By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Selebritis > Kabar Duka: Puput Novel Meninggal di Usia 50 Tahun karena Kanker Payudara, Keluarga Ungkap Alasan Tutupi Penyakit
SelebritisTrending

Kabar Duka: Puput Novel Meninggal di Usia 50 Tahun karena Kanker Payudara, Keluarga Ungkap Alasan Tutupi Penyakit

Wili Wili
Last updated: September 10, 2024 11:16 am
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Kabar Duka: Puput Novel Meninggal di Usia 50 Tahun karena Kanker Payudara, Keluarga Ungkap Alasan Tutupi Penyakit
Kabar Duka: Puput Novel Meninggal di Usia 50 Tahun karena Kanker Payudara, Keluarga Ungkap Alasan Tutupi Penyakit. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id – Kabar duka datang dari dunia hiburan dan politik Indonesia. Penyanyi sekaligus politikus, Puput Novel, meninggal dunia pada Minggu (8/9/2024) di usia 50 tahun. Kepergian Puput menyisakan kesedihan mendalam bagi keluarga dan kerabat dekatnya, terutama karena penyakit yang ia derita selama ini baru diketahui setelah wafat.

Contents
  • Kanker Payudara yang Disembunyikan
  • Dampak Kemoterapi dan Komplikasi Penyakit
  • Kenangan Terakhir Bersama Puput Novel

Diketahui, Puput Novel menghembuskan napas terakhirnya pada pukul 18.24 WIB setelah menjalani perawatan intensif selama empat hari di rumah sakit. Penyanyi yang dikenal sejak usia belia ini menderita komplikasi penyakit jantung dan paru-paru, yang disebabkan oleh kanker payudara yang dideritanya sejak tahun 2021.

Kanker Payudara yang Disembunyikan

Adik dari Puput, Baginda, mengungkapkan bahwa penyakit kanker payudara yang dialami kakaknya sengaja dirahasiakan dari publik. Menurutnya, Puput memilih untuk tidak mempublikasikan kondisi kesehatannya dan terus beraktivitas seperti biasa meskipun sedang menjalani pengobatan intensif.

“Iya tentu begitu, makanya kan saya sudah bilang beliau itu baik senang maupun susah tidak pernah mau dipublish. Jadi walaupun dia sakit, dia berobat, mungkin pengobatannya juga menimbulkan dampak, dia tetap tidak mau dirasa, dia tetap beraktivitas,” ujar Baginda dalam wawancara dengan YouTube Cumicumi, Senin (9/9/2024).

Dampak Kemoterapi dan Komplikasi Penyakit

Menurut keterangan Baginda, selain menderita kanker payudara, Puput juga mengalami komplikasi pada jantung dan paru-parunya. Hal ini disebabkan oleh dampak kemoterapi yang dijalaninya. Cairan yang menumpuk di paru-parunya sempat diatasi melalui tindakan medis, namun kondisinya terus memburuk.

“Sakitnya ya memang kanker payudara. Tentu banyak penyebabnya, dokternya bilang banyak faktorlah, saya juga bingung menyebutkannya,” jelas Baginda.

Baginda juga menambahkan bahwa Puput tetap teguh dengan pilihannya terkait pengobatan, meskipun dirinya sempat menawarkan opsi lain untuk kesembuhan kakaknya.

Kenangan Terakhir Bersama Puput Novel

Dalam kesempatan yang sama, Baginda mengenang momen-momen berharga bersama kakaknya sejak kecil. Sebagai seorang adik, ia selalu mendampingi Puput dalam berbagai kegiatan, termasuk di panggung musik. Momen-momen tersebut kini menjadi kenangan indah sekaligus menyakitkan bagi Baginda, terutama saat melihat kondisi kakaknya semakin memburuk sebelum meninggal dunia.

“Saya bersama beliau itu mulai ikut dari umur TK, umur 6 tahun suka ikut syuting. Begitu saya mulai bisa alat musik, saya ikut manggung bareng mengiringi beliau, tentu perjalanan-perjalanan itu sangat berkesan semuanya,” kenangnya.

Baginda juga mengungkapkan bahwa kondisi fisik Puput yang semakin lemah membuatnya merasa tidak tega melihat perjuangan kakaknya dalam melawan penyakit.

“Saya pun berusaha untuk tegar, saya juga ikut sakit kalau mengingatnya,” ujarnya dengan haru.

Kepergian Puput Novel merupakan kehilangan besar bagi dunia hiburan Indonesia. Sebagai penyanyi yang memulai karier sejak usia cilik, sosoknya akan selalu dikenang sebagai pribadi yang ceria dan penuh semangat, meskipun dalam kondisi sulit sekalipun.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:artis Puput NovelBaginda adik Puput Novelkabar duka artisKanker Payudarakeluarga Puput Novelkomplikasi jantung dan paru-parumeninggal karena kankerpolitikus Puput NovelPuput Novel meninggal
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Gempa M 6,5 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Jabar dan Sumatera

Akurasi.id, Jakarta - Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Kepulauan Seribu,…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Menjaga Etika Wisata: Kemenpar Imbau WNA Patuhi Aturan di Indonesia
Hukum & KriminalTrending

Menjaga Etika Wisata: Kemenpar Imbau WNA Patuhi Aturan di Indonesia

By
Wili Wili
Korban Salah Tangkap Selama 10 Tahun, Marcel Brown Terima Ganti Rugi Rp 770 Miliar
Hukum & KriminalTrending

Korban Salah Tangkap Selama 10 Tahun, Marcel Brown Terima Ganti Rugi Rp 770 Miliar

By
Wili Wili
Observasi
Trending

Kondisi Kesehatan Pasien yang Jalani Observasi ODP di RSUD Kudunggu Kian Membaik

By
akurasi 2019
Solidaritas Jurnalis Bontang Kecam Tindakan Represif Kepolisian
Trending

Solidaritas Jurnalis Bontang Kecam Tindakan Represif Kepolisian

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?