By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Kurang Uang Beli Sabu-Sabu, Warga Samarinda Mengamuk hingga Tewas Dikeroyok
News

Kurang Uang Beli Sabu-Sabu, Warga Samarinda Mengamuk hingga Tewas Dikeroyok

Devi Nila Sari
Last updated: Juli 6, 2021 4:01 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Kurang Uang Beli Sabu-Sabu, Warga Samarinda Mengamuk hingga Tewas Dikeroyok
Kurang uang beli sabu-sabu, warga Samarinda mengamuk hingga tewas dikeroyok.
SHARE
Kurang Uang Beli Sabu-Sabu, Warga Samarinda Mengamuk hingga Tewas Dikeroyok
Kurang uang beli sabu-sabu, warga Samarinda mengamuk hingga tewas dikeroyok.

Kurang uang beli sabu-sabu, warga Samarinda mengamuk hingga tewas dikeroyok. Kepolisian mengungkap motif penyerangan di Jalan Ahmad Dahlan Samarinda beberapa waktu lalu, dari dua tersangka utama yang telah berhasil ditahan.

Akurasi.id, Samarinda – Titik terang kasus pengeroyokan yang menewaskan Jumriansyah di tangan sekelompok orang telah terungkap. Kepolisian mengungkap motif penyerangan di Jalan Ahmad Dahlan Samarinda yang terjadi beberapa waktu lalu, dari dua tersangka utama yang telah ditahan.

Sebelumnya, tim gabungan dari Jatanras Polda Kaltim, Satreskrim Polresta Samarinda, dan Polsek Samarinda Kota, menyimpulkan kedua tersangka yang kini telah ditahan merupakan pelaku utama pembunuhan warga Samarinda Seberang itu.

Kedua tersangka dengan brutal menghantam kepala Jumriansyah menggunakan sebatang kayu. Akibatnya korban menderita luka di bagian kepalanya dan tewas seketika. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Kanit Jatanras Satreskrim Polresta Samarinda Ipda Dovie Eudy melalui sambungan telepon, Selasa (6/7/2021).

Ipda Dovie menerangkan, motif penyerangan sekelompok orang tersebut terhadap korban lantaran urusan narkoba. Korban kurang uang beli sabu-sabu. “Motifnya ternyata gara-gara korban mau beli sabu, tapi uangnya kurang,” ungkapnya.

Lebih lanjut dikisahkan oleh polisi perwira menengah tersebut. Disebutkan pada Minggu (27/6/2021) dini hari lalu, korban awalnya melangsungkan pesta miras dengan rekan-rekannya di salah satu tempat hiburan malam (THM), yang terdapat di kawasan Kecamatan Samarinda Kota.

Sepulangnya usai pesta miras dengan rekan-rekannya, korban kemudian hendak membeli sabu dengan salah satu pengedar kenalannya yang berada di Gang Bakti, Jalan Lambung Mangkurat, Kecamatan Samarinda Kota. “Dalam keadaan mabuk itu dia mendatangi salah seorang kenalannya hendak membeli sabu,” ucapnya.

[irp]

Singkatnya, saat sedang transaksi, uang yang diberikan korban ternyata kurang. Karena uang yang diberikan tak sesuai harga, pengedar itu enggan untuk memberikan dua poket sabu yang sebelumnya sudah dipesan oleh korban.

Karena tak mendapatkan sabu, korban lantas mengamuk. Dengan berbekal sebilah badik, korban menyerang siapa pun yang ada di hadapannya. Akibat kebrutalannya itu, salah seorang warga sampai mengalami luka di bagian lehernya.

Kurang Uang Beli Sabu-Sabu, Warga Samarinda Mengamuk hingga Tewas Dikeroyok
Lokasi di mana Jumriansyah tewas akibat dikeroyok sekelompok orang (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Warga yang geram dengan tingkah korban lantas menyerang balik. Sadar karena kalah jumlah, korban kemudian kabur. Hingga akhirnya korban terjatuh di pinggir Jalan Ahmad Dahlan. Warga yang kadung geram kemudian mengeroyok korban hingga bersimbah darah dan meregang nyawa.

“Kalau dia tidak menebas orang mungkin tak sampai (dikeroyok) begitu,” terangnya. Masih Dovie menyampaikan, kedua tersangka kini masih menjalani pemeriksaan dan penahanan di Polsek Samarinda Kota.

[irp]

“Untuk laporan polisi kemarin yang menangani Polsek Samarinda Kota. Tapi yang backup dan menangkap kedua tersangka ini dari Satreskrim Polresta Samarinda. Sekarang yang bersangkutan sedang dilidik di Polsek Samarinda Kota. Jadi masih dikembangkan lagi,” tandasnya

Selain itu, untuk pelaku lainnya yang turut terlibat di dalam aksi pengejaran dan pengeroyokan terhadap korban. Hingga kini pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap mereka. “Kelanjutan dari hasil penyelidikan untuk DPO (daftar pencarian orang) tetap kita cari,” ungkapnya.

Lanjut Ipda Dovie menjelaskan, kendati pihaknya telah menahan pelaku utama di balik penyerangan, namun pihaknya masih terus melakukan pengejaran terhadap pelaku lainnya yang terlibat dalam penyerangan. “Dikarenakan yang ikut-ikutan memukul ini kan tetap pengeroyokan jatuhnya. Meskipun penyebab kematiannya gara-gara dari hantaman kayu kedua tersangka ini,” jelasnya.

Dari hasil penyelidikan sementara, diketahui orang yang terlibat dalam aksi pengeroyokan itu ada sebanyak tujuh orang. “Tapi saat korban terjatuh dan ikut memukul itu masih belum diketahui. Yang jelas, dua tersangka ini mengakui, kalau merekalah yang menghantam korban menggunakan kayu hingga korban meninggal dunia,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Kasus KriminalnarkobaPengeroyokanSabu-Sabu
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pulang Perjalanan Dinas, Mobil Anggota DPRD Bontang Kecelakaan di Jalur Tol Balsam
HeadlinePeristiwa

Pulang Perjalanan Dinas, Mobil Anggota DPRD Bontang Kecelakaan di Jalur Tol Balsam

By
Devi Nila Sari
Presiden Prabowo Putuskan 4 Pulau Sengketa Resmi Milik Aceh, Polemik dengan Sumut Selesai
HeadlinePeristiwa

Presiden Prabowo Putuskan 4 Pulau Sengketa Resmi Milik Aceh, Polemik dengan Sumut Selesai

By
Wili Wili
Bazar Ramadan Pangan Murah di Rusun Pasar Rumput, Pemprov DKI Jakarta Sediakan 3.000 Paket Sembako
HeadlinePeristiwa

Bazar Ramadan Pangan Murah di Rusun Pasar Rumput, Pemprov DKI Jakarta Sediakan 3.000 Paket Sembako

By
Wili Wili
Pramono Anung Larang Lapangan Padel Baru di Perumahan Jakarta, Wajib di Zona Komersial
HeadlinePeristiwa

Pramono Anung Larang Lapangan Padel Baru di Perumahan Jakarta, Wajib di Zona Komersial

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
  • Range Hood
  • update apk slot Mahjong
  • RK88 Apk Slot
  • Apk Slot Paling Gacor
  • slot apk RK88
  • Apk Slot Mahjong Terbaru Update
  • link slot apk gacor hari ini
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?