By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Kisah Terry Putri Bertahan Hidup di Amerika: Penghasilan Besar, Pajak Tinggi, dan Keputusan untuk Tetap Menjadi WNI
SelebritisTrending

Kisah Terry Putri Bertahan Hidup di Amerika: Penghasilan Besar, Pajak Tinggi, dan Keputusan untuk Tetap Menjadi WNI

Wili Wili
Last updated: September 3, 2024 3:00 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kisah Terry Putri Bertahan Hidup di Amerika: Penghasilan Besar, Pajak Tinggi, dan Keputusan untuk Tetap Menjadi WNI
Kisah Terry Putri Bertahan Hidup di Amerika: Penghasilan Besar, Pajak Tinggi, dan Keputusan untuk Tetap Menjadi WNI. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Terry Putri, seorang artis dan presenter ternama Indonesia, kini menghadapi tantangan hidup di Amerika Serikat. Bersama suaminya, Derly Darmawan, yang bekerja di negara tersebut, Terry memilih untuk ikut berjuang demi bertahan hidup. Terry kini bekerja sebagai pengantar makanan, pekerjaan yang tidak mudah, terutama di tengah kondisi cuaca ekstrem dan sistem pajak yang ketat di Amerika.

Menurut Terry, meskipun penghasilan sebagai pengantar makanan di Amerika Serikat terbilang besar, beban pajak yang harus dibayar juga tinggi. Ia menyebutkan bahwa sekitar 40 persen dari penghasilannya harus disetorkan sebagai pajak, belum lagi biaya hidup sehari-hari seperti makan dan transportasi. “Misalkan gajiku Rp 50 juta per bulan, tapi pajak penghasilannya bisa 40 persen,” ungkapnya.

Setiap hari, Terry harus bekerja selama delapan hingga sepuluh jam. Tantangan pekerjaan ini semakin berat saat ia harus menghadapi cuaca dingin yang ekstrem, dengan kakinya sering merasa beku karena salju. Bahkan, ia pernah dikejar anjing saat sedang bekerja. Namun, dengan dukungan penuh dari suaminya, Terry tetap semangat. “Suami malah nyuruh aku kerja, lebih mensupport suami saja,” ujarnya.

Tidak hanya bekerja sebagai pengantar makanan, Terry juga membantu suaminya di rumah dan menjalankan berbagai tugas domestik. “Setelah urusan rumah, suami, dan memasak sampai berbenah rumah selesai, aku keluar rumah untuk bekerja,” jelasnya. Selain itu, Terry tetap berkomitmen untuk melaksanakan ibadahnya meski di tengah kesibukan, dan memilih pulang untuk salat karena jarangnya masjid di Amerika.

Terry juga menghadapi kendala terkait status kewarganegaraannya. Karena masih memegang paspor Indonesia, ia hanya bisa tinggal di Amerika Serikat selama enam bulan setiap kali kunjungan. Hal ini membuatnya harus sering bolak-balik Indonesia untuk memperpanjang masa tinggal. “Jadi, kita masuk Amerika paling lama boleh tinggal di sana 6 bulan, sebelum 6 bulan aku harus keluar dulu,” jelas Terry.

Meskipun banyak yang menyarankan untuk pindah kewarganegaraan atau mengambil greencard, Terry memilih untuk tetap menjadi warga negara Indonesia. “Iya, aku akan tetap jadi WNI, Indonesian proud banget. Tapi memang harus tinggal di sana,” tegasnya. Bahkan, ia dan suaminya sudah merencanakan untuk kembali ke Indonesia saat suaminya pensiun.

Di tengah segala tantangan, Terry Putri menunjukkan keteguhan dan dedikasinya untuk bertahan hidup sambil tetap menjunjung identitasnya sebagai warga negara Indonesia. Keputusannya untuk tidak berpindah kewarganegaraan menjadi cerminan rasa cintanya terhadap tanah air, meski harus menghadapi berbagai kendala di negara asing.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:artis Indonesia di Amerikabekerja di luar negerihidup di Amerikakewarganegaraan Indonesiapajak tinggi di Amerika Serikat.pengantar makananpenghasilan besar pajak tinggiperjuangan hidup di luar negeriTerry PutriWNI di Amerika
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Viral Lapas Cibinong Ada Fasilitas Mewah Bak Hotel, Ini Daftar Penghuninya

Akurasi.id, Jakarta – Jagat maya kembali dihebohkan temuan Ombudsman RI di Lembaga…

Akhiri Puasa 28 Tahun! Indonesia Akhirnya Raih Emas di Asian Games 2026

Akurasi.id, Jakarta - Penantian 28 tahun akhirnya berakhir. Indonesia resmi pecah telur…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Sebelum Bakar Diri, Reza Sempat Izin Pemilik Kos untuk Bawa Perempuan Menginap Semalam di Medan
Hukum & KriminalTrending

Sebelum Bakar Diri,Reza Sempat Izin ke Pemilik Kos Bawa Keponakannya Numpang Semalam

By
Wili Wili
Polisi Gerebek Ruko Kasino di Bandung, Sita Rp 359 Juta dan Ungkap Modus Kamuflase Futsal
Hukum & KriminalTrending

Polisi Gerebek Ruko Kasino di Bandung, Sita Rp 359 Juta dan Ungkap Modus Kamuflase Futsal

By
Wili Wili
Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Setop Sementara Penjualan Obat Sirup
HeadlineKesehatanRagamTrending

Antisipasi Gangguan Ginjal Akut pada Anak, Kemenkes Instruksikan Apotek Stop Penjualan Obat Sirup

By
Devi Nila Sari
Ardio Taulany Minta Andre dan Erin Berdamai, Sebut Tak Ada Masalah Serius di Rumah Tangga
SelebritisTrending

Ardio Taulany Minta Andre dan Erin Berdamai, Sebut Tak Ada Masalah Serius di Rumah Tangga

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?