By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Covered Story > Mengurai Benang Kusut Kultur Senioritas di STIP dan Refleksi dari Tragedi Kematian Putu Satria Ananta Rustika
Covered StoryHeadline

Mengurai Benang Kusut Kultur Senioritas di STIP dan Refleksi dari Tragedi Kematian Putu Satria Ananta Rustika

akurasi 2019
Last updated: Mei 6, 2024 8:38 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Mengurai Benang Kusut Kultur Senioritas di STIP dan Refleksi dari Tragedi Kematian Putu Satria Ananta Rustika
Mengurai Benang Kusut Kultur Senioritas di STIP dan Refleksi dari Tragedi Kematian Putu Satria Ananta Rustika. Foto: Tribunnews.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta – Tragedi telah terjadi di Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, yang mengakibatkan kematian Putu Satria Ananta Rustika, taruna berusia 19 tahun. Kejadian mengerikan ini bermula dari tindakan kekerasan yang dilakukan oleh seniornya berinisial TRS, berusia 21 tahun, sebuah fenomena yang mempertontonkan sisi kelam kultur senioritas yang masih mengakar di beberapa institusi pendidikan di Indonesia.

Contents
  • Kronologi dan Motif
  • Respons STIP dan Kementerian Perhubungan
  • Refleksi dan Harapan

Peristiwa ini diungkapkan oleh Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Polisi Gidion Arif Setyawan, yang menyoroti tidak adanya konflik pribadi antara pelaku dan korban sebelumnya. TRS beraksi bukan karena dendam, melainkan dorongan dari sebuah sistem yang telah lama hidup dalam tradisi senioritas. “Kalau ditanya motif, motifnya tadi kehidupan senioritas. Kalau bisa disimpulkan mungkin ada arogansi senioritas,” kata Kombes Gidion.

Kronologi dan Motif

Kronologi yang disampaikan oleh kepolisian mencatat bahwa insiden ini bermula ketika Putu dan empat mahasiswa junior lainnya memasuki sebuah kelas masih dengan pakaian olahraga mereka, suatu hal yang dianggap melanggar aturan tidak tertulis yang dipegang oleh beberapa senior. Menurut TRS, kelakuan junior-junior ini merupakan sebuah pelanggaran serius yang harus ditindak.

Pada saat terakhir sebelum kejadian, TRS bertanya kepada para junior, “Siapa yang paling kuat?” sebagai bentuk tantangan. Putu, yang mungkin berusaha melindungi teman-temannya atau bertindak sebagai ketua, menjawab bahwa dia yang paling kuat. Jawaban ini mungkin telah ditafsirkan sebagai sebuah tantangan atau penghinaan oleh TRS, yang kemudian memicu serangan fatal tersebut.

Respons STIP dan Kementerian Perhubungan

Insiden ini memicu respons cepat dan serius dari pihak STIP dan Kementerian Perhubungan. BPSDMP Kemenhub, yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan, telah membentuk tim investigasi internal untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengasuhan yang berlaku di kampus. “Kami telah membentuk Tim Investigasi internal terkait kejadian ini. Tim akan melaksanakan evaluasi, yakni mengambil langkah secara internal terhadap unsur-unsur dan pola pengasuhan pada kampus yang harus dievaluasi sesuai ketentuan yang berlaku, sehingga peristiwa tindak kekerasan ini tidak terjadi lagi,” ujar Plt Kepala BPSDMP, Subagiyo.

Salah satu langkah konkret yang telah diambil adalah penambahan jumlah pengawas di area kelas, lorong, dan tempat-tempat strategis lainnya. Pemasangan kamera CCTV juga diperluas, terutama di titik-titik yang sebelumnya dianggap blind spot. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan mencegah tindakan serupa terjadi di masa depan.

Refleksi dan Harapan

Peristiwa tragis ini membuka mata banyak pihak bahwa tindakan berbasis tradisi senioritas bisa berujung pada kekerasan yang tidak hanya mengancam keselamatan tetapi juga nyawa. Institusi pendidikan seperti STIP harus segera mengevaluasi dan mereformasi sistem pengasuhan dan interaksi antarsiswa untuk memastikan bahwa tradisi-tradisi lama yang tidak sehat dapat diubah dan ditinggalkan.

Pendidikan tentang empati, penghormatan terhadap sesama, dan penanganan konflik seharusnya menjadi bagian dari kurikulum dan pembinaan karakter di semua lembaga pendidikan, khususnya yang memiliki sistem kekeluargaan atau senioritas yang kuat. Ini bukan hanya tentang mengubah satu aspek, tetapi tentang transformasi budaya secara keseluruhan yang mendukung pertumbuhan positif dan keamanan semua siswa.

Tragedi kematian Putu Satria Ananta Rustika harus menjadi titik balik untuk STIP dan institusi serupa lainnya untuk melakukan introspeksi dan reformasi mendalam. Kultur senioritas yang tidak dikendalikan jelas-jelas sudah tidak relevan dan hanya akan berpotensi menciptakan lebih banyak korban jika tidak segera diatasi. Kehidupan mahasiswa adalah masa untuk belajar dan tumbuh, bukan untuk bertahan dari teror dan kekerasan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:kekerasan di kampuskematian putu satriareformasi pendidikansenioritas di pendidikantragedi stip
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Beijing Penuhi Undangan Xi Jinping
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Bertolak ke Beijing Penuhi Undangan Xi Jinping

By
Wili Wili
Muhammad Nurdin Disebut Layak Jabat Kepala Badan Otorita IKN - Akurasi.id
BirokrasiHeadline

Muhammad Nurdin Disebut Layak Jabat Kepala Badan Otorita IKN

By
Devi Nila Sari
Polisi Kembali Ungkap Peredaran Sabu yang Dikendalikan Seorang WBP dari Lapas Narkotika Samarinda
HeadlineHukum & KriminalNews

Polisi Kembali Ungkap Peredaran Sabu yang Dikendalikan Seorang WBP dari Lapas Narkotika Samarinda

By
Devi Nila Sari
Puan Maharani: Kehadiran Presiden Prabowo di Pemusnahan Narkoba Simbol Kuat Perang Melawan Narkoba
HeadlineKabar Politik

Puan Maharani: Kehadiran Presiden Prabowo di Pemusnahan Narkoba Simbol Kuat Perang Melawan Narkoba

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?