By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Trending > Masyarakat Stay at Home di Pandemi Covid-19, Stok Darah Kian Menipis di PMI Bontang
Trending

Masyarakat Stay at Home di Pandemi Covid-19, Stok Darah Kian Menipis di PMI Bontang

Devi Nila Sari
Last updated: Januari 30, 2021 9:35 pm
By
Devi Nila Sari
Share
5 Min Read
Mayarakat Stay at Home di Pandemi Covid-19, Stok Darah Kian Menipis di PMI Bontang
Kepala Bidang Mutu UTD PMI Bontang, Modesta menyampaikan bahwa saat ini stok darah di Bontang mulai menipis.(Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Mayarakat Stay at Home di Pandemi Covid-19, Stok Darah Kian Menipis di PMI Bontang
Kepala Bidang Mutu UTD PMI Bontang, Modesta menyampaikan bahwa saat ini stok darah di Bontang mulai menipis.(Rezki Jaya/Akurasi.id)

Masyarakat stay at home di pandemi Covid-19, stok darah kian menipis di PMI Bontang. Jika pada hari-hari biasanya jumlah pendonor darah mencapai 10-15 orang per hari, maka sejak pandemic, pendonor darah bias hanya 1 orang dan paling banyak 5 orang per harinya.

Akurasi.id, Bontang – Pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga dengan saat ini, benar-benar membawa imbas yang luar biasa bagi semua aspek kehidupan masyarakat. Di Kota Bontang misalnya, Palang Merang Indonesia (PMI) mengeluhkan stok darah yang mereka miliki kian menipis sebagai imbas masyarakat melakukan stay at home.

Kepada media ini, Kepala Bidang (Kabid) Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Bontang, Modesta mengaku, bahwa stok darah di tempat mereka dari dari ke hari kian menipis. Di masa pandemi ini, banyak dari masyarakat yang mengurangi aktivitasnya, termasuk dalam mendonorkan darahnya seperti biasanya.

[irp]

Dalam beberapa waktu terakhir misalnya, sangat sedikit dari pendonor yang dating langsung menyumbangkan darah mereka ke PMI. Saat ini, ada kecenderungan dari pendonor baru akan dating ke PMI setelah ada permintaan atau dihubungi pihaknya.

“Yang biasa per hari itu 10 sampi 15 pendonor yang datang untuk mendonorkan darahnya, tetapi selama pandemi hanya 1 dan paling banyak hanya 5 orang saja lagi,” ucap Modesta saat ditemui media ini, Sabtu (30/1/2021).

Dia menjelaskan, saat ini pihaknya juga terbilang cukup selektif dalam menerima donor darah, karena saat ini, karena pihaknya harus benar-benar memastikan bahwa pasien tersebut sehat dan juga tidak terpapar wabah Covid-19. Untuk itu, PMI menerapkan prosedur wawancara bagi setiap calon pendonor, misalnya apa pendonor pernah keluar kota, apakah sudah pernah positif Covid-19 dan lain sebagainya.

“Apalagi untuk yang sudah pernah positif, itu tidak dianjurkan dulu untuk mendonorkan darah mereka. Kalau pun harus mendonorkan darah, maka harus melewati pemeriksaan kesehatan dulu. Kecuali 1 bulan sesudah negatif, baru boleh,” tuturnya.

Untuk saat ini, stok darah yang kosong di UTD PMI Bontang adalah golongan darah A dan O. Pasokan kedua darah itu diakui terus menipis dari hari ke hari. Kendati demikian, untuk permintaan dari rumah sakit, masih mampu dipenuhi.

Dia berpesan pada masyarakat Bontang untuk tidak takut datang ke UTD PMI Bontang mendonorkan darahnya. Dia menjamin, bahwa pelaksanaan protokol kesehatan di tempat mereka sudah berjalan cukup baik.

“Untuk teman-teman yang pernah positif Covid-19, masih bisa untuk mendonorkan darahnya sesuai dengan aturan yang kami buat,” ujarnya.

[irp]

Tak lupa, Modesta berpesan untuk penyitas Covid-19 di Kota Bontang, agar bisa ikut berpartisipasi mendoron plasmanya dengan persyaratan sebagai berikut.

Persyaratan mendonor plasma konvalesen darah untuk penyitas Covid-19.

  1. Pernah didiagnosa sebagai Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 yang dibuktikan dengan hasil pemeriksaan Swab metode RT-PCR Covid-19 positif. Sudah dinyatakan Sembuh dengan hasil pemeriksaan negatif dua kali dengan pemeriksaan swab metode RT-PCR Covid-19 dan positif antibody Covid-19.
  2. Tidak memiliki gejala sakit Covid-19 dalam waktu 14 hari sebelum donor plasma.
  3. Pernah donor darah (lebih baik).
  4. Berusia 18-60 tahun.
  5. Berat badan minimal 55 Kg.
  6. Suhu tubuh 36,5 hingga 37,5 derajat Celsius.
  7. Tekanan darah berada pada rentan systole 90 hingga 160 mmHg dan Diastole 60 hingga 100 mmHg.
  8. Denyut nadi teratur yaitu sekitar 50 hingga 100 kali permenit.
  9. Homoglobin pada perempuan dan laki-laki memiliki 12,5 gr/dL, maksimal 17,0 gr/dL.
  10. Jumlah penyumbangan per tahun maksimal 12 liter dengan jarak penyumbangan minimal 14 hari.
  11. Calon donor melakukan pendaftaran terlebih dahulu dan menjalani pemeriksaan pendahuluan seperti berat badan, homoglobin, golongan darah, dan dilanjutkan pemeriksaan oleh dokter.
  12. Tidak pernah ditranfusi darah.
  13. Tidak ada riwayat sering pingsan.
  14. Tidak mendapatkan izin dari dokter untuk melakukan donor darah karena terkait dengan kondisi kesehatan :
  • Menderita diabetes
  • Memiliki penyakit jantung dan paru-paru
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Menderita epilepsy atau sering mengalami kejang
  • Menderita penyakit menular atau beresiko terkena penyakit menular seperti sifilis, HIV/AIDS, flu, hepatitis B atau C
  • Sedang mengkonsumsi obat-obatan tertentu
  • Memiliki gangguan pada darah seperti hemofilia dan thalassemia
  • Pernah menjadi pecandu narkoba atau minuman keras
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah melakukan tato atau tindik telinga
  • Dalam jangka waktu 72 jam setelah operasi gigi
  • Dalam jangka waktu 6 bulan sesudah operasi kecil
  • Sedang dalam kondisi hamil atau menyusui

[irp]

Untuk pendataan donor darah sukarela plasma konvalesen, bisa di cek langsung melalui http://bit.ly/ddsplasmakonvalesen. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Mayarakat Stay at HomePandemi Covid-19PMI BontangStok Darah Kian Menipis
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Alasan Ronald Tannur Anak Eks Anggota DPR Divonis Bebas dari Kasus Pembunuhan Kekasihnya
Hukum & KriminalTrending

Alasan Ronald Tannur Anak Eks Anggota DPR Divonis Bebas dari Kasus Pembunuhan Kekasihnya

By
Wili Wili
Isu Kepindahan Marc Marquez ke Ducati Lenovo Tim Menciptakan Efek Domino di MotoGP
OtomotifTrending

Isu Kepindahan Marc Marquez ke Ducati Lenovo Tim Menciptakan Efek Domino di MotoGP

By
akurasi 2019
Cut Intan Nabila Bolak-Balik ke Rumah Sakit: Kondisi Anak-Anak Usai Jadi Saksi dan Korban KDRT
Hukum & KriminalTrending

Cut Intan Nabila Bolak-Balik ke Rumah Sakit: Kondisi Anak-Anak Usai Jadi Saksi dan Korban KDRT

By
Wili Wili
BSSN Terima 1.293 Aduan Keamanan Siber Sepanjang 2020
Trending

BSSN Terima 1.293 Aduan Keamanan Siber Sepanjang 2020

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?