By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka
Hukum & KriminalTrending

Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka

akurasi 2019
Last updated: Juni 27, 2024 2:00 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka
Konser Lentera Festival Ricuh, Ketua Panitia Kabur dan Jadi Tersangka. Foto: Tribunnews.
SHARE

Tangerang, Akurasi.id – Kericuhan terjadi pada konser Lentera Festival yang diadakan di Lapangan Sepak Bola Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Banten. Acara yang seharusnya menghadirkan hiburan musik ini berubah menjadi kekacauan setelah Ketua Panitia, Muhammad Dian Permana Angga (MDPA), kabur membawa uang sebesar Rp1,1 miliar sebelum konser dimulai.

Contents
  • Kronologi Kericuhan
  • Kaburnya Ketua Panitia
  • Penetapan Tersangka
  • Dampak dan Respons

Kronologi Kericuhan

Konser Lentera Festival yang digelar pada Minggu, 23 Juni 2024, dijadwalkan menghadirkan dua band papan atas Indonesia, NDX dan Guyon Waton. Namun, penonton yang hadir kecewa karena hingga waktu yang telah ditentukan, kedua band tersebut tidak tampil. Ketidakmunculan artis-artis ini disebabkan oleh pembayaran yang belum lunas dari pihak panitia.

Kekecewaan penonton berujung pada aksi anarkis di mana mereka naik ke atas panggung dan membakar sejumlah fasilitas konser. Panggung, alat musik, serta pagar pembatas dirusak dan dijarah oleh penonton yang marah.

Kaburnya Ketua Panitia

Kasat Reskrim Polresta Tangerang, Kompol Arief Nazarudin Yusuf, mengonfirmasi bahwa MDPA telah melarikan diri satu jam sebelum konser dimulai, sekitar pukul 17.00 WIB. Pengecekan di rumah MDPA menunjukkan bahwa ia sudah tidak berada di kediamannya. Pada Rabu, 26 Juni 2024, MDPA akhirnya ditangkap di daerah Leuwidamar, Baduy, Banten.

Penetapan Tersangka

Setelah dilakukan gelar perkara, MDPA resmi ditetapkan sebagai tersangka. Polisi masih mendalami motif di balik penggelapan dana konser tersebut dan mengumpulkan keterangan dari saksi-saksi untuk menghitung nilai kerugian yang dialami. Kerugian yang diakibatkan oleh kericuhan dan penggelapan dana ini mencapai ratusan juta rupiah.

Dampak dan Respons

Kericuhan yang terjadi di Lentera Festival tidak hanya merugikan penonton tetapi juga vendor yang menyediakan peralatan panggung. Vendor mengalami kerugian besar akibat alat musik dan fasilitas panggung yang dirusak serta belum menerima pembayaran dari panitia.

Pihak berwajib saat ini tengah menyelidiki lebih lanjut dan mengumpulkan bukti-bukti terkait kasus ini. Polisi juga berupaya menangkap pelaku lain yang mungkin terlibat dalam penggelapan dana dan kericuhan konser.

Kasus kericuhan di Lentera Festival menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara acara untuk memastikan transparansi dan kejujuran dalam pengelolaan dana. Penetapan MDPA sebagai tersangka diharapkan memberikan keadilan bagi para korban dan mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan acara-acara besar di masa mendatang.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Guyon WatonKericuhan KonserKonser Lentera FestivalLeuwidamar BaduyMDPAMuhammad Dian Permana AnggaNDXpenetapan tersangkapenggelapan danaPolresta Tangerang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pengusaha Kapal Asal Samarinda Meninggal Berstatus Positif, Keluarga Tolak Dimakamkan Secara Protokol Covid-19
Trending

Pengusaha Kapal Asal Samarinda Meninggal Berstatus Positif, Keluarga Tolak Dimakamkan Secara Protokol Covid-19

By
akurasi 2019
Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Piala Asia 2026, Erick Thohir Siapkan Evaluasi
OlahragaTrending

Timnas Indonesia U-23 Gagal ke Piala Asia 2026, Erick Thohir Siapkan Evaluasi

By
Wili Wili
Bisnis Ilegal Briptu Hasbudi: Tambang Emas hingga Pakaian Bekas
HeadlineHukum & Kriminal

Bisnis Ilegal Briptu Hasbudi: Tambang Emas hingga Pakaian Bekas

By
akurasi 2019
positif covid-19 kutim
Trending

4 Kasus Positif Covid-19 di Kutim, Terindikasi Kuat Sebagai Transmisi Lokal

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?