By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Hukum & Kriminal > Kisah Iptu Rudiana, Ayah Eky, dalam Mencari Keadilan untuk Anak dan Vina
HeadlineHukum & Kriminal

Kisah Iptu Rudiana, Ayah Eky, dalam Mencari Keadilan untuk Anak dan Vina

Yori Akurasi
Last updated: Mei 19, 2024 9:11 am
By
Yori Akurasi
Share
5 Min Read
Kisah Iptu Rudiana, Ayah Eky, dalam Mencari Keadilan untuk Anak dan Vina
Kisah Iptu Rudiana, Ayah Eky, dalam Mencari Keadilan untuk Anak dan Vina. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id. Jakarta – Iptu Rudiana, seorang perwira polisi berpangkat Inspektur Polisi Satu (Iptu), kini menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan di Kabupaten Cirebon. Namun, di balik kariernya yang cemerlang, Iptu Rudiana menyimpan luka mendalam. Ia adalah ayah dari Muhammad Rizky alias Eky, pacar Vina yang juga menjadi korban pembunuhan brutal di Cirebon pada tahun 2016.

Contents
  • Perjuangan Seorang Ayah
  • Penghargaan dan Dedikasi
  • Tiga Buron yang Masih Dicari
  • Bareskrim Polri Turun Tangan
  • Harapan untuk Keadilan

Perjuangan Seorang Ayah

Kasus pembunuhan Vina dan Eky terjadi di depan SMP 11 Kalitanjung, Cirebon, pada 27 Agustus 2016. Selain dibunuh, Vina juga diperkosa secara bergiliran oleh para pelaku. Peristiwa tragis ini membawa duka mendalam bagi keluarga korban, terutama bagi Iptu Rudiana yang harus menghadapi kehilangan anaknya dengan cara yang begitu kejam.

Dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, @rudianabison, pada Jumat (17/5), Iptu Rudiana menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk tidak memberikan pernyataan yang menyakiti keluarga korban. “Saya adalah orang tua kandung dari Muhammad Rizky atau Eky. Saya mohon kepada seluruh warga negara Indonesia, agar jangan membuat kami lebih sakit,” katanya.

Rudiana menuturkan bahwa ia tidak berdiam diri selama ini. Ia bersama dengan jajaran satuan Reskrim, ikut menangkap beberapa pelaku pembunuhan anaknya. “Eky adalah anak kandung kami yang menjadi korban dari kelompok-kelompok yang kejam. Saya tidak diam dan saya terus berupaya dan bekerja sama dengan Reskrim,” katanya.

Penghargaan dan Dedikasi

Sebelum menjabat sebagai Kapolsek Kapetakan, Iptu Rudiana pernah menjabat sebagai Kapolsek Kesambi. Dedikasinya dalam mengungkap berbagai kasus kriminal membuahkan penghargaan. Ia menerima penghargaan usai mengungkap pelaku pencurian kendaraan bermotor di wilayah hukum Kesambi. Pemberian penghargaan tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolres Cirebon Kota Nomor: Kep/31/IX/2023 yang ditandatangani oleh Kapolres Cirebon Kota AKBP Muhammad Rano Hadiyanto.

Nama Iptu Rudiana kembali mencuat setelah ia memberikan keterangan terkait kasus yang menewaskan anaknya. Dalam pesannya, Rudiana mengajak masyarakat untuk berempati dan tidak memperkeruh suasana dengan komentar-komentar yang tidak sensitif.

Tiga Buron yang Masih Dicari

Kasus pembunuhan Vina dan Eky masih menyisakan misteri hingga saat ini. Tiga pelaku utama masih buron dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO), yakni Pegi alias Perong, Andi, dan Dani. Dari ketiganya, Pegi alias Perong dikabarkan berada di Jakarta.

Polda Jabar terus melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap ketiga pelaku tersebut. Dirkrimum Polda Jabar, Kombes Surawan, menyatakan bahwa pengusutan kasus ini belum dihentikan. “Masih kita lakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap ketiga pelaku,” kata Surawan saat dihubungi, Senin (13/5).

Bareskrim Polri Turun Tangan

Untuk membantu mengungkap kasus ini, Bareskrim Polri turut mengerahkan tim asistensi. Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Djuhandani Rahardjo Puro, mengonfirmasi bahwa tim telah diturunkan untuk membantu Polda Jawa Barat. “Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri juga menurunkan tim untuk membantu Polda Jawa Barat,” kata Djuhandani.

Jenderal Polisi Agus Andrianto, Kepala Bareskrim Polri, menegaskan pentingnya penanganan kasus ini dengan transparan dan tuntas. “Kami memberikan arahan yang jelas kepada Polda Jabar untuk memastikan bahwa semua pelaku yang terlibat dalam kasus pembunuhan Vina dan Rizky segera ditangkap dan diadili sesuai hukum yang berlaku,” kata Agus kepada wartawan, Sabtu (18/5/2024).

Harapan untuk Keadilan

Iptu Rudiana, meskipun berduka, tetap optimis dan terus berjuang untuk keadilan bagi anaknya dan Vina. Ia berharap bahwa dengan tertangkapnya para buron, kebenaran dapat terungkap dan keadilan bisa ditegakkan. “Terbukti beberapa pelaku sudah kami amankan. Sisanya sedang kami perjuangkan untuk dilakukan pengungkapan. Sekali lagi, saya mohon doa agar orang-orang yang telah mengambil nyawa anak saya bisa segera terungkap,” ujar Rudiana.

Kisah perjuangan Iptu Rudiana menggambarkan betapa pentingnya penegakan hukum yang adil dan transparan. Sebagai seorang ayah dan perwira polisi, Rudiana menunjukkan dedikasi yang luar biasa dalam mengungkap kebenaran dan menegakkan keadilan. Upayanya tidak hanya demi anaknya dan Vina, tetapi juga demi memastikan bahwa para pelaku kejahatan tidak dibiarkan bebas tanpa hukuman yang setimpal.

Kasus pembunuhan Vina dan Eky terus menjadi sorotan publik, terutama dengan adanya dukungan dari Bareskrim Polri yang mengerahkan tim asistensi untuk membantu Polda Jabar. Arahan dan petunjuk dari Jenderal Polisi Agus Andrianto diharapkan dapat membawa keadilan bagi para korban dan keluarga mereka. Kisah Iptu Rudiana sebagai ayah korban dan perwira polisi merupakan bukti nyata bahwa dedikasi dan keadilan harus selalu diperjuangkan.(*)

Penulis: Ivan
Editor: Ani

TAGGED:Bareskrim PolriEky CirebonIptu RudianaKapolsek Kapetakankasus pembunuhan VinaKombes Surawanpencarian buronpenegakan hukumPolda Jabar
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian?
HeadlineTrending

Media Asing Soroti Gibran Rakabuming Raka: Apa yang Menjadi Fokus Perhatian?

By
akurasi 2019
Erick Thohir Bubarkan Tiga BUMN yang Sudah Berhenti Beroperasi
HeadlineTrending

Erick Thohir Bubarkan Tiga BUMN yang Sudah Berhenti Beroperasi

By
akurasi 2019
Tok! Kuota Haji RI Tahun Ini Jadi 221 Ribu dan Tidak Ada Batasan Usia
CorakHeadlineRagam

Tok! Kuota Haji RI Tahun Ini Jadi 221 Ribu dan Tidak Ada Batasan Usia

By
Devi Nila Sari
Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara Nonaktif Jadi Tersangka Lagi
HeadlineHukum & Kriminal

Budhi Sarwono, Bupati Banjarnegara Nonaktif Jadi Tersangka Lagi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?