By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Kali Pertama, Insiden Lakalantas di Jembatan Mahkota II Merenggut Nyawa Remaja Perempuan
News

Kali Pertama, Insiden Lakalantas di Jembatan Mahkota II Merenggut Nyawa Remaja Perempuan

akurasi 2019
Last updated: November 11, 2019 9:30 am
By
akurasi 2019
Share
4 Min Read
Kecelakaan
Kendaraan roda dua yang diamankan pihak kepolisian, terkait kecelakaan yang telah menewaskan seorang remaja perempuan di Jembatan Mahkota II. (Muhammad Upi/Akurasi.id)
SHARE
Mahkota ii
Kendaraan roda dua yang diamankan pihak kepolisian, terkait kecelakaan yang telah menewaskan seorang remaja perempuan di Jembatan Mahkota II. (Muhammad Upi/Akurasi.id)

Akurasi.id, Samarinda – Sejak dibuka dua tahun silam, Jembatan Mahakam Kota (Mahkota) II Samarinda setiap harinya selalu dipadati arus lalu lintas yang tiada henti. Tak terkecuali bagi truk-truk bermuatan besar. Karena jembatan ini menjadi jalur pendekat antara Kecamatan Palaran menuju Kecamatan Sambutan di Kota Tepian -sebutan Samarinda-.

Tapi, berita duka datang pada Sabtu (9/11/17) sekitar pukul 21.15 Wita. Di mana, terjadi sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan motor Yamaha Jupiter Z warna hijau hitam dengan nomor polisi (nopol) KT 3885 WG dengan sebuah truk tangki bermuatan solar 5.000 liter dengan nopol KT 8658 MU.

Baca Juga: Tiga Rumah dan Satu Kontrakan 13 Pintu Ludes Terbakar Disiang Bolong

Yang mana pada kejadian itu, membuat seorang remaja perempuan berinisial NS (14) tewas setelah bagian kepalanya tersambar truk yang dikemudikan AS, pria berusia 31 tahun.

Informasi dihimpun, saat kejadian, remaja perempuan yang masih duduk di bangku kelas VII (kelas 1) SMP itu, sedang dibonceng rekannya berinisial AT (16).

Saat itu. Truk dan motor secara bersamaan melaju dari arah Palaran, menuju Sambutan. Truk AS diketahui sedang membawa muatan solar yang diambil dari kawasan Pendingin, Kecamatan Sanga-sanga, Kutai Kartanegara (Kukar).

Coba mendahului truk yang berada di depannya. AT yang saat itu berperan sebagai joki coba mendahului dari sisi kiri. Namun naas, saat itu jarak kendaraan rupanya terlalu dekat.

Kuat dugaan AT dan NS terjatuh karena mencengkeram rem depan secara mendadak, di jalan yang berpasir. Tepatnya, di mulut Jembatan Mahkota II segmen Sungai Kapih, Sambutan.

MAHYUNADI

Alhasil, kedua remaja itu terjatuh. Tapi tragis bagi NS. Karena dirinya terjatuh tepat di laluan roda belakang truk AS. Sedangkan AT terpental ke bibir jalan yang membuatnya mengalami luka lebih ringan ketimbang rekannya.

“Saat itulah, korban yang meninggal tersambar roda truk bagian belakang sebelah kiri,” ucap Ketua Relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Sungai Kapih, H Dirhamsyah.

Sesaat setelahnya, ketika warga mulai ramai berkumpul. AS langsung diamankan oleh rekan relawan yang juga berada di lokasi kejadian, menuju pos FKPM Sungai Kapih.

“Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” imbuh Dirhamsyah.
Kedua korban remaja ini, kemudian bergegas dilarikan ke RSUD IA Moeis, menggunakan kendaraan pengguna jalan yang melintas.

Tidak lama berselang. Unit Lakalantas Satlantas Polresta Samarinda pun tiba. Petugas langsung melakukan penyelidikan, sekaligus mengamankan sopir beserta truk tangki dan motor yang dikendarai kedua korban.

“Kabarnya korban meninggal di rumah sakit,” jelasnya.

Meski sempat mendapatkan perawatan medis. Namun takdir berkata lain. Akibat luka yang cukup parah. Remaja perempuan itu harus menghembuskan nafas terakhirnya. Kendati demikian, belum diketahui pasti siapa yang bersalah dalam insiden yang menewaskan NS ini.

“Kami sudah mengumpulkan keterangan para saksi di lokasi kejadian,” terang Kasat Lantas Polresta Samarinda, Kompol Erick Budi Santoso.

Dalam waktu dekat, kata Erick, petugas kepolisian akan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jembatan Mahkota II , untuk menentukan siapa yang bertanggungjawab atas terenggutnya nyawa remaja perempuan tersebut.

Selanjutnya Erick mengimbau, agar orangtua tidak membiarkan anak di bawah umur mengendarai kendaraan bermotor. Hal itu menurutnya sama saja dengan membiarkan anak celaka.

Persoalan transportasi dan lalu lintas sudah sangat menumpuk dan kompleks. Dia meminta agar seluruh masyarakat membantu mengurangi dampak buruknya.

Orang dewasa seharusnya menjadi teladan yang baik. Lantaran, anak-anak di mata hukum masih belum bisa mempertanggungjawabkan hampir setiap tindak perbuatannya.

“Jangan sampai hari ini kita bangga telah mengajarkan anak kita berkendara sebelum usianya. Beberapa hari kemudian justru celaka yang di dapat. Apalagi sampai kehilangan nyawanya,” pungkasnya. (*)

Penulis: Muhammad Upi
Editor: Yusuf Arafah

TAGGED:Jembatan Mahkota IIKecelakaan maut
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Duduk Perkara Tiga Pelajar Kukar Nekat Rampok Toko Emas, Lantaran Diiming-imingi Uang Rp50 Juta
Hukum & KriminalNews

Duduk Perkara Tiga Pelajar Kukar Nekat Rampok Toko Emas, Lantaran Diiming-imingi Uang Rp50 Juta

By
akurasi 2019
Aturan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025: Jadwal, Lokasi, dan Besaran Denda Pelanggaran
PeristiwaTrending

Aturan Ganjil Genap Mudik Lebaran 2025: Jadwal, Lokasi, dan Besaran Denda Pelanggaran

By
Wili Wili
Vonis Hukuman Mati Jadi “Kado Ultah” Ferdy Sambo
HeadlineHukum & KriminalNewsTrending

Vonis Hukuman Mati Jadi “Kado Ultah” Ferdy Sambo

By
Devi Nila Sari
Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Ini Daftar Lengkapnya
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam 23 Februari 2026 Naik Rp16.000, Ini Daftar Lengkapnya

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?