By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > KPK Ungkap Peran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku
HeadlinePeristiwa

KPK Ungkap Peran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku

Wili Wili
Last updated: Februari 7, 2025 10:41 am
By
Wili Wili
Share
4 Min Read
KPK Ungkap Peran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku
KPK Ungkap Peran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam Kasus Suap Harun Masiku. Foto: Kompas.
SHARE

Jakarta, Akurasi.id — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memaparkan dugaan keterlibatan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI-P Hasto Kristiyanto dalam kasus suap terkait pergantian antar waktu (PAW) anggota DPR RI periode 2019-2024. Informasi ini terungkap dalam persidangan praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang digelar Kamis (6/2/2025).

Contents
  • Janji Suap Rp 900 Juta hingga Peran Hasto Kristiyanto
  • Upaya Perintangan Penyidikan
  • Harun Masiku Masih Buron
  • Praperadilan Hasto Kristiyanto

Tim Biro Hukum KPK yang diwakili Kharisma Puspita Mandala menjelaskan bahwa lembaga antirasuah telah menerbitkan surat tugas penyelidikan tertutup sejak Desember 2019. Penyelidikan ini merupakan langkah awal untuk menggelar operasi tangkap tangan (OTT) yang berhasil menciduk sejumlah pihak pada 8 Januari 2020.

Dalam operasi tersebut, KPK menangkap kader PDI-P Saeful Bahri dan Donny Tri Istiqomah di sebuah rumah makan di kawasan Sabang, Jakarta Pusat. Selain itu, eks anggota Bawaslu Agustiani Tio Fridelina turut diamankan di kediamannya. KPK juga menciduk Wahyu Setiawan, mantan Komisioner KPU, di Bandara Soekarno-Hatta.

Janji Suap Rp 900 Juta hingga Peran Hasto Kristiyanto

Menurut pemaparan KPK, Saeful Bahri melakukan lobi ke KPU untuk memperlancar proses PAW Harun Masiku. Wahyu Setiawan awalnya meminta fee sebesar Rp 1 miliar. Namun, setelah negosiasi dengan Saeful Bahri dan Agustiani Tio Fridelina, disepakati angka Rp 900 juta.

“Saeful Bahri kemudian menyampaikan permintaan tersebut kepada Harun Masiku di Hotel Grand Hyatt. Harun menyanggupi biaya operasional sebesar Rp 1,5 miliar. Hasto Kristiyanto mempersilakan pemberian fee tersebut untuk pengurusan PAW Harun,” kata tim Biro Hukum KPK.

Hasto bahkan disebut menyanggupi untuk menalangi biaya suap demi mempercepat proses PAW Harun Masiku. “Pada 13 Desember 2019, Saeful Bahri melaporkan perkembangan kepada Hasto, yang kemudian menyatakan ‘bila perlu, saya akan menalanginya dulu biar urusan cepat selesai,’” ungkap KPK.

Upaya Perintangan Penyidikan

Hasto juga diduga berperan aktif dalam upaya perintangan penyidikan. Tim Biro Hukum KPK menyebut bahwa setelah OTT digelar, Saeful Bahri, Donny Tri Istiqomah, dan Agustiani Tio Fridelina berusaha menyamakan keterangan di Gedung Merah Putih KPK. Mereka sepakat menghapus informasi mengenai aliran dana Rp 400 juta yang berasal dari Hasto, dan menyatakan dana tersebut hanya berasal dari Harun Masiku.

“Perubahan keterangan ini direncanakan untuk menghilangkan jejak keterlibatan Hasto,” ujar KPK.

Mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan yang mendengar rencana tersebut kemudian memberikan informasi kepada KPK, yang menjadi dasar pendalaman lebih lanjut.

Harun Masiku Masih Buron

Harun Masiku yang telah ditetapkan sebagai tersangka sejak Januari 2020 masih buron hingga kini. KPK terus memperbarui upaya pencariannya, termasuk merilis empat foto terbaru Harun dan menyita mobilnya yang ditemukan terparkir di sebuah apartemen di Jakarta pada Juni 2024.

Praperadilan Hasto Kristiyanto

Pada akhir 2024, KPK resmi menetapkan Hasto Kristiyanto dan Donny Tri Istiqomah sebagai tersangka dalam kasus ini. Selain terlibat dalam suap, Hasto juga dijerat dengan pasal perintangan penyidikan.

Tidak terima dengan status tersangka, Hasto mengajukan praperadilan di PN Jaksel dengan nomor perkara 5/Pid.Pra/2025/PN.Jkt.Sel. Ia meminta hakim membatalkan status tersangkanya serta menyatakan tidak sah pencegahan ke luar negeri yang dilakukan KPK.

Sidang praperadilan ini akan menjadi momentum penting dalam menentukan langkah hukum berikutnya terkait kasus yang telah bergulir selama lima tahun tersebut.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:Berita PolitikHarun MasikuHasto KristiyantoKasus Korupsi KPUKasus Suap HarunKPKOTT KPKPDIPpraperadilan Hastosuap PAW DPRWahyu Setiawan
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Bayi 4 Bulan Alami Gegar Otak
HeadlineNewsPeristiwa

Dahsyatnya Ledakan Petasan di Blitar, Bayi 4 Bulan Alami Gegar Otak

By
Devi Nila Sari
Pemprov DKI Larang Kembang Api Saat Malam Pergantian Tahun Baru 2026
HeadlinePeristiwa

Pemprov DKI Larang Kembang Api Saat Malam Pergantian Tahun Baru 2026

By
Wili Wili
Erick Thohir Bubarkan Tiga BUMN yang Sudah Berhenti Beroperasi
HeadlineTrending

Erick Thohir Bubarkan Tiga BUMN yang Sudah Berhenti Beroperasi

By
akurasi 2019
Deddy Corbuzier Dilantik sebagai Stafsus Menhan: Ini Gaji dan Tugasnya
HeadlineKabar Politik

Deddy Corbuzier Dilantik sebagai Stafsus Menhan: Ini Gaji dan Tugasnya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?