By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > MUI Sentil Jenderal Dudung: Fokus Jaga Pertahanan, Tumpas Perusuh NKRI
Headline

MUI Sentil Jenderal Dudung: Fokus Jaga Pertahanan, Tumpas Perusuh NKRI

Devi Nila Sari
Last updated: Desember 8, 2021 1:26 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dikritik MUI usai menyampaikan jangan terlalu dalam mempelajari agama. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
SHARE
KSAD Jenderal Dudung Abdurachman dikritik MUI usai menyampaikan jangan terlalu dalam mempelajari agama. (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Akurasi.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cholil Nafis meminta Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jendral Dudung Abdurachman fokus jaga pertahanan dan menumpas para pihak yang merongrong Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) ketimbang bicara soal agama.

Hal itu Cholil sampaikan merespons pernyataan Dudung yang meminta masyarakat jangan terlalu dalam mempelajari agama saat menggelar kuliah subuh di Masjid Nurul Amin, Kota Jayapura, Papua, beberapa waktu lalu.

“Baiknya fokus pada tugas pokoknya aja, yaitu fokus jaga pertahanan negara dan menumpas perusuh dan pembangkang NKRI,” kata Cholil dalam akun sosial media Twitter resminya @cholilnafis. CNNIndonesia.com sudah diizinkan untuk mengutip cuitannya tersebut.

Cholil lantas mempertanyakan maksud Dudung agar jangan terlalu dalam mempelajari agama. Ia pun menawarkan program standarisasi dai MUI kepada Dudung jika hendak berganti profesi sebagai penceramah agama.

“Saya menawarkan standardisasi da’i MUI kalau mau berganti profesi sebagai penceramah agama,” ujarnya.

Sebelumnya, Dudung menyampaikan sambutan dalam kuliah subuh di sela kunjungan kerja ke Kodam XVII/Cenderawasih beberapa waktu lalu. Dalam videonya, Dudung menyinggung tingkat keimanan seorang muslim.

“Iman taklid, ada iman ilmu, ada iman iyaan, ada iman haq (haqul yaqiin), dan iman hakikat. Oleh karena itu, banyak sebagian dari orang Islam sering terpengaruh katanya hadis ini, katanya hadis itu, kata Nabi Muhammad SAW. Oleh karenanya jangan terlalu dalam, jangan terlalu dalam mempelajari agama,” ujar Dudung.

Menurut jenderal bintang empat itu, dampak negatif terlalu dalam mempelajari agama adalah terjadi penyimpangan.

“Akhirnya terjadi penyimpangan-penyimpangan. Kaya Sumpah Prajurit, Sapta Marga, dan 8 Wajib TNI, kalau kalian prajurit tidak memahami, tidak mengerti artinya Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI,” katanya.

Kepala Dinas Penerangan TNI AD, Brigjen Tatang Subarna telah mengklarifikasi pernyataan Dudung tersebut. Ia mengatakan penyimpangan bisa terjadi ketika mempelajari agama terlalu dalam tanpa guru.

“Maksud KSAD, mempelajari agama terlalu dalam akan terjadi penyimpangan, apabila tanpa guru,” ucap Tatang dalam pernyataannya di akun Twitter resmi TNI AD @TNI_AD. (*)

Editor: Redaksi Akurasi.id
Sumber: CNNIndonesia.com

TAGGED:HeadlineJangan Perdalam AgamaJenderal DudungMUI Sentil Dudung
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Korban Begal jadi Tersangka di Lombok Dibebaskan, Ada Permohonan Penangguhan
HeadlineHukum & Kriminal

Korban Begal jadi Tersangka di Lombok Dibebaskan, Ada Permohonan Penangguhan

By
akurasi 2019
Bazar Ramadan Pangan Murah di Rusun Pasar Rumput, Pemprov DKI Jakarta Sediakan 3.000 Paket Sembako
HeadlinePeristiwa

Bazar Ramadan Pangan Murah di Rusun Pasar Rumput, Pemprov DKI Jakarta Sediakan 3.000 Paket Sembako

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat 14 Juli 2025, Targetkan Putus Rantai Kemiskinan
HeadlinePendidikan

Presiden Prabowo Akan Resmikan Sekolah Rakyat 14 Juli 2025, Targetkan Putus Rantai Kemiskinan

By
Wili Wili
Firnando Hadityo Bela Pertamina: Etanol 3,5% Sesuai Regulasi dan Dukung Transisi Energi
HeadlinePeristiwa

Firnando Hadityo Bela Pertamina: Etanol 3,5% Sesuai Regulasi dan Dukung Transisi Energi

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?