Juragan 99, Kaji Edan Geram Bikin Klarifikasi
HeadlineTrending

Sering Dikaitkan dengan Juragan 99, Kaji Edan Geram Bikin Klarifikasi

By
akurasi 2019
Mafia Tambang Ilegal di Kukar Menggila, Gubernur dan Bupati Dianggap Masa Bodoh, Kepolisian Diminta Tak Diam
Trending

Mafia Tambang Ilegal di Kukar Menggila, Gubernur dan Bupati Dianggap Masa Bodoh, Kepolisian Diminta Tak Diam

By
Devi Nila Sari
Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Hanguskan 350 Kios
PeristiwaTrending

Kebakaran Pasar Induk Kramat Jati Hanguskan 350 Kios

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?