By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Menag Nasaruddin Umar Bertemu Paus Leo XIV, Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan
HeadlineKabar Politik

Menag Nasaruddin Umar Bertemu Paus Leo XIV, Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan

Wili Wili
Last updated: Oktober 30, 2025 3:51 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Menag Nasaruddin Umar Bertemu Paus Leo XIV, Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan
Menag Nasaruddin Umar Bertemu Paus Leo XIV, Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan. Foto: Kemenag RI.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar tiba di Tanah Air usai menghadiri Forum Internasional untuk Perdamaian “Daring Peace” di Vatikan, Roma. Dalam forum lintas agama dunia tersebut, Menag berkesempatan bertemu langsung dengan Paus Leo XIV dan sejumlah pemimpin agama global untuk membahas tindak lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan.

Deklarasi Istiqlal-Vatikan pertama kali ditandatangani di Masjid Istiqlal, Jakarta, pada September 2024, saat kunjungan mendiang Paus Fransiskus ke Indonesia. Dokumen bersejarah itu ditandatangani oleh mendiang Paus Fransiskus dan Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Deklarasi tersebut merupakan respons terhadap dua tantangan besar dunia: dehumanisasi dan perubahan iklim. Isinya menegaskan bahwa nilai-nilai agama harus menjadi sumber solusi atas berbagai krisis global, termasuk ketimpangan sosial dan kehancuran lingkungan.

“Pihak Roma sangat antusias menindaklanjuti Deklarasi Istiqlal. Mereka menilai dokumen itu relevan dan aplikatif untuk menjawab tantangan global,” ujar Menag setibanya di Jakarta, Kamis (30/10/2025).

Menurut Nasaruddin, Vatikan berencana melakukan kunjungan ke Indonesia pada Desember 2025 untuk membahas langkah konkret lanjutan. Agenda utama meliputi tiga isu besar: dehumanisasi, situasi pascaperang, dan penyelamatan lingkungan hidup. “Kita ingin membangun kerja sama yang konkret, tidak hanya simbolik. Indonesia dan Vatikan punya komitmen yang sama untuk memperkuat perdamaian, toleransi, dan keadilan sosial,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Menag juga menuturkan momen istimewa saat dirinya berkesempatan menjemput Paus Leo XIV saat tiba di lokasi acara di Vatikan. “Karena saya datang lebih dulu, panitia memberi kesempatan untuk menjemput Paus Leo XIV dari mobilnya. Saya sangat senang bisa langsung menyampaikan bahwa Indonesia adalah inisiator Deklarasi Istiqlal-Vatikan,” ujarnya.

Nasaruddin menambahkan, Paus Leo XIV merespons positif usulan kerja sama tersebut dan menyetujui tindak lanjut bersama. “Saya sependapat dengan Paus Leo XIV yang menekankan pentingnya memperkenalkan kedamaian suci alih-alih perang suci. Dunia perlu sejarah baru untuk kemanusiaan,” kata Menag.

Lebih lanjut, Nasaruddin menyebut bahwa pertemuan di Roma juga membuka peluang besar bagi Indonesia untuk memperkuat peran di kancah dialog antaragama dunia. “Banyak pemimpin agama berharap Indonesia menjadi pusat inisiatif perdamaian global. Kita memiliki pengalaman panjang dalam mengelola keragaman, dan itu adalah modal besar untuk berkontribusi di tingkat internasional,” pungkasnya.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Daring PeaceDehumanisasiDeklarasi IstiqlalDialog AntaragamaIndonesia-VatikanKemanusiaan GlobalKementerian Agamalingkungan hidupNasaruddin UmarPaus FransiskusPaus Leo XIVperdamaian duniaRomatoleransiVatikan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
3 Komentar 3 Komentar
  • Binance开户 berkata:
    Oktober 4, 2026 pukul 9:57 pm

    Your point of view caught my eye and was very interesting. Thanks. I have a question for you. https://accounts.binance.bh/register/person?ref=JW3W4Y3A

    Reply
  • binance Sign Up berkata:
    April 26, 2026 pukul 5:07 am

    Thanks for sharing. I read many of your blog posts, cool, your blog is very good.

    Reply
  • skapa binance-konto berkata:
    April 17, 2026 pukul 5:26 pm

    Thank you for your sharing. I am worried that I lack creative ideas. It is your article that makes me full of hope. Thank you. But, I have a question, can you help me?

    Reply

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Puguh Harjanto, dari Kota Taman hingga Perizinan Kaltim “Dinobatkan” Jadi Kepala Dinas Termuda (2-habis)
HeadlineRiwayat

Puguh Harjanto, dari Kota Taman hingga Perizinan Kaltim “Dinobatkan” Jadi Kepala Dinas Termuda (2-habis)

By
akurasi 2019
25 Investor Tambak Udang Laporkan Bos Kebab Baba Rafi, Ngaku Rugi Rp 9,1 M
HeadlineTrending

25 Investor Tambak Udang Laporkan Bos Kebab Baba Rafi, Ngaku Rugi Rp 9,1 M

By
akurasi 2019
Deflasi 5 Bulan Berturut-turut, Mendag Zulhas: Apakah Karena Daya Beli Menurun
EkonomiHeadline

Deflasi 5 Bulan Berturut-turut, Mendag Zulhas: Apakah Karena Daya Beli Menurun?

By
Wili Wili
Kata Warga Kutim Asal NTT Mengapa Mahyunadi Mesti Jadi Bupati di Pilkada 2020
Kabar Politik

Kata Warga Kutim Asal NTT Mengapa Mahyunadi Mesti Jadi Bupati di Pilkada 2020

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?