By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > Ragam > Kabar Politik > Mahyunadi-Kinsu Bantah Lakukan Politik Uang, Turunkan Tim Kuasa Hukum Lakukan Investigasi
Kabar Politik

Mahyunadi-Kinsu Bantah Lakukan Politik Uang, Turunkan Tim Kuasa Hukum Lakukan Investigasi

akurasi 2019
Last updated: Desember 5, 2020 10:43 am
By
akurasi 2019
Share
5 Min Read
Mahyunadi-Kinsu Bantah Lakukan Politik Uang, Turunkan Tim Kuasa Hukum Lakukan Investigasi
Tim kuasa hukum Paslon 01 Mahyunadi-Kinsu saat menggelar kegiatan konferensi pers. (Redaksi Akurasi.id)
SHARE
Mahyunadi-Kinsu Bantah Lakukan Politik Uang, Turunkan Tim Kuasa Hukum Lakukan Investigasi
Tim kuasa hukum Paslon 01 Mahyunadi-Kinsu saat menggelar kegiatan konferensi pers. (Redaksi Akurasi.id)

Mahyunadi-Kinsu bantah lakukan politik uang, turunkan tim kuasa hukum lakukan investigasi. Kuasa hukum Mahyunadi mencurigai, adanya upaya pengiringan opini yang tidak baik dalam perkara itu oleh paslon tertentu, sehingga perlu adanya pembuktian segera.

Akurasi.id, Sangatta – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kutai Timur (Kutim) Mahyunadi-Lulu Kinsu secera tegas membantah adanya isu dugaan politik uang yang dialamatkan kepada pihaknya. Sebagai upaya pembuktian, selain mendorong pihak berwenang mendalami kebenaran isu itu, Mahyunadi-Kinsu juga akan menurunkan tim kuasa hukumnya untuk melakukan proses investasi terhadap itu tersebut.

Itu disampaikan Kuasa Hukum Mahyunadi-Kinsu, Lukas Himuq saat menggelar kegiatan konferensi pers di sekretariat pemenangan pasangan nomor urut 1 Mahyunadi-Kinsu di Jalan Yos Sudarso I, Sangatta Utara, Jumat tadi malam (4/11/2020).

[irp]

Kepada awak media, Lukas menegaskan, bahwa Mahyunadi-Kinsu tidak pernah menginstruksikan tim pemenangan atau relawannya untuk melakukan politik uang. Karenanya, mereka merasa cukup kecewa dengan tim salah satu paslon yang terlalu dini menyimpulkan bahwa pihaknya telah melakukan politik uang.

Selain itu, dia juga menyayangkan, adanya upaya pengiringan opini publik yang tidak baik dengan adanya isu tersebut oleh salah satu tim paslon. Apalagi, dari dugaan politik uang itu, pihak berwenang seperti Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kutim juga belum mengeluarkan pernyataan apapun.

“Kami melihat, ada tim paslon lain yang terlalu dini menyimpulkan politik uang telah dilakukan paslon Mahyunadi-Kinsu. Dan itu jujur saja sangat merugikan paslon 01 dan juga mencederai proses demokrasi saat ini, karena dengan isu miring itu terbangun opini publik yang tidak baik,” kata Lukas.

Kuasa Hukum Mahyunadi-Kinsu Curigai Adanya Upaya Pengiringan Opini

Kuasa hukum Mahyunadi-Kinsu mengendus adanya sejumlah kejanggalan dalam isu dugaan politik uang yang dihembuskan di berbagai media sosial dan masyarakat saat ini. Pasalnya, dalam perkara itu, tidak dijelaskan bagaimana temuan atas dugaan politik uang tersebut.

“Dalam kasus ini sendiri terbilang ambigu. Tidak jelas kapan (politik uang) itu diberikan. Apakah itu upaya tangkap tangan atau seperti apa, juga tidak jelas. Makanya perlu adanya pembuktian. Karena siapa yang memberikan dan penerimanya, pun tidak disebutkan,” tutur Arianto yang juga anggota Kuasa Hukum Mahyunadi-Kinsu pada kesempatan itu.

Ia menambahkan, apabila kasus dugaan politik uang yang dialamatkan kepada paslon 01 selaku kliennya itu masuk dalam operasi tangkap tangan (OTT), maka pasti ada pemberi dan penerimanya. Anehnya, hingga dengan saat ini, yang demikian itu tidak ada dijelaskan.

“Makanya, jangan langsung main menyimpulkan begitu saja, bahwa seolah-seolah (dugaan politik uang) itu dilakukan oleh tim paslon 01. Saya kira, tentu ada konsekuensi hukum ketika ada pihak yang sengaja menggiring opini ini,” imbuhnya.

Kuasa Hukum Mahyunadi-Kinsu Akan Turun Lakukan Investigasi

Anggota Kuasa Hukum Mahyunadi-Kinsu, Abdul Karim yang turut hadir dalam kegiatan konferensi, menyampaikan kalau pihaknya akan turun untuk melakukan proses investasi atas isu dugaan politik uang yang dialamatkan kepada paslon 01. Pihaknya juga mendapati adanya banyak kejanggalan dalam perkara tersebut.

“Untuk temuan pecahan uang dan gambar, kami melihatnya masih begitu sumir. Makanya, kami heran ada tim paslon lain yang begitu cepat menyimpulkan itu politik dari paslon 01,” ucapnya.

Menurutnya, proses investigasi terhadap isu dugaan politik uang itu perlu dilakukan, agar tidak ada upaya pengiringan opini yang tidak baik. Karena hal itu dinilai dapat memicu konflik di masyarakat. Mengingat saat ini pihak berwenang belum mengeluarkan pernyataan resmi.

“Secepatnya kami akan lakukan investigasi. Supaya kita bisa buktikan sama-sama apa yang sebenarnya terjadi. Kami akan menggelar perkara itu, supaya memastikan bahwa apa yang ada sekarang adalah upaya pengiringan opini,” tegasnya.

[irp]

Untuk diketahui, sebelumnya beredar kabar jika telah terjadi politik uang di salah satu desa di Kecamatan Sangkulirang. Di mana, dalam isu yang dihembuskan di media sosial itu, menyebutkan jika dugaan politik uang itu dilakukan oleh tim paslon 01, yakni Mahyunadi-Kinsu.

Hanya saja, atas isu sendiri tidak jelas bagaimana proses dugaan politik uang itu terjadi. Karena, dalam isu yang berkembang di media sosial, hanya menampakkan foto uang sebesar Rp300 ribu yang disertai contoh kertas surat suara bergambarkan Mahyunadi-Kinsu yang telah di foto kopi. (*)

Penulis: Tim Redaksi Akurasi.id
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Bantah Lakukan Politik UangLakukan InvestigasiMahyunadi-KinsuTurunkan Tim Kuasa Hukum
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Komisi II DPRD Beri Masukan Pemkot Bontang, Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi
Kabar Politik

Komisi II DPRD Beri Masukan Pemkot Bontang, Upaya Meningkatkan Pertumbuhan Ekonomi

By
Devi Nila Sari
Acis Maidy Muspa. (Istimewa)
Kabar Politik

Tahapan Pilkada Belum Diadakan Sebelum Anggaran Disepakati Pemerintah

By
akurasi 2019
PDIP Umumkan Ganjar Pranowo Capres 2024
HeadlineKabar Politik

PDIP Umumkan Ganjar Pranowo Capres 2024

By
Rachman Wahid
BAWASLU KUTIM
Kabar Politik

Lantik 27 Panwascam, Ketua Bawaslu Kutim Ingatkan Pentingnya Independen dan Profesionalitas

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?