By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Corak > KPC Kembangkan Peternakan di Lahan Bekas Tambang
Corak

KPC Kembangkan Peternakan di Lahan Bekas Tambang

akurasi 2019
Last updated: Juni 3, 2019 2:24 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
KPC Kembangkan Peternakan di Lahan Bekas Tambang
GM HSES PT KPC Imanuel saat menjelaskan pemanfaatan reklamasi tambang yang dilakukan oleh PT KPC. (Ella Ramlah/Akurasi.id)
SHARE
KPC Kembangkan Peternakan di Lahan Bekas Tambang
GM HSES PT KPC Imanuel saat menjelaskan pemanfaatan reklamasi tambang yang dilakukan oleh PT KPC. (Ella Ramlah/Akurasi.id)

Akurasi.id, Sangatta – Pemanfaatan lahan bekas tambang belum maksimal di Kalimantan Timur (Kaltim). Padahal areal eks tambang batu bara begitu luas dan menyimpan beragam potensi yang dapat menjadi sumber ekonomi masyarakat.

Namun terdapat sebagian perusahaan tambang yang berskala nasional telah berusaha mengembangkan lahan eks tambang. Salah satunya PT Kaltim Prima Coal (KPC). General Manager (GM) ESD PT KPC, Wawan Setiawan mengungkapkan, perusahaan yang dipimpinnya tidak semata memikirkan bisnis. Tetapi juga menjaga lingkungan hidup.

“Dalam aturan, kewajiban PT KPC hanya sebatas mereklamasi eks tambang. Tapi yang dilakukan KPC jauh lebih bermanfaat untuk masyarakat. Dari bekas tambang itu bisa menjadi sumber ekonomi untuk masyarakat sekitar,” paparnya saat menggelar buka puasa bersama dengan awak media Kutai Timur (Kutim) yang digelar di coffee shop area Tanjung Bara pada Jumat (31/5/19).

GM HSES PT KPC, Imanuel menambahkan, lahan bekas tambang kerap dibiarkan tandus dan tak produktif. Lain halnya dengan bekas pertambangan milik PT KPC. Perusahaan tambang batu bara milik Bakri Group ini mereklamasi dan mengembangkan peternakan sapi.

Kata dia, reklamasi bekas tambang merupakan cara yang tepat untuk membantu masyarakat. Pasalnya, bekas tambang dapat dimanfaatkan sebagai pusat peternakan, pengembangbiakan sapi perah, wisata alam, dan pembudidayaan tanaman khas Kalimantan seperti kayu ulin.

“Dengan adanya reklamasi bekas tambang hingga pemanfaatan lahan, maka ini cara yang tepat memanfaatkan sumber penghidupan baru bagi masyarakat. Salah satunya di bidang peternakan dan pengembangbiakan sapi perah. Ini termasuk penghasil susu terbesar di daerah yang bersuhu panas,” jelas Imanuel.

Pihaknya ingin menjadikan bekas tambang sebagai lahan produktif. Saat lahan tak menghasilkan batu bara, masyarakat dapat merasakan manfaatnya.

“Kami melatih masyarakat lokal agar bisa mengelola peternakan hingga bisa menjadi penghasil daging dan susu terbesar di Kaltim,” terangnya.

KPC Kembangkan Peternakan di Lahan Bekas Tambang
Karyawan PT KPC berfoto bersama dengan awak media usai menggelar buka puasa bersama. (Istimewa)

Dalam sebulan, produksi susu yang dihasilkan tak kurang dari 1.900 liter. Hasil produksi susu tersebut dijual tak hanya di Sangatta. Namun juga di Samarinda dan Balikpapan. Di samping susu segar, KPC juga mengolahnya menjadi produk sampingan seperti keju dan yoghurt.

Selain sapi, lahan bekas tambang dimanfaatkan untuk memelihara ayam petelur. “Intinya pengadaan dan pemanfaatan lahan bekas tambang ini menjadikan sumber ekonomi baru untuk masyarakat,” tutupnya. (*)

Penulis: Ella Ramlah
Editor: Ufqil Mubin

TAGGED:Lahan Bekas TambangPeternakanPT KPC
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Kuota Solar di Bontang Tahun Ini Turun, Padahal Kuota Sebelumnya Kurang
CorakHeadlineRagam

Kuota Solar di Bontang Tahun Ini Turun, Padahal Kuota Sebelumnya Kurang

By
Devi Nila Sari
HUT ke-3 Akurasi.id
CorakRagam

HUT ke-3 Akurasi.id, Merajut Semangat dan Inovasi Bersama Pembaca

By
Devi Nila Sari
Maknai HUT RI ke-77, Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Bersyukur
CorakHeadlineRagam

Maknai HUT RI ke-77, Gubernur Kaltim Ajak Masyarakat Bersyukur

By
Devi Nila Sari

AJI Biro Samarinda Adakan Diskusi untuk Menguak Pentingnya Jurnalisme Data

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?