By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Peristiwa > Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi
PeristiwaTrending

Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi

Wili Wili
Last updated: Juli 25, 2025 4:28 pm
By
Wili Wili
Share
2 Min Read
Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi
Kereta Cepat Whoosh Tabrak Biawak, KCIC Ungkap Penyebab dan Langkah Mitigasi. Foto: Jpnn.
SHARE

Akurasi.id – Kereta cepat Whoosh relasi Tegalluar Summarecon–Halim Jakarta mengalami keterlambatan selama 40 menit pada Kamis (24/7) akibat menabrak seekor biawak di jalur antara Stasiun Padalarang dan Karawang. Insiden ini terjadi di Km 86+200 pada pukul 14.32 WIB dan menjadi bagian dari rangkaian gangguan serupa yang telah tercatat sebelumnya oleh PT Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC).

“Whoosh mengalami keterlambatan sekitar 40 menit akibat menabrak seekor hewan di Km 86+200 antara Stasiun Padalarang dan Karawang pada pukul 14.32 WIB. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui hewan yang tertabrak adalah seekor biawak,” ungkap Manajer Komunikasi Korporat KCIC, Emir Monti, dalam keterangan resminya di Bandung, Jumat (25/7).

Benturan terjadi saat kereta melaju dengan kecepatan tinggi, yang mendorong tim teknis KCIC untuk segera melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap bagian rangka bawah kereta. Pemeriksaan ini dilakukan guna memastikan tidak ada komponen yang terdampak secara teknis dan struktur.

Selain itu, proses pembersihan bangkai hewan dari jalur rel juga dilakukan sebagai bagian dari prosedur pengamanan, sebelum kereta kembali melanjutkan perjalanannya. “Proses pembersihan jalur dari bangkai hewan juga membutuhkan waktu tambahan untuk memastikan kondisi prasarana sudah kembali steril dari benda asing,” ujar Emir.

KCIC menyampaikan permohonan maaf atas keterlambatan dan ketidaknyamanan yang terjadi. Emir juga menyampaikan bahwa sepanjang semester I 2025, telah terjadi sedikitnya 10 insiden serupa yang semuanya terjadi di lintasan Padalarang–Karawang. Jalur ini disebut memiliki karakteristik lingkungan yang memungkinkan satwa liar seperti biawak muncul di lintasan.

“Jalur ini melewati kawasan dengan tutupan vegetasi yang cukup lebat, seperti semak belukar, hutan kecil, dan aliran air terbuka, yang menjadi habitat alami bagi satwa seperti biawak,” jelas Emir.

Sebagai langkah mitigasi, KCIC telah memasang pagar pengaman di sepanjang lintasan rel dan terus memperkecil celah pagar agar hewan tidak mudah masuk ke jalur kereta. Selain itu, patroli berkala dan pembersihan vegetasi juga rutin dilakukan untuk menjaga keamanan operasional kereta cepat Whoosh.

“Upaya-upaya ini terus kami lakukan sebagai bentuk komitmen terhadap keselamatan dan keandalan perjalanan Whoosh,” tutup Emir.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:berita terbaru kereta whooshhewan tertabrak keretajadwal whoosh terganggujalur padalarang karawangKcickecelakaan kereta whooshkereta cepat indonesia cinakereta cepat jakarta bandungkereta cepat whooshwhoosh tabrak biawak
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Ancaman AI terhadap Nalar Kritis Mahasiswa: Perspektif Pendidikan Islam

Oleh: Zulkifli Tugas kuliah yang dahulu membutuhkan riset berhari-hari kini dapat diselesaikan…

Besok Ada Promo HUT KAI, Bayar 81 Persen Saja, Ini Cara Belinya

Akurasi.id, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) rayakan HUT ke-81 besok,…

HUT Google ke-28 Hari Ini 27 September, Kok Bukan 4 September? Ini Alasan Sebenarnya

Akurasi.id - Buka Google hari ini? Kamu akan melihat Google Doodle spesial…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hari Kedua Demo Tolak UU Cipta Kerja, Giliran Aliansi Ormas Bontang Bersuara
Trending

Hari Kedua Demo Tolak UU Cipta Kerja, Giliran Aliansi Ormas Bontang Bersuara

By
Devi Nila Sari
Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun
PeristiwaTrending

Nadiem Makarim Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Rp 9,9 Triliun

By
Wili Wili
Semarang Night Carnival 2025 dan Soto Vaganza Ramaikan Hari Jadi ke-478 Kota Semarang
PeristiwaTrending

Semarang Night Carnival 2025 dan Soto Vaganza Ramaikan Hari Jadi ke-478 Kota Semarang

By
Wili Wili
pasien sembuh covid-19
Trending

Pasien Sembuh Covid-19 Kaltim Sudah Ada 81 Orang, Masih Dirawat Tersisa 177 Kasus

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?