By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Operasi SAR Longsor Cibeunying Memasuki Hari Ketujuh, Cuaca Dimodifikasi untuk Ringankan Pencarian Korban
PeristiwaTrending

Operasi SAR Longsor Cibeunying Memasuki Hari Ketujuh, Cuaca Dimodifikasi untuk Ringankan Pencarian Korban

Wili Wili
Last updated: November 19, 2025 3:30 pm
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
Operasi SAR Longsor Cibeunying Memasuki Hari Ketujuh, Cuaca Dimodifikasi untuk Ringankan Pencarian Korban
Operasi SAR Longsor Cibeunying Memasuki Hari Ketujuh, Cuaca Dimodifikasi untuk Ringankan Pencarian Korban. Foto: ANTARA.
SHARE

Akurasi.id – Operasi pencarian korban longsor di Desa Cibeunying, Kecamatan Majenang, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, memasuki hari ketujuh pada Rabu (19/11/2025). Tim search and rescue (SAR) gabungan terus mengoptimalkan upaya pencarian dengan memfokuskan operasi pada tiga sektor utama yang telah ditetapkan sejak awal.

Contents
  • Modifikasi Cuaca Diterapkan untuk Kurangi Hujan
  • Dampak Longsor

Kepala Kantor SAR Cilacap, Muhammad Abdullah, yang juga bertindak sebagai SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa seluruh personel bergerak menuju lokasi sejak pukul 06.00 WIB. Hingga hari ketujuh ini, lima korban masih dinyatakan hilang.

Area pencarian dibagi menjadi tiga worksite yaitu A-1, B-1, dan B-2. Di Worksite A-1, satu korban masih dicari, sementara di Worksite B-1 ada tiga korban dan di Worksite B-2 satu korban. Pada operasi hari keenam, tim SAR berhasil mengevakuasi dua korban meninggal dunia, yakni Arumi Purnamasari dan Lili Safitri, beserta dua sepeda motor di Worksite B-2.

Berdasarkan temuan tersebut, Worksite B-2 kemudian dibagi lagi menjadi Subsektor B-2A dan B-2B untuk mempersempit area pencarian. Adapun fokus pencarian di Worksite B-1 berjarak sekitar 10 meter dari titik rumah korban, dengan penggalian sepanjang 10–15 meter dan lebar 10 meter. Hal ini dilakukan karena sebelumnya, pada hari ketiga operasi, tim menemukan satu korban meninggal dunia serta bagian tubuh manusia di lokasi tersebut.

Untuk mendukung operasi hari ketujuh, tim SAR gabungan mengerahkan kekuatan penuh berupa 21 ekskavator, sembilan anjing pelacak (K-9), mesin pompa air (alkon), serta drone untuk pemantauan udara. Evaluasi lanjutan akan dilakukan pada sore hari untuk menentukan apakah operasi perlu diperpanjang apabila seluruh korban belum ditemukan.

“Mohon doa semoga pencarian hari ketujuh ini dapat membuahkan hasil,” ujar Muhammad Abdullah.

Modifikasi Cuaca Diterapkan untuk Kurangi Hujan

Di sisi lain, upaya modifikasi cuaca terus dilakukan guna menekan intensitas hujan di wilayah terdampak longsor. Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Prof Teuku Faisal Fathani, menyampaikan bahwa pihaknya menambah armada pesawat modifikasi cuaca dari satu menjadi dua unit.

“Sejak awal kejadian kami menerbangkan satu pesawat, dan sejak kemarin menjadi dua pesawat,” ujar Faisal di lokasi bencana.

Modifikasi cuaca ini bertujuan mengurangi hujan sebesar 30–50 persen di wilayah Cilacap, Banjarnegara, dan daerah sekitarnya agar pencarian korban dapat berlangsung lebih efektif. Prioritas utama diarahkan pada sektor-sektor penyelamatan yang menjadi fokus utama tim SAR dan BNPB.

“Kami fokuskan pada lokasi penyelamatan dan pencarian korban agar pekerjaan tim SAR serta BNPB menjadi lebih ringan,” jelasnya.

BMKG menegaskan bahwa operasi modifikasi cuaca akan terus dilakukan sesuai kebutuhan lapangan dengan koordinasi intensif bersama BNPB.

Dampak Longsor

Bencana longsor yang terjadi pada Kamis (13/11) sekitar pukul 19.00 WIB ini menimbun rumah warga di Dusun Tarukahan dan Dusun Cibuyut. Peristiwa tersebut merusak 12 rumah, mengancam 16 rumah lainnya, serta memicu penurunan tanah sedalam 2 meter dan retakan sepanjang 25 meter di area seluas 6,5 hektare.

Hingga hari keenam operasi pencarian pada Selasa (18/11), total terdapat 46 korban terdampak, terdiri atas 23 selamat, 18 meninggal dunia, dan lima lainnya masih dalam pencarian.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:banjir dan longsorbencana alam Jawa Tengahberita jatengcilacap hari inilongsor cilacapmodifikasi cuaca bmkgoperasi SAR indonesiapencarian korban longsorSAR cibeunying
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Ratusan Orang Terinfeksi Virus West Nile di Israel
PeristiwaTrending

Ratusan Orang Terinfeksi Virus West Nile di Israel

By
akurasi 2019
Jokowi Dapat Tanda Kehormatan dari Polri, ICJR Menilai Gagal Reformasi Kepolisian
HeadlinePeristiwa

Jokowi Dapat Tanda Kehormatan dari Polri, ICJR Menilai Gagal Reformasi Kepolisian

By
Wili Wili
Polisi Amankan Sopir Tabrakan Tunggal yang Sebabkan Kebakaran di Samarinda
HeadlinePeristiwa

Polisi Amankan Sopir Tabrakan Tunggal yang Sebabkan Kebakaran di Samarinda

By
Devi Nila Sari
Evelin Dohar Hutagalung Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mobil Lamborghini
Hukum & KriminalTrending

Evelin Dohar Hutagalung Jadi Tersangka Dugaan Penipuan dan Penggelapan Mobil Lamborghini

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?