By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Menguak Sosok Thomas Matthew Crooks Pelaku Penembakan di Kampanye Donald Trump
HeadlinePeristiwa

Menguak Sosok Thomas Matthew Crooks Pelaku Penembakan di Kampanye Donald Trump

akurasi 2019
Last updated: Juli 15, 2024 11:24 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Menguak Sosok Thomas Matthew Crooks Pelaku Penembakan di Kampanye Donald Trump
Menguak Sosok Thomas Matthew Crooks Pelaku Penembakan di Kampanye Donald Trump. Foto: Youtube.
SHARE

Akurasi.id – Pada Sabtu, 13 Juli 2024, kampanye mantan Presiden Donald Trump di Butler, Pennsylvania, berubah menjadi tragedi ketika seorang pria bersenjata menembak dan melukai beberapa peserta. Pelaku penembakan diidentifikasi sebagai Thomas Matthew Crooks, seorang pemuda berusia 20 tahun. Insiden ini menewaskan satu orang dan melukai dua lainnya, sementara pelaku ditembak mati oleh Secret Service.

Contents
  • Siapa Thomas Matthew Crooks?
  • Latar Belakang Politik
  • Penembakan dan Aksinya
  • Reaksi dan Penyidikan

Siapa Thomas Matthew Crooks?

Thomas Matthew Crooks, 20 tahun, adalah seorang asisten perawat di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Terampil Bethel Park. Crooks tinggal di pinggiran Pittsburgh, sekitar 56 kilometer dari lokasi kampanye Trump. Sejak SMA, Crooks dikenal sebagai sosok pendiam yang kerap mengalami perundungan.

“Dia selalu memiliki wajah yang menyenangkan untuk dilihat. Dia sangat sopan, sedikit pendiam, tapi tidak apa-apa,” kata seorang rekan kerjanya. Namun, beberapa teman SMA Crooks mengungkapkan bahwa dia sering menyendiri dan tidak memiliki banyak teman. “Dia sering diintimidasi karena cara dia berpakaian,” kenang Jason Kohler, seorang teman sekolahnya.

Latar Belakang Politik

Meski merupakan pendukung Partai Republik, Crooks tidak menunjukkan ketertarikan khusus pada politik di tempat kerja atau di lingkungannya. Berdasarkan catatan pemilih negara bagian, Crooks terdaftar sebagai pemilih Partai Republik. Namun, yang menarik, ia juga tercatat pernah menyumbangkan dana kepada Progressive Turnout Project, sebuah kelompok partisipasi pemilih liberal, melalui platform donasi Demokrat ActBlue pada Januari 2021, tepat saat Joe Biden dilantik sebagai Presiden AS.

Penembakan dan Aksinya

Crooks melancarkan aksinya dari atap sebuah gedung tidak jauh dari lokasi kampanye. Dengan senapan semi-otomatis AR-15, ia menembak ke arah panggung tempat Trump berbicara dari jarak kurang lebih 150 meter. Meski berhasil menembak telinga kanan Trump, sang mantan Presiden tidak mengalami luka serius.

Dalam hitungan detik, Crooks ditembak mati oleh agen Secret Service yang bertugas di lokasi. Senjata yang digunakan Crooks, AR-15, merupakan senapan semi-otomatis versi sipil dari M16 milik militer AS. Selain itu, sejumlah bahan peledak juga ditemukan di mobil dan rumahnya, menunjukkan bahwa ia telah merencanakan aksinya dengan matang.

Reaksi dan Penyidikan

Pihak berwenang, termasuk FBI, masih menyelidiki motif di balik tindakan Crooks. “Pelaku tidak memiliki riwayat kriminal dan tidak terdeteksi oleh aparat keamanan sebelumnya,” kata Kolonel Christopher Paris, Komisaris Polisi Negara Bagian Pennsylvania. “Ini adalah kasus yang sangat kompleks dan kami akan bekerja tanpa henti untuk mengungkap semua fakta.”

Reaksi dari berbagai pihak pun muncul. Presiden Joe Biden menegaskan bahwa politik tidak boleh menjadi ajang kekerasan. Gubernur Pennsylvania, Josh Shapiro, memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di seluruh fasilitas publik untuk menghormati korban meninggal, Corey Comperatore.

Penembakan di kampanye Donald Trump oleh Thomas Matthew Crooks telah membuka banyak pertanyaan tentang latar belakang dan motif pelaku. Dengan penyelidikan yang terus berlanjut, pihak berwenang berusaha mengungkap lebih banyak detail untuk memastikan keadilan bagi para korban dan mencegah kejadian serupa di masa depan. Insiden ini juga menekankan pentingnya keamanan yang lebih ketat dalam acara politik untuk melindungi semua pihak yang terlibat.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Donald TrumpInvestigasi FBIKampanyeKeamanan KampanyeKekerasan PolitikPenembakanPennsylvaniaPolitik ASThomas Matthew Crooks
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Peristiwa Tragis di Bromo: Kebakaran Savana akibat Pesta Prewedding yang Kelam
Headline

Peristiwa Tragis di Bromo: Kebakaran Savana akibat Pesta Prewedding yang Kelam

By
akurasi 2019
Polisi Fasilitasi Pengembalian Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni
HeadlinePeristiwa

Polisi Fasilitasi Pengembalian Barang Dijarah dari Rumah Ahmad Sahroni

By
Wili Wili
Gugatan Rp103,4 Triliun: Konflik Jusuf Hamka vs Hary Tanoe atas Transaksi NCD 1999
PeristiwaTrending

Gugatan Rp103,4 Triliun: Konflik Jusuf Hamka vs Hary Tanoe atas Transaksi NCD 1999

By
Wili Wili
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2.577.000 per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp 7.000, Tembus Rp 2.577.000 per Gram

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?