By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian
Hukum & KriminalTrending

Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian

Wili Wili
Last updated: September 8, 2025 4:10 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian
Mutilasi Sadis di Surabaya-Mojokerto: Alvi Maulana Bunuh Pacar Lalu Potong Jasad Jadi Ratusan Bagian. Foto: Detik.
SHARE

Akurasi.id – Kasus mutilasi sadis mengguncang Surabaya dan Mojokerto. Seorang pria bernama Alvi Maulana (24) tega menghabisi nyawa pacarnya sendiri, TAS (25), lalu memutilasi tubuh korban menjadi ratusan potongan.
Tragedi ini terjadi di kos pasangan tersebut di Jalan Raya Lidah Wetan, Kelurahan Lidah Wetan, Kecamatan Lakarsantri, Surabaya, pada Minggu (31/8/2025) dini hari.

Contents
  • 65 Potongan Tubuh Dibuang di Pacet
  • Ratusan Pecahan Tulang Disembunyikan di Kos
  • Terbongkar Berkat Anjing Pelacak
  • Motif Pelaku: Sakit Hati

Alvi menusuk leher kanan pacarnya dengan pisau dapur sekitar pukul 02.00 WIB. Tusukan tunggal itu membuat TAS meninggal dunia akibat kehabisan darah. Setelah memastikan korban tewas, Alvi menyeret jasad pacarnya ke kamar mandi kos untuk dimutilasi menggunakan pisau daging, gunting dahan, hingga alat pengasah.

65 Potongan Tubuh Dibuang di Pacet

Sekitar pukul 04.00 WIB, Alvi membawa sebagian potongan tubuh korban menggunakan tas besar berwarna merah. Dengan mengendarai motor matik, ia membuang potongan tersebut ke semak-semak di Dusun Pacet Selatan, Mojokerto.
Polisi menemukan 65 potongan tubuh korban, terdiri dari otot, lemak, kulit kepala, rambut, telapak kaki kiri, dan telapak tangan kanan. Potongan itu tersebar di area cukup luas hingga menggegerkan warga sekitar.

Ratusan Pecahan Tulang Disembunyikan di Kos

Tak hanya membuang, Alvi juga menyembunyikan ratusan pecahan tulang dan tengkorak korban di kosnya. Polisi menemukan tulang paha, serpihan tengkorak, hingga gigi korban yang tersimpan dalam kantong plastik hitam di laci lemari.
Selain itu, sejumlah potongan tulang lain bahkan dikubur di depan kos tersangka. Bagian kepala korban juga sempat disembunyikan di balik lemari sebelum akhirnya ditemukan polisi.

Terbongkar Berkat Anjing Pelacak

Kasus ini terbongkar setelah seorang warga, Suliswanto (30), menemukan potongan telapak kaki kiri manusia saat mencari rumput di Pacet pada Sabtu (6/9/2025). Temuan itu langsung dilaporkan ke polisi.
Dengan bantuan anjing pelacak jenis labrador, polisi berhasil menemukan tambahan 76 potongan tubuh korban. Hasil penyisiran menunjukkan jumlah potongan jasad mencapai ratusan.

Motif Pelaku: Sakit Hati

Kapolres Mojokerto AKBP Ihram Kustarto menyebut, motif Alvi Maulana dilatarbelakangi oleh pertengkaran dan rasa sakit hati terhadap sikap korban. Hubungan keduanya yang sudah berjalan 5 tahun kerap diwarnai cekcok.
Pada malam kejadian, Alvi kesal karena korban mengunci pintu kos dan memarahinya. Pertengkaran itu memicu aksi pembunuhan dan mutilasi sadis yang kini tengah diproses hukum.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita kriminal surabayajasad dimutilasi pacet mojokertokasus alvi maulanakasus pembunuhan mojokertomutilasi pacar surabayamutilasi sadis 2025mutilasi surabaya mojokertopotongan tubuh ditemukan pacet
Share This Article
Facebook Copy Link Print
2 Komentar 2 Komentar
  • Anonim berkata:
    Juli 17, 2026 pukul 9:06 pm

    I don’t think the title of your article matches the content lol. Just kidding, mainly because I had some doubts after reading the article.

    Reply
  • binance referans kodu berkata:
    Mei 9, 2026 pukul 12:16 am

    Can you be more specific about the content of your article? After reading it, I still have some doubts. Hope you can help me. https://www.binance.info/futures/ref?code=L4EUT9FG

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

BMW Terjun dari Ujung Tol Belum Jadi di Gresik, Gara-Gara Fokus pada Google Maps
PeristiwaTrending

BMW Terjun dari Ujung Tol Belum Jadi di Gresik, Gara-Gara Fokus pada Google Maps

By
Wili Wili
Kabar Gembira, Pemkot Bontang Kucurkan Rp3 Miliar Bantu Pedagang Pasar Citra Mas yang Terbakar
Trending

Kabar Gembira, Pemkot Bontang Kucurkan Rp3 Miliar Bantu Pedagang Pasar Citra Mas yang Terbakar

By
Devi Nila Sari
Jadwal Agenda Padat, Jaang Terpapar Virus Corona
Trending

Jadwal Agenda Padat, Jaang Terpapar Virus Corona

By
akurasi 2019
571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, PPATK Blokir dan DPR Desak Sanksi Tegas
PeristiwaTrending

571 Ribu Rekening Penerima Bansos Terindikasi Judi Online, PPATK Blokir dan DPR Desak Sanksi Tegas

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?