By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Birokrasi > Masyarakat Bontang Banyak Belum Paham New Normal, Abdul Samad: Edukasi Mesti Digencarkan
Birokrasi

Masyarakat Bontang Banyak Belum Paham New Normal, Abdul Samad: Edukasi Mesti Digencarkan

akurasi 2019
Last updated: Maret 17, 2021 5:34 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
protokol kesehatan covid-19
Anggota DPRD Bontang Abdul Samad mengingatkan pemerintah dan Dinkes agar memperhatikan protokol kesehatan selama masa new normal Covid-19. (Istimewa)
SHARE
protokol kesehatan covid-19
Anggota DPRD Bontang Abdul Samad mengingatkan pemerintah dan Dinkes agar memperhatikan protokol kesehatan selama masa new normal Covid-19. (Istimewa)

Akurasi.id, Bontang – Terhitung 1 Juni 2020 lalu, Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang telah menerapkan kebijakan new normal sebagai upaya pelonggaran terhadap pembatasan sosial wabah Covid-19. Hanya saja, dalam penerapannya, ternyata masih ada banyak masyarakat yang tidak menjalankan protokol kesehatan sebagai panduan atas penerapan new normal Covid-19.

baca juga: Minta Warga Direlokasi, DPRD Bontang Menyoroti PT GPK 

Hal itu dapat dilihat dengan masih banyaknya masyarakat yang berkumpul di kafe atau tempat makan tanpa memperhatikan physical distancing. Selain itu, masih banyak di antara masyarakat yang beraktivitas tanpa menggunakan masker.

Tak pelak, hal tersebut mendapatkan sorotan dari anggota DPRD Bontang, Abdul Samad, saat menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, Senin(16/6/20) lalu.

“Protokol kesehatan Covid-19 di masa new normal ini banyak yang diabaikan saya lihat. Saya pun melihatnya, bahwa masyarakat mengira jika pandemi Covid-19 ini telah berlalu, sehingga menggabaikan protkol kesehatan,” tuturnya.

Menurutnya, hingga saat ini baik dari pemerintah pusat maupun Tim Gugus Percepatan Covid-19 pusat belum menyatakan, jika wabah dari Covid-19 ini telah hilang. Dari itu seharusnya Pemkot Bontang, khususnya Dinkes maupun Tim Gugus Percepatan Covid-19 Bontang untuk bisa lebih gencar lagi dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat prihal apa itu new normal.

“Berikan edukasi yang lebih kepada masyarakat, jangan sampai dengan pemberlakuan new normal, ke depannya akan kembali menambah pasien positif di Bontang. Tak terlepas dari itu saya sangat mengapresiasi kerja keras rekan-rekan Tim Gugus Covid-19 dan pihak terkait lainnya karena kerja kerasnya saat ini Bontang telah zero pasien positif,” jelasnya.

Lanjutnya, dengan 13 kasus yang pernah terjadi lantas jangan membuat masyarakat lengah. Mengingat adanya Covid-19 di Bontang merupakan virus yang di bawa dari luar Bontang seharusnya untuk penjagaan pintu Bontang lebih bisa untuk diperketat lagi.

Sementara yang diketahui pintu masuk ke Bontang yang dijaga hanya Tugu Selamat Datang Bontang, tetapi apakah pernah dipikirkan pintu masuk yang berbatasan dengan Kukar yakni Santan dan dengan Kutim (Bukit kusnodo).

“Selama ini yang terkonfirmasi positif adalah orang -orang yang setelah melakukan perjalanan dari luar Bontang dan untuk masyaakat Bontang sendiri hingga saat ini belum ada yang pernah positif Covid-19 (transmisi lokal),” bebernya. “Apakah ada jaminan orang-orang yang masuk ke Bontang melalui dua jalur tersebut tidak akan membawa virus dari luar,” tambahnya. (*)

Penulis: Jisa
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Abdul SamadDPRD Bontangnew normalProtokol Kesehatansosialisasi
Share This Article
Facebook Copy Link Print

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Fuel Surcharge Naik, Siap-siap Harga Tiket Pesawat Ikutan Naik

Akurasi.id - Calon penumpang siap-siap merogoh kocek lebih dalam. Sejumlah maskapai penerbangan…

Rencana Beli BBM Subsidi Pakai STNK Dibatalkan Pertamina, Ini Alasannya

Akurasi.id - Rencana kewajiban menunjukkan Surat Tanda Nomor Kendaraan atau STNK saat…

Naik Lagi! Ini Harga BBM Non Subsidi per September 2026

Akurasi.id - Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi kembali mengalami penyesuaian.…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

pasar rawa indah
Birokrasi

Soroti Penataan Pasar Rawa Indah, Nursalam: Konsep yang Ditawarkan Sangat Amburadul

By
akurasi 2019
Cegah Kebocoran Retribusi Pajak dengan Tapping Box, Nursalam : 99 Persen Akurat
Kabar Politik

Cegah Kebocoran Retribusi Pajak dengan Tapping Box, Nursalam : 99 Persen Akurat

By
Devi Nila Sari
Setiap Semester, DPM-PTSP Berikan Penghargaan Pegawai Terbaik
Birokrasi

Setiap Semester, DPM-PTSP Berikan Penghargaan Pegawai Terbaik

By
akurasi 2019
Komisi III
Birokrasi

Komisi III DPRD Kaltim Segera Evaluasi Pelaksanaan Proyek Pemerintah

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?