By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Kaltim Darurat Narkotika, 1.733 Orang Dipenjara Setahun, Kukar dan Samarinda Zona Rawan
HeadlineHukum & Kriminal

Kaltim Darurat Narkotika, 1.733 Orang Dipenjara Setahun, Kukar dan Samarinda Zona Rawan

Redaksi Akurasi.id
Last updated: Juni 27, 2022 10:01 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
4 Min Read
Kaltim Darurat Narkotika, 1.733 Orang Dipenjara Setahun, Kukar dan Samarinda Zona Rawan
Peredaran kasus narkotika di Kaltim berada dalam zona yang berbahaya di mana Kaltim menempati urutan kedua secara nasional. (Ilustrasi)
SHARE

Peredaran narkotika cukup mengkhawatirkan di Kaltim. Bagaimana tidak, Kaltim darurat narkotika. Indikasi Kaltim darurat narkotika, antara lain masih tingginya kasus tersebut setiap tahunnya. Kaltim bahkan menempati urutan 2 besar dalam daerah rawan narkotika.

Contents
  • Kaltim Darurat Narkotika: Setahun Ada 1.407 Kasus dan 1.733 Orang Dipenjara
  • Kaltim Darurat Narkotika: BNNP Kaltim Sulit Awasi Banyaknya Jalan dan Pelabuhan Tikus

Akurasi.id, Samarinda – Hingga saat ini kasus peredaran narkotika di Kaltim masih menjadi masalah bersama. Sebab, setiap tahunnya kasus peredaran narkotika di Kaltim berada dalam tren yang kurang baik. Cenderung mengalami peningkatan.

Secara nasional, Kaltim menempati posisi kedua peredaran narkotika untuk jenis sabu-sabu. Untuk peredaran narkotika jenis tertentu, Kaltim masih berada di angka 33 dari 34 provinsi di Indonesia. Sementara untuk di kabupaten/kota se-Kaltim, Kutai Kartanegara (Kukar) dan Samarinda masih menempati posisi tertinggi kasus peredaran narkotika jenis sabu.

Sebelumnya, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kaltim, Brigjen Pol Wisnu Andayana menjelaskan. Pada tahun 2021, persentase penyebaran narkotika di wilayah Tanah Benua Etam, sebutan Kaltim, terus mengalami peningkatan signifikan. Meskipun saat itu masih pandemi, namun tingkat peredaran obat terlarang itu semakin liar.

Kaltim Darurat Narkotika: Setahun Ada 1.407 Kasus dan 1.733 Orang Dipenjara

Berdasarkan data yang pihaknya himpun, BNNP Kaltim mencatat ada 1.407 kasus dengan 1.733 tersangka di 2021. Angka tersebut pun disebut-sebut mengalami kenaikan beberapa ratu kasus, jika membandingkannya dengan tahun sebelumnya. Mayoritas jenis narkotika yang beredar yaitu, sabu-sabu, ganja, ekstasi, obat-obatan berbahan adiktif serta lem.

“Sesungguhnya semua wilayah di Kaltim masih termasuk daerah rawan peredaran gelap narkotika. Jadi tidak ada daerah yang masuk kategori aman dari peredaran narkotika di Kaltim. Paling rawan di Kukar, menyusul Samarinda,” bebernya usai menghadiri Peringatan Hari Anri Narkoba Internasional (HANI) 2022, Senin (27/6/2022).

Menurutnya, wilayah darat dan lautan yang cukup luas menjadi salah satu penyebab rawannya Kaltim menjadi teritori peredaran barang haram yang masuk dalam obat psikotropika ini. Selain berbatasan langsung dengan provinsi lainnya, Kaltim juga berbatasan langsung dengan negara lain, yaitu Malaysia.

Hal inipun menyebabkan Kaltim memiliki banyak pintu masuk yang tidak semuanya berada dalam penjagaan ketat aparat berwajib. Meskipun BNNP Kaltim telah mengamankan sejumlah jalan tikus yang disinyalir sebagai tempat masuk narkotika. Masih ada puluhan jalan tikus lainnya yang tidak terdeteksi.

Kaltim Darurat Narkotika: BNNP Kaltim Sulit Awasi Banyaknya Jalan dan Pelabuhan Tikus

Oleh karena itu, ia berharap, akan adanya sinergitas yang baik dengan seluruh pihak dalam mencegah peredaran narkotika di Tanah Benua Etam. BNNP Kaltim tidak dapat melakukan penjagaan dan antisipasi masuknya narkotika seorang diri.

“Luas laut Kaltim saja 10 ribu kilometer. Lebih dan banyak terdapat jalan-jalan tikus dan pelabuhan kecil yang digunakan menajdi pintu masuk narkotika ke Kaltim,” ucapnya.

Sebagai salah satu langkah antisipasi yang BNNP Kaltim lakukan, dengan mempersiapkan pembentukan 11 desa bersih dari narkoba (bersinar). Sebagai upaya pencegahan dan penanganan penyalahgunaan narkoba di tingkat kelurahan dan desa.

“Tahun ini, BNNP menyiapkan pembentukan 11 desa Bersinar di Kaltim. Bukan desa yang aman, tetapi desa yang rawan narkoba dijadikan Desa Bersinar. Yang tadinya statusnya waspada, bisa turun menjadi siaga,” ucapnya. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:Bahaya NarkobaBNNP KaltimKaltim Darurat NarkobaNarkotika
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Tewas di Kandang Buaya, Keluarga Yakini Korban Dibunuh
Hukum & KriminalNews

Berawal dari Cekcok, Anak Bunuh Ayah Kandung dan Lukai Istrinya

By
akurasi 2019
Presiden Prabowo Subianto Belum Umumkan Menko Polkam dan Menpora, Minta Publik Bersabar
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Subianto Belum Umumkan Menko Polkam dan Menpora, Minta Publik Bersabar

By
Wili Wili
Momen Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House, Dari Finger Heart hingga Diplomasi Anabul
HeadlineKabar Politik

Momen Presiden Prabowo dan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung di Blue House, Dari Finger Heart hingga Diplomasi Anabul

By
Wili Wili
Gelombang Petisi dari Civitas Akademika Indonesia Kritik Kebijakan Presiden Jokowi
HeadlineTrending

Gelombang Petisi dari Civitas Akademika Indonesia Kritik Kebijakan Presiden Jokowi

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?