By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya
HeadlineHukum & Kriminal

Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya

akurasi 2019
Last updated: Mei 27, 2024 12:03 pm
By
akurasi 2019
Share
3 Min Read
Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya
Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina Cirebon Membuat Keluarga Bertanya-tanya. Foto: Tribunnews.
SHARE

Akurasi.id. Cirebon, 27 Mei 2024 – Penangkapan Pegi Setiawan alias Perong sebagai tersangka utama dalam kasus pembunuhan Vina Cirebon dan kekasihnya Eky telah menimbulkan pertanyaan baru. Keluarga korban, melalui kuasa hukum mereka, Putri Maya Rumanti, menyatakan adanya kejanggalan terkait hilangnya dua nama dari daftar pencarian orang (DPO) yang sebelumnya diumumkan oleh polisi.

Contents
  • Kejanggalan dalam Penghapusan DPO
  • Reaksi Keluarga dan Proses Hukum
  • Penegasan Polisi
  • Bukti dan Keterlibatan Pegi

Kejanggalan dalam Penghapusan DPO

Pada awalnya, tiga nama disebut sebagai DPO dalam kasus ini: Pegi, Andi, dan Dani. Namun, setelah penangkapan Pegi, polisi mengumumkan bahwa hanya Pegi yang terbukti terlibat, sedangkan Andi dan Dani dihapus dari DPO. Menurut Kombes Pol Surawan, Direktur Ditreskrimum Polda Jabar, dua nama tersebut tidak dapat dibuktikan keterlibatannya dan hanya berdasarkan keterangan dari para pelaku sebelumnya yang tidak valid.

Putri Maya Rumanti menyatakan bahwa keputusan ini menimbulkan kecurigaan. “Kami mendengar ada tiga DPO dalam putusan pengadilan, namun kenapa sekarang hanya satu? Kami ingin mengonfirmasi hal ini kepada penyidik, tetapi tidak diberikan ruang,” ungkapnya.

Reaksi Keluarga dan Proses Hukum

Meskipun merasa ada kejanggalan, keluarga Vina tetap mengapresiasi keberhasilan polisi dalam menangkap Pegi. Mereka menyerahkan proses hukum sepenuhnya kepada pihak kepolisian dan menyatakan akan mendukung hasil penyelidikan yang telah dilakukan.

“Apapun hasil penyelidikan, kami percayakan kepada pihak kepolisian. Mereka yang mengumpulkan barang bukti dan melakukan pemeriksaan,” tambah Putri. Namun, dia juga menekankan pentingnya transparansi dalam proses penyelidikan, terutama mengapa dua nama DPO bisa hilang tanpa penjelasan yang jelas.

Penegasan Polisi

Kombes Pol Surawan menegaskan bahwa Pegi adalah tersangka yang sah berdasarkan bukti-bukti yang dikumpulkan, termasuk dokumen identitas dan pengakuan saksi. Pegi sendiri telah membantah keterlibatannya saat dihadirkan dalam rilis di Mapolda Jabar. Meskipun demikian, polisi tetap yakin dengan hasil penyelidikan mereka.

“Kita berpedoman pada fakta penyidikan, bukan asumsi. Pegi adalah satu-satunya DPO yang terbukti terlibat,” tegas Surawan.

Bukti dan Keterlibatan Pegi

Dalam konferensi pers, Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol. Jules Abraham Abast menjelaskan peran Pegi dalam kasus ini. Berdasarkan keterangan saksi, Pegi terlibat dalam pemukulan, pemerkosaan, dan pembunuhan korban. Polisi juga menemukan barang bukti baru, termasuk dokumen identitas dan kendaraan yang digunakan saat kejadian.

“Tersangka berusaha menghilangkan identitasnya dengan nama samaran dan akun Facebook palsu. Namun, kita berhasil mengungkap semuanya,” jelas Jules.

Kasus pembunuhan Vina Cirebon kini berfokus pada proses hukum terhadap Pegi Setiawan. Meskipun keluarga korban merasa ada kejanggalan, mereka tetap mendukung proses hukum yang berlangsung. Polisi meyakinkan bahwa mereka akan terus melakukan penyelidikan secara profesional dan transparan.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:hilangnya DPOkasus Vina Cirebonkeadilan untuk Vinakejanggalan penyelidikanPegi Setiawanpembunuhan Vinapenetapan tersangkaPolda JabarProses Hukumtransparansi polisi
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Hukum & KriminalNews

Pantas Bikin Tergiur, Dua Kurir Narkoba 1 Kilo yang Diamankan di Samarinda Dijanjikan Rp35 Juta

By
Devi Nila Sari
Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional
HeadlineKabar Politik

Prabowo Bertemu 5 Pengusaha Top di Hambalang, Perkuat Kolaborasi Ekonomi Nasional

By
Wili Wili
Ada Syarat Baru Naik Pesawat ke Jawa dan Bali
HeadlineTrending

Ada Syarat Baru Naik Pesawat ke Jawa dan Bali

By
Devi Nila Sari
Menteri LH dan Pemkot Tangsel Gelar Aksi Bersih Sampah Serentak di 10 Titik
HeadlinePeristiwa

Menteri LH dan Pemkot Tangsel Gelar Aksi Bersih Sampah Serentak di 10 Titik

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?