By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Mendikbud Khawatir Pernikahan Dini Naik jika Tak Belajar Tatap Muka, Abdul Haris: Itu Khawatir Berlebihan
Kabar Politik

Mendikbud Khawatir Pernikahan Dini Naik jika Tak Belajar Tatap Muka, Abdul Haris: Itu Khawatir Berlebihan

Devi Nila Sari
Last updated: Maret 24, 2021 10:33 am
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Mendikbud Khawatir Pernikahan Dini Naik jika Tak Belajar Tatap Muka, Abdul Haris: Itu Khawatir Berlebihan
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Mendikbud Khawatir Pernikahan Dini Naik jika Tak Belajar Tatap Muka, Abdul Haris: Itu Khawatir Berlebihan
Anggota Komisi I DPRD Bontang, Abdul Haris. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Mendikbud khawatir pernikahan dini naik jika tak belajar tatap muka. Anggota Komisi I DPRD Bontang Abdul Haris beranggapan itu berlebihan.

Akurasi.id, Bontang – Baru-baru ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menjelaskan salah satu alasan mengizinkan belajar tatap muka di sekolah kembali digelar saat pandemi Covid-19 melanda, yakni khawatir akan ada peningkatan pada pernikahan dini.

“Dampak riil dan permanen yang bisa terjadi anak putus sekolah, persepsi orang tua banyak yang liat tidak ada peran sekolah apabila tak tatap muka, learning lost akan terus berkembang jika tidak memulai pembelajar tatap muka terbatas, kekerasan pada anak, kekerasan domestik, pernikahan dini,” kata Nadiem di Rapat Komisi X DPR RI, gedung DPR, Jakarta, dikutip dari laman Detik.com, Kamis (18/3/2021) lalu.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang Abdul Haris beranggapan itu hanya kekhawatiran yang berlebihan dari Mendikbud. Dia beranggapan tidak ada tolok ukur yang memperkuat tanggapan bahwa terlalu lama belajar online dapat menyebabkan naiknya angka nikah di usia dini.

“Itu kekhawatiran yang berlebihan. Tidak ada alat ukur yang bisa kita jadikan patokan bahwa belajar daring ini dikhawatirkan banyak anak-anak yang melakukan pernikahan dini, khususnya di Bontang ini,” ucap Abdul Haris saat ditemui media ini, Senin (22/3/2021) kemarin.

Laki-laki yang pernah menjadi kepala di salah satu sekolah swasta itu menjelaskan memang seharusnya sekolah tatap muka segera dilaksanakan, walaupun Covid-19 masih ada, tetapi trennya mulai melandai, tinggal tunggu instruksi dari Dinas Kesehatan, terkhusus di Kota Bontang.

“Memang disisi lain, kalau kita bandingkan pelajaran online dan offline, lebih baik sebaiknya pembelajaran tatap muka di sekolah itu segera dilaksanakan, karena yang di khawatirkan pengetahuan anak-anak akan berkurang. Apalagi peran guru di sini bukan hanya sebagai orang yang mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi guru juga menjadi teladan baik untuk siswa,” beber Haris.

[irp]

Dia menekannya, peran guru sangatlah besar untuk mengajarkan terkait etika dan moral untuk siswa.

“Hal itu yang akan mengurangi kualitas pendidikan di Indonesia khususnya di Bontang, menurut saya bukan nikah di usia dininya,” pungkas Haris. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:BirokrasiDPRD BontangMendikbudMendikbud Khawatir Pernikahan DiniNadiem Makarim
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit
Kabar Politik

Tinjau Lapangan Loktuan Lokasi Ujir Kir, Amir Tosina Kritik Bapelitbang, Anggap Lahan Terlalu Sempit

By
Devi Nila Sari
Sejarah Dukungan PKB dari Kekalahan Ahok hingga Harapan Baru dengan Anies
HeadlineKabar Politik

Sejarah Dukungan PKB dari Kekalahan Ahok hingga Harapan Baru dengan Anies

By
akurasi 2019
Akses Jalan Pelosok Kaltim Hancur Lebur, Komisi III DPRD Minta PUPR Turunkan Tim ke Lapangan
Kabar Politik

Akses Jalan Pelosok Kaltim Hancur Lebur, Komisi III DPRD Minta PUPR Turunkan Tim ke Lapangan

By
Devi Nila Sari
Acis Maidy Muspa. (Istimewa)
Kabar Politik

Tahapan Pilkada Belum Diadakan Sebelum Anggaran Disepakati Pemerintah

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?