By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan
Kabar Politik

Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan

Devi Nila Sari
Last updated: April 29, 2021 3:56 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan
DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Dok Akurasi.id)
SHARE
Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan
DPRD Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. (Dok Akurasi.id)

Segudang Pekerjaan untuk Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Baru, Ketua DPRD: Saya Yakin Basri-Najirah Mampu Menyelesaikan.

Akurasi.id, Bontang – Dengan dilantiknya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang Basri Rase-Najirah, tentu memiliki segudang pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Salah satunya terkait membuka lapangan pekerjaan yang dibutuhkan masyarakat.

Hal ini diucapkan oleh Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam. Dia mengatakan untuk kebutuhan lapangan kerja di Bontang sangat tinggi, mengingat masih banyak masyarakat Bontang yang tidak memiliki kerjaan tetap.

“Semua masyarakat butuh kerja, baik dari kaum muda sampai tua, tentu membutuhkan lapangan pekerjaan yang memadai,” kata Andi Faizal pada awak media, Rabu (28/04/2021).

Andi Faizal juga menyebutkan ada banyak peluang untuk memberdayakan masyarakat selain dari pada lapangan kerja. Salah satunya dengan memanfaatkan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), atau perusahaan yang mampu melibatkan pekerja lokal.

“Sektor UMKM bisa lebih digencarkan lagi, tentu ini semua butuh dukungan dari Pemerintah untuk menunjang hal tersebut,” bebernya.

Selain persoalan lapangan kerja, politisi partai Golkar itu juga menyampaikan terkait kebutuhan mendasar air bersih terkhusus untuk warga pesisir. Hal tersebut juga mendesak untuk direalisasikan. Pasalnya, permasalahan itu sudah berulang kali menjadi keluhan warga pesisir akan tetapi belum terpenuhi dengan baik.

[irp]

“Ada banyak tugas ke depan, tapi saya yakin Basri-Najirah mampu menyelesaikan satu demi satu pekerjaan ini. Untuk membangun Bontang yang lebih baik,” ungkap Andi Faizal.

Sementara, Wali Kota Bontang Basri Rase dalam pidatonya beberapa waktu lalu menyampaikan berbagai program yang akan diselesaikan. Seperti menanggulangi banjir, penanganan dan penanggulangan covid-19, serta mengurangi angka kemiskinan akibat pandemi.

“Tugas pertama yang harus diprioritaskan, yakni mengurangi angka kemiskinan yang ada di Bontang,” ucap Wali Kota Bontang itu.

Lanjutnya, Kebijakan refocusing anggaran untuk mendukung pemulihan ekonomi diperlukan agar penurunan produktivitas sektor-sektor ekonomi masyarakat akibat covid-19 dapat pulih secara bertahap.

“Dari tingkat pertumbuhan ekonomi mengalami penurunan dari 6,64 persen pada tahun 2019, menjadi 2,38 persen pada Tahun 2020. Penurunan ini diiringi pula dengan meningkatnya angka kemiskinan dan pengangguran,” ujarnya.

Untuk mewujudkan visi misi pembangunan tersebut, akan dijabarkan dalam kerangka rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2021-2024 tercakup dalam tiga rumusan misi yakni Kota Bontang yang harmoni melalui pemantapan sinergi dan kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha dalam pembangunan.

[irp]

Lalu Kota Bontang berkelanjutan yang layak huni, cerdas dan berwawasan lingkungan melalui pemantapan ekonomi, sosial budaya, dan infrastruktur serta pelestarian lingkungan hidup

Dan terakhir Kota Bontang yang berdaya saing dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Andi Faizal Sofyan HasdamBasri RaseBasri-NajirahDPRD Bontang
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Awas! 7 Kebiasaan Ini Bikin Wajah Wanita 10 Tahun Lebih Tua

Akurasi.id - Penuaan memang proses alami. Tapi, tahukah kamu kalau penuaan bukan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

bontang new normal
Birokrasi

Bontang Terapkan New Normal, Anggota DPRD Ini Minta Masyarakat Jangan Teledor

By
akurasi 2019
Membedah Pengelolaan Anggaran Covid-19 Bontang, Rp116 Miliar Dilarikan ke Mana Saja?
Covered Story

Membedah Pengelolaan Anggaran Covid-19 Bontang, Rp116 Miliar Dilarikan ke Mana Saja?

By
Redaksi Akurasi.id
pasar seng tanjung limau
Birokrasi

Penjelasan Nursalam Soal ‘Tebang Pilih’ Terkait Pasar Tanjung Limau

By
akurasi 2019
Komisi III DPRD Gencarkan Perda Rencana Pembangunan Industri
Kabar Politik

Komisi III DPRD Gencarkan Perda Rencana Pembangunan Industri

By
Devi Nila Sari
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?