By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Korban Meninggal Terus Bertambah, Kini Tragedi Kanjuruhan Telan 174 Orang
HeadlineTrending

Korban Meninggal Terus Bertambah, Kini Tragedi Kanjuruhan Telan 174 Orang

Devi Nila Sari
Last updated: Oktober 2, 2022 6:04 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Korban Meninggal Terus Bertambah, Kini Tragedi Kanjuruhan Telan 174 Orang
Tragedi Kanjuruhan yang menyebabkan ratusan orang meninggal dunia. (Dok Getty)
SHARE

Korban dalam tragedi Kanjuruhan terus bertambah. Berdasarkan data terbaru yang diumumkan Wakil Gubernur Jatim Emil Dardak, kini korban mencapai 174 orang.

Akurasi.id, Malang – Korban meninggal dunia dalam tragedi Kanjuruhan usai laga Arema vs Persebaya, Sabtu (1/10/2022) terus bertambah. Menurut data (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Jawa Timur, kini korban meninggal akibat tragedi itu berjumlah 174 orang.

Sementara, total ada 11 korban luka berat. Dan 298 orang lainnya mengalami luka ringan. Usai kejadian itu, sejumlah korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sebelumnya, korban meninggal dunia dalam tragedi ini dikabarkab berjumlah 127 orang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Minggu (2/10/2022) sebagaimana melansir CNN Indonesia. “Data BPPD Jatim pada pukul 10.30 tadi memang demikian, 174 korban meninggal,” tuturnya.

Adapun rumah sakit yang menjadi rujukan adalah RSUD Kanjuruhan, RS Wava Husada, Klinik Teja Husada, RSUD Saiful Anwar, RSI Gondanglegi, RSU Wajak Husada, RSB Hasta husada, dan RSUD Mitra Delima.

“RS Saiful Anwar tadi sudah membantu identifikasi. Ada lebih dari 10 korban jiwa yang belum bisa teridentifikasi. Kalau ada keluarga yang mau lapor itu poskonya [crisis center] ada di depan Balai Kota Malang. Kontaknya 112, di BPPD Kota Malang,” sambung Emil.

Penyebab Tragedi Kerusuhan Kanjuruhan

Sebagai informasi, kericuhan Stadion Kanjuruhan bermula usai pertandingan antara Arema FC kalah 2-3 melawan Persebaya. Penonton yang kecewa lantaran tim kesayangan kalah di kandang sendiri, akhirnya terbakar emosi. Menerobos turun untuk menemui para pemain Arema FC dan oficial menuntut pertanggungjawaban.

“Terkait dengan proses pertandingan tidak ada permasalahan, semuanya selesai. Permasalahan terjadi pada saat setelah selesai, terjadi kekecewaan dari para penonton yang melihat tim kesayangannya tidak pernah kalah selama 23 tahun bertanding di kandang sendiri,” kata Nico dalam konferensi pers di Polres Malang, sebagaimana melansir detikJatim, Minggu (2/10/2022).

Kata Nico, turunnya para supporter ke lapangan menyebabkan kericuhan. Bahkan, penonton yang anarkis tersebut sampai menyerang petugas kepolisian hingga merusak sejumlah fasilitas stadion. Hal tersebut membuat petugas akhirnya menembakkan gas air mata kepada supporter tersebut.

Namun nahas, akibat tembakan gas air mata itu, para penonton pergi keluar di satu titik yang diperkirakan sebagai pintu 10. Kemudian, terjadilah penumpukan massa dan korban mulai berjatuhan.

“Di dalam proses penumpukan itulah terjadi sesak nafas akibat kurang oksigen. Kemudian, tim medis dan tim gabungan melakukan upaya penolongan yang ada di dalam stadion. Setelah itu, di evakuasi ke beberapa rumah sakit,” terang Nico.

Sementara, Kadinkes Kabupaten Malang Wiyanto Widodo menyebut, penyebab korban tragedi Stadion Kanjuruhan Malang meninggal dunia adalah karena mayoritas mengalami sesak nafas dan terinjak-injak karena panik.

Senada, Menko Polhukam Mahfud Md menegaskan, penyebab tragedi Stadion Kanjuruhan Malang bukan bentrok antarsuporter. Melainkan korban meninggal dunia karena desak-desakan dan terinjak.

“Perlu saya tegaskan bahwa tragedi Kanjuruhan itu bukan bentrok antarsuporter Persebaya dengan Arema. Sebab, pada pertandingan itu suporter Persebaya tidak boleh ikut menonton,” kata Mahfud dalam akun Instagram-nya masih melansir detik.com. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Korban Tragedi KanjuruhanKronologi Tragedi KanjuruhanPenyebab Tragedi KanjuruhanTragedi Kanjuruhan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kazakhstan Darurat Nasional, Pemerintah Putus Akses Internet untuk Redam Rusuh
HeadlineKabar PolitikTrending

Kazakhstan Darurat Nasional, Pemerintah Putus Akses Internet untuk Redam Rusuh

By
akurasi 2019
Prabowo Subianto Dorong Investasi Amerika Serikat di Indonesia, Bertemu Pejabat AS dan Donald Trump
HeadlineKabar Politik

Prabowo Subianto Dorong Investasi Amerika Serikat di Indonesia, Bertemu Pejabat AS dan Donald Trump

By
Wili Wili
Klaim Batik dari Malaysia, Miss World Malaysia Minta Maaf
HeadlineTrending

Klaim Batik dari Malaysia, Miss World Malaysia Minta Maaf

By
Devi Nila Sari
Kronologis Mantan Cawabup Kutim Lulu Kinsu Ditangkap Polda Kalteng, Dilaporkan Penipuan Bisnis BBM Sejak 2019
Trending

Kronologis Mantan Cawabup Kutim Lulu Kinsu Ditangkap Polda Kalteng, Dilaporkan Penipuan Bisnis BBM Sejak 2019

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?