By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Wapres Ma’ruf Amin Tolak Pertemuan dengan PBNU Jika Hanya untuk Serang PKB
HeadlineKabar Politik

Wapres Ma’ruf Amin Tolak Pertemuan dengan PBNU Jika Hanya untuk Serang PKB

Wili Wili
Last updated: Agustus 7, 2024 5:53 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Wapres Ma’ruf Amin Tolak Pertemuan dengan PBNU Jika Hanya untuk Serang PKB
Wapres Ma’ruf Amin Tolak Pertemuan dengan PBNU Jika Hanya untuk Serang PKB. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id, 7 Agustus 2024 – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menegaskan dirinya tidak akan bersedia menerima Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) jika tujuan pertemuan tersebut hanya untuk mencari “peluru” guna menghantam Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Hal ini disampaikan Ma’ruf Amin saat ditemui di MuseumKu Gerabah Timbul Raharjo, Yogyakarta, Rabu (7/8/2024).

Ma’ruf Amin menjelaskan bahwa dirinya akan menolak permintaan keterangan dari PBNU jika pertemuan tersebut hanya akan digunakan untuk memperparah konflik antara PBNU dan PKB. “Kalau hanya untuk cari peluru untuk menghantam yang satu, hanya minta (keterangan) dari saya tapi untuk digunakan peluru untuk menghantam yang lain, saya tidak bersedia. Itu kan namanya saya memberi peluru-peluru untuk tambah konfliknya,” ujar Ma’ruf.

Namun demikian, Wapres menyatakan dirinya akan dengan terbuka menerima PBNU jika pertemuan tersebut bertujuan untuk mencari jalan keluar atas permasalahan dengan PKB. “Kalau keinginan mereka itu untuk saya dimintai sebagai orang yang bagaimana mengislahkan, mendamaikan ya, dengan tulus, dengan ikhlas, saya sangat bersedia,” tambah Ma’ruf Amin yang merupakan salah satu pendiri PKB dan mantan Ketua Majelis Syura pertama serta mantan Rais Aam PBNU.

Ma’ruf Amin menegaskan bahwa perdamaian adalah perintah agama dan ia merasa memiliki tanggung jawab untuk berkontribusi dalam menciptakan perdamaian antara PBNU dan PKB. “Bersedia tentu karena untuk mendamaikan itu kan perintah, perintah agama, apalagi saya juga terlibat dulu waktu pendiriannya, bahkan ketua Dewan Syura pertama saya. Sebelum Gus Dur,” kata dia.

Sebelumnya, Rois Syuriyah PBNU sekaligus anggota Tim Panel PBNU, Cholil Nafis, menyatakan bahwa PBNU berencana meminta keterangan dari Ma’ruf Amin dalam kapasitasnya sebagai salah satu tokoh pendiri PKB. “Insya Allah nanti juga akan kita mendatangi sowan bukan manggil kalau kepada Kiai Ma’ruf Amin karena beliau dari awal yang mendirikan PKB,” ujar Cholil dalam konferensi pers di Gedung PBNU, Senin (5/8/2024).

Cholil menjelaskan bahwa PBNU memberikan perlakuan berbeda kepada kader NU muda dan senior. Untuk kader muda, mereka dipanggil ke kantor PBNU, sedangkan untuk tokoh-tokoh senior seperti Ma’ruf Amin, tim panel PBNU akan mendatangi mereka untuk meminta keterangan. “Kepada yang tua kami akan nanti akan mendatangi, termasuk kepada Kiai Ma’ruf Amin insyaallah kita akan mendatangi selain kepada beliau untuk mendapatkan informasi yang cukup,” jelasnya.

Tim panel PBNU berencana meminta keterangan Ma’ruf Amin setelah selesai memanggil kader-kader muda. Pada Senin lalu, PBNU memanggil Sekretaris Jenderal PKB Hasanuddin Wahid, meskipun panggilan tersebut tidak dipenuhi.

Pansus tersebut disahkan oleh Wakil Ketua DPR-RI Muhaimin Iskandar dan dibentuk karena menilai Kementerian Agama bermain dalam kebijakan kuota haji khusus. Menanggapi pembentukan pansus tersebut, Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf menilai ada dendam pribadi dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Yahya menuding pansus tersebut dibentuk untuk mengincar kesalahan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas yang merupakan adiknya sendiri.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:keterangan Ma’ruf Aminkonflik PBNU-PKBMa’ruf Amin PKBMuhaimin IskandarPBNUpertemuan PBNUPKBsolusi konflikWapres Ma’ruf AminYahya Cholil Staquf
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Belum Penuhi Syarat Maju Pilkada Kutim, Pasangan Abdal-Rusmiati Wajib Setor Dukungan Tambahan
Kabar Politik

Belum Penuhi Syarat Maju Pilkada Kutim, Pasangan Abdal-Rusmiati Wajib Setor Dukungan Tambahan

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan 3 Jet Tempur Rafale TNI AU, Jadwal Masih Menunggu
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Akan Hadiri Seremoni Penerimaan 3 Jet Tempur Rafale TNI AU, Jadwal Masih Menunggu

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Jeddah, Bahas Kampung Haji dan Kerja Sama Strategis
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Disambut Upacara Kehormatan di Jeddah, Bahas Kampung Haji dan Kerja Sama Strategis

By
Wili Wili
Fakta Ngeri Terbaru Kasus Predator Seksual Reynhard Sinaga
HeadlineTrending

Fakta Ngeri Terbaru Kasus Predator Seksual Reynhard Sinaga

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?