By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Orang dengan Gangguan Jiwa Bikin Resah, Abdul Haris Pertanyakan Sikap Pemkot
Kabar Politik

Orang dengan Gangguan Jiwa Bikin Resah, Abdul Haris Pertanyakan Sikap Pemkot

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 20, 2021 7:59 pm
By
Devi Nila Sari
Share
2 Min Read
Orang dengan Gangguan Jiwa Bikin Resah, Abdul Haris Pertanyakan Sikap Pemkot
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Orang dengan Gangguan Jiwa Bikin Resah, Abdul Haris Pertanyakan Sikap Pemkot
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris. (Dok Akurasi.id)

Orang dengan gangguan jiwa bikin resah, Abdul Haris pertanyakan sikap Pemkot. OPD terkait diminta bertindak cepat.

Akurasi.id, Bontang – Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Abdul Haris mempertanyakan sikap Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang khususnya kepada Dinas Sosial yang dianggap tidak peduli terhadap orang dengan gangguan jiwa (ODJG), yang berkeliaran di sejumlah tempat di Kota Bontang.

Menurut Abdul Haris, sudah menjadi tanggung jawab Pemkot Bontang bertindak cepat. Tidak hanya itu, keberadaan ODGJ dinilai meresahkan masyarakat.

“Berkembang isu di media sosial terkait ODGJ yang cukup meresahkan masyarakat, oleh karena itu Pemkot harus peduli. Persoalan ini adalah lintas OPD yang semestinya saling berkoordinasi untuk menyelesaikan isu tersebut,” kata Abdul Haris saat ditemui media ini beberapa waktu lalu.

Oleh karena itu, dia meminta agar adanya kerja sama yang baik antar OPD agar persoalan ini dapat terselesaikan. Karena setiap OPD sudah memiliki tupoksinya masing-masing yang tepat untuk menangani masalah tersebut.

“Saya kira ada beberapa ODGJ yang cukup memprihatinkan kondisinya. ini yang perlu ditangani Pemkot supaya tidak meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Sosial Bontang Abdu Safa Muha menjelaskan, Dinas Kesehatan memang memiliki peran utama dalam penanganan ODGJ. Akan tetapi dalam aturan Permenkes, Dinas Kesehatan dibantu dengan OPD lainnya.

[irp]

“Kami selaku Dinas Sosial selalu berkomunikasi dalam penanganan tersebut,” kata Safa Muha.

Dia pun menjelaskan efektivitas penanganan dari Dinas Sosial sudah dijalankan dengan melakukan monitoring dan memastikan adanya jaminan tentang rehabilitasi.

Pihaknya menambahkan jika ingin menuntaskan secara serius, diperlukan bedah kajian dari masing-masing OPD agar dapat melaporkan tugasnya yang telah tuntas.

“Kami juga melakukan rehabilitasi dan dikirim OGDJ tersebut ke balai yang ada di luar kota,” tutupnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Abdu Safa MuhaAbdul HarisDinas SosialDPRD BontangODGJ
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sekolah Diingatkan Tak Larut dengan Izin PTM Terbatas, Abdul Haris: Ada Siswa yang Dipertaruhkan
Kabar Politik

Sekolah Diingatkan Tak Larut dengan Izin PTM Terbatas, Abdul Haris: Ada Siswa yang Dipertaruhkan

By
Devi Nila Sari
Pembatasan Nilai Minimal Pokir Dewan Persulit Serap Aspirasi, Seno Aji: Aturan Itu Sebaiknya Dicabut
Kabar Politik

Pembatasan Nilai Minimal Pokir Dewan Persulit Serap Aspirasi, Seno Aji: Aturan Itu Sebaiknya Dicabut

By
Devi Nila Sari
Tak Ingin ISBI Kaltim Vakum, Komisi IV Akan Kawal Perjuangan Legalitas ke Kemenristekdikti
Kabar Politik

Tak Ingin ISBI Kaltim Vakum, Komisi IV Akan Kawal Perjuangan Legalitas ke Kemenristekdikti

By
Redaksi Akurasi.id
Susunan Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029 Ini Nama-nama Menteri dan Kepala Lembaga yang Diprediksi
HeadlineKabar Politik

Susunan Kabinet Prabowo-Gibran 2024-2029 Ini Nama-nama Menteri dan Kepala Lembaga yang Diprediksi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?