By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Kurang dari 4 Jam Warga Sungai Kunjang Digegerkan Penemuan 2 Mayat di Tempat Berbeda
Trending

Kurang dari 4 Jam Warga Sungai Kunjang Digegerkan Penemuan 2 Mayat di Tempat Berbeda

akurasi 2019
Last updated: Agustus 5, 2020 8:36 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Kurang dari 4 Jam Warga Sungai Kunjang Digegerkan 2 Penemuan Mayat di Tempat Berbeda
Tim Gugus Tugas Covid-19 mengevakuasi mayat Sarono (50) warga Jalan KS Tubun Dalam. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Kurang dari 4 Jam Warga Sungai Kunjang Digegerkan 2 Penemuan Mayat di Tempat Berbeda
Tim Gugus Tugas Covid-19 mengevakuasi mayat Sarono (50) warga Jalan KS Tubun Dalam. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Warga Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda, digegerkan dengan penemuan 2 mayat dalam waktu kurang dari 4 jam pada Selasa (4/8/2020). Penemuan awal mayat berada di Jalan Untung Suropati tepatnya di Terminal Bus Sungai Kunjang, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.

baca juga: Warga Mendadak Demo Pemprov Kaltim, Minta Aktivitas Pembongkaran SKM Dihentikan, Kenapa?

Mayat yang diketahui berjenis kelamin laki-laki itu bernama Sarono (50) warga Jalan KS Tubun Dalam Gang 07 yang sehari hari bekerja sebagai buruh pasir yang berjarak tak jauh dari terminal. Mayat Sarono ditemukan Sumiarti seorang pembersih terminal pada pukul 04.30 Wita saat sedang membersihkan terminal.

“Saat malakukan bersih-bersih di tempat tunggu Terminal Bus Sungai Kunjang sekitar pukul 04.30 Wita, saksi melihat korban tertidur di kursi tempat tunggu penumpang, pada saat saksi akan membersihakan kursi tersebut korban dibangunkan oleh saksi, akan tetapi korban tidak ada respons,” jelas Kapolsek Sungai Kunjang Kompol Bambang Budianto saat diwawancara awak media Selasa (4/8/2020).

Kurang dari 4 Jam Warga Sungai Kunjang Digegerkan 2 Penemuan Mayat di Tempat Berbeda
Tim Gugus Tugas Covid-19 Samarinda juga mengevakuasi mayat Hamid Han (62) warga Jalan M Said Gang Polewali 10 C Kelurahan Lok Bahu Kecamatan Sungai Kunjang. (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)

Tak lama berselang Polsek Sungai Kunjang menerima kembali laporan penemuan mayat kedua yakni pria bernama Hamid Han (62) warga Jalan M Said, Gang Polewali 10 C, Kelurahan Lok Bahu, Kecamatan Sungai Kunjang

Pria yang hanya tinggal sendiri di kediamannya itu pertama kali ditemukan oleh tetangganya yang curiga dengan kondisi korban yang tak kunjung bangun saat mengetok pintu rumah korban untuk menanyakan kondisi aliran air yang kurang deras.

“Pada pukul 13.30 Wita, saat tetangga korban bernama Tara ingin bertanya karena aliran keran air yang kurang deras, kemudian Tara mengecek kontrakan korban dan menemukan korban dalam keadaan tengkurap menggunakan celana dan sarung,” paparnya

Korban yang diketahui tinggal sendiri di rumah keluarganya itu, terakhir terlihat pada malam sebelum meninggal saat berada di pos kamling yang berada di dekat kediamannya. “Dari penuturan saksi, korban memang pernah masuk rumah sakit lantaran sakit yang di derita, saat ini kami sedang memanggil keluarga korban untuk mengurus jenazah,” pungkasnya.

Ditemui terpisah, Kanit Inafis Polres Samarinda, Ipda Yipno Hadi mengatakan, bahwa dari dua mayat yang ditemukan hari ini semua di tangani sesuai protokol Covid-19.

“Keduannya kami evakuasi secara protokol, namun untuk mayat pertama saat kami bawa ke RSUD AW Sjahranie, diperjalanan keluarga korban datang untuk membawa pulang langsung untuk segera dikebumikan,” jelas Ipda Yipno saat berada di TKP penemuan mayat di M Said.

Selanjutnya mayat kedua dibawa ke RSUD AW Sjahranie. Untuk pemeriksaan awal, kedua mayat diduga meninggal lantaran penyakit yang di idap. “Saat pemeriksaan awal tim Inafis tak menemukan tanda-tanda kekerasan, untuk sementara diduga kedua korban meninggal lantaran penyakit yang di derita,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Dirhanuddin

TAGGED:Covid-19Inafasi Polres Samarindapenemuan 2 mayatPenemuan Mayatpolres samarindaSungai Kunjang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Politisi Senior Golkar Dahri Yasin Tutup Usia, Makmur: Kita Kehilangan Orang Baik dan Cerdas
Trending

Politisi Senior Golkar Dahri Yasin Tutup Usia, Makmur: Kita Kehilangan Orang Baik dan Cerdas

By
akurasi 2019
Pengamanan Ketat Polisi Saat Demonstrasi di Kantor Bawaslu
HeadlineTrending

Pengamanan Ketat Polisi Saat Demonstrasi di Kantor Bawaslu

By
akurasi 2019
Alasan Putra Megawati Tidak Hadir di Rakernas V PDIP Sejak Kemarin
Kabar PolitikTrending

Alasan Putra Megawati Tidak Hadir di Rakernas V PDIP Sejak Kemarin

By
Wili Wili
125 Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah
HeadlineTrending

125 Pegawai BPN Terlibat Mafia Tanah

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?