By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Headline > Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi
Headline

Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi

akurasi 2019
Last updated: November 15, 2023 5:40 pm
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi
Rapat Komisi III DPR RI: Agenda Kritis, Kontroversi, dan Proses Demokrasi. (Foto: Tribunnews)
SHARE

Akurasi, Nasional. Pada hari ini, 15 November 2023, Rapat Komisi III DPR RI menjadi sorotan utama dengan agenda yang kritis dan beberapa momen kontroversial yang mencerminkan dinamika politik di Indonesia menjelang Pemilihan Presiden 2024.

Rapat tersebut diawali dengan absennya Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Kapolri yang tidak hadir dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI pada Rabu tersebut menyebabkan berbagai interupsi dan pertanyaan dari anggota Komisi III. Ketidakhadirannya mengundang pertanyaan tentang prioritas dan keterlibatan Polri dalam menghadapi situasi politik saat ini, terutama menjelang Pemilu 2024.

Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto atau Bambang Pacul, memimpin rapat dan membacakan surat yang dikirim oleh Kapolri. Surat tersebut, bernomor B-9983/XI/2023 dan tanggal 13 November 2023, menginformasikan bahwa Kapolri diwakilkan oleh Kabaharkam, Komjen Muhamad Fadil Imran, selaku Kepala Operasi Mantab Brata 2023-2024. Meskipun Kapolri diwakilkan, rapat tersebut tetap dianggap mengikat Komisi III dengan Polri.

“Berkaitan dengan situasi tahun politik Pemilu 2024 dan sebagai pesta demokrasi, kami berharap Polri dapat memberikan kontribusi dan menjaga netralitas dalam mengawal proses demokrasi tersebut,” ujar Bambang Pacul dalam pengantar rapat.

Namun, momen menarik terjadi ketika salah satu anggota Komisi III, Trimedya Panjaitan dari Fraksi PDIP, menyuarakan ketidakpuasannya terkait ketidakhadiran Kapolri. Trimedya menyindir bahwa kehadiran Kapolri pada rapat tersebut tampaknya dianggap tidak penting, terutama dalam konteks persiapan Pemilu 2024 yang memerlukan keterlibatan aktif Polri.

“Kapolri yang tidak hadir dalam rapat ini, kok istimewa sekali sekarang,” ucap Trimedya Panjaitan dengan nada sindiran, menciptakan momen candaan di antara anggota Komisi III. Pernyataan ini mencerminkan ketegangan dan ketidakpastian terkait peran Polri dalam mengamankan proses demokrasi.

Di sisi lain, agenda rapat Komisi III juga mencakup paparan dari Kabaharkam Polri, Komjen Fadil Imran, tentang dugaan pendanaan pihak asing terhadap calon presiden dan calon wakil presiden yang bersaing dalam Pemilihan Presiden 2024. Dalam paparannya, Kabaharkam menyebutkan adanya kegiatan operasi intelijen asing yang memberikan bantuan dana secara gelap kepada koalisi calon tertentu.

Anggota Komisi III DPR Aboe Bakar Alhabsy menyampaikan kekhawatiran terkait temuan ini dan mendesak agar Kabaharkam menjelaskan apakah temuan tersebut adalah fakta yang dapat diungkap atau hanya analisis semata. Aboe juga menyoroti netralitas Polri dalam Pemilu 2024, mengajukan pertanyaan tentang penerapan langsung surat telegram Nomor 2407 yang dikeluarkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

“Bagaimana langkah menguasai aturan-aturan internal Polri tersebut? Apakah ada strategi khusus yang diambil oleh Polri untuk menjamin netralitas anggotanya?” tanya Aboe Bakar Alhabsy.

Pertanyaan tersebut mencerminkan kekhawatiran serius terkait integritas dan netralitas Polri dalam mengawal Pemilu 2024. Meskipun surat telegram telah dikeluarkan, masih ada keraguan dan ketidakpastian tentang bagaimana netralitas tersebut akan diterapkan di lapangan.

Rapat Komisi III kemudian diskors, dan Kabaharkam Polri belum memberikan jawaban resmi terhadap pertanyaan dan kekhawatiran yang diajukan oleh anggota Komisi III. Rapat tersebut menjadi panggung yang mencerminkan kompleksitas dan tantangan yang dihadapi oleh lembaga penegak hukum dalam memastikan integritas dan netralitasnya di tengah-tengah dinamika politik yang semakin kompleks menjelang Pemilu 2024.(*)

Editor: Ani

TAGGED:Komisi IIIRapat
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Siapkan Rotasi Pejabat Pemprov, Tunggu Persetujuan Kemendagri
HeadlineKabar Politik

Pj Gubernur Sumsel Elen Setiadi Siapkan Rotasi Pejabat Pemprov, Tunggu Persetujuan Kemendagri

By
Wili Wili
Prabowo Rapat Bersama Mendikdasmen: Fokus pada Peningkatan Pembelajaran Matematika
HeadlinePendidikan

Prabowo Rapat Bersama Mendikdasmen: Fokus pada Peningkatan Pembelajaran Matematika

By
Wili Wili
Gibran Rakabuming Pastikan Program Makan Gratis Punya Menu Khusus untuk Anak dengan Alergi
HeadlinePeristiwa

Gibran Rakabuming Pastikan Program Makan Gratis Punya Menu Khusus untuk Anak dengan Alergi

By
Wili Wili
Perjuangkan RUU Jalan Agar Infrastruktur Daerah Dibiayai APBN, Begini Sikap Fraksi Demokrat
HeadlineKabar Politik

Perjuangkan RUU Jalan Agar Infrastruktur Daerah Dibiayai APBN, Begini Sikap Fraksi Demokrat

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?