By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • Anews
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
  • Ragam
  • Etalase
  • Infografis
  • Anews
    • Global
    • Regional
  • Afood
  • Astyle
  • Ahealth
  • Asport
  • News
    • Peristiwa
    • Hukum & Kriminal
  • Ragam
    • Pendidikan
    • Parlemen
    • Ekonomi
    • Lingkungan
    • Birokrasi
    • Catatan
    • Corak
    • Kabar Politik
    • Pariwara
    • Riwayat
    • Otomotif
    • Covered Story
  • Etalase
    • Job Vacancy
    • Kecantikan
    • Properti
    • Kuliner
    • Kesehatan
    • Destinasi
  • Infografis
Follow US
> Blog > News > Peristiwa > Data Terbaru, Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 318 Orang
HeadlineNewsPeristiwa

Data Terbaru, Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 318 Orang

Redaksi Akurasi.id
Last updated: November 27, 2022 2:43 pm
By
Redaksi Akurasi.id
Share
3 Min Read
Data Terbaru, Korban Meninggal Gempa Cianjur Capai 318 Orang
Kondisi pos pengungsi warga di Desa Gasol, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. (Dok BNPB)
SHARE

Berdasarkan data terbaru BNPB jumlah korban meninggal gempa Cianjur bertambah mencapai 318 orang. Dengan tambahan tersebut, korban yang dinyatakan masih hilang berkurang menjadi 14 orang.

Akurasi.id, Jawa Barat – Gempa bumi yang terjadi di Cianjur, Provinsi Jawa Barat, Senin (21/11/2022) lalu, menjadi duka seluruh warga Indonesia. Bencana alam tersebut tidak hanya meruntuhkan banyak bangunan, namun menelan banyak korban jiwa.

Data terbaru yang dirilis Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Sabtu (26/11/2022) malam menyatakan, korban meninggal akibat gempa Cianjur mencapai 318 orang. Jumlah korban meninggal tersebut termasuk penemuan 8 jasad yang sebelumnya dinyatakan hilang.

Selain itu, tim evakuasi berhasil mengidentifikasi 2 jasad warga yang ditemukan pada Jumat (25/11/2022). Mereka adalah warga Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

“Dua warga yang ditemukan jasadnya di Warung Sinta pada Jumat (25/11) kemarin merupakan warga Desa Cijedil yang termasuk dalam data orang hilang. Sehingga, hingga saat ini korban yang dinyatakan masih hilang berkurang menjadi 14 orang,” jelas Deputi Bidang Penanganan Darurat BNPB Fajar Setyawan dalam siaran pers yang diunggah di situs resmi BNPB sebagaimana melansir Kompas.com.

Sementara itu, BNPB juga menghimpun total korban luka-luka akibat gempa Cianjur bertambah menjadi 7.729 orang. Dengan rincian, korban luka berat 545 orang dan luka ringan 7.134 orang.

BNPB Kerahkan Sepeda Motor untuk Jangkau Lokasi Gempa

Korban luka berat yang masih menjalani perawatan hingga saat ini sebanyak 108 orang. Sementara, untuk korban luka ringan yang sudah tertangani sudah kembali ke rumah masing-masing. Selanjutnya, jumlah total warga yang mengungsi hingga saat ini sebanyak 73.693 orang.

Adapun titik pengungsian yang telah di survei sebanyak 207 titik. Jumlah kepala keluarga (KK) yang disurvei sebanyak 21.566 KK dengan total pengungsi 45.976 jiwa.

Karena ada sejumlah titik yang sulit dijangkau, BNPB telah mengerahkan sepeda motor untuk melihat langsung kondisi dan memberikan bantuan logistik ke masyarakat terdampak

Hingga Jumat (25/11/2022), BNPB mendistribusikan bantuan berupa sembako sebanyak 3.000 paket. Selimut 6.000 lembar, matras 5.000, air garam 500, hygiene kits 1.000. Kasur 500, velbed 275, tenda pengungsi ukuran 2 x 2 m, 200 set dan genset 10.

Pada Sabtu (26/11/2022) lalu, BNPB kembali mengirimkan dan mendistribusikan bantuan logistik berupa tenda pengungsi sebanyak 30 unit, tenda gulung 1.000, sembako 2.000 paket, selimut 5.000, matras 5.000 dan hygiene kits 2.000. (*)

Penulis/Editor: Devi Nila Sari

TAGGED:CianjurGempa Bumi CianjurGempa CianjurJawa BaratJumlah Korban Gempa CianjurKorban Gempa Cianjur
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Denada Minta Maaf ke Iwa K dan Teuku Ryan, Tegaskan Bukan Ayah Kandung Ressa Rizky

Akurasi.id - Penyanyi dan aktris Denada akhirnya angkat bicara mengenai spekulasi publik…

Jelang Menikah dengan El Rumi, Syifa Hadju Gelar Bridal Lunch Bersama Bridesmaids

Akurasi.id - Aktris muda Syifa Hadju menggelar acara bridal lunch bersama para…

Harga Emas Antam Sepekan Naik Rp29.000, Kini Tembus Rp2,86 Juta per Gram

Akurasi.id - Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami kenaikan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Harga Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi: Tembus Rp2,123 Juta per Gram
PeristiwaTrending

Harga Emas Antam Pecah Rekor Tertinggi: Tembus Rp2,123 Juta per Gram

By
Wili Wili
Presiden Prabowo Temui 8 Taipan di Istana, Bahas Swasembada Pangan hingga Investasi
HeadlineKabar Politik

Presiden Prabowo Temui 8 Taipan di Istana, Bahas Swasembada Pangan hingga Investasi

By
Wili Wili
WHO: 23 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron
HeadlineTrending

WHO: 23 Negara Laporkan Kasus Varian Omicron

By
Devi Nila Sari
Polisi Tetapkan Nakhoda dan ABK Jadi Tersangka Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo
PeristiwaTrending

Polisi Tetapkan Nakhoda dan ABK Jadi Tersangka Kecelakaan Kapal di Labuan Bajo

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Redaksi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?