HeadlinePeristiwa

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Resmikan Bandara IMIP Morowali yang Jadi Polemik

Jokowi Klarifikasi Soal Peresmian Bandara IMIP

Loading

Akurasi.id – Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), angkat bicara mengenai polemik Bandara Khusus PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP) atau IMIP Private Airport yang berlokasi di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Belakangan, bandara tersebut menjadi sorotan publik setelah disebut beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara.

Jokowi menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meresmikan bandara milik PT IMIP tersebut.
“Nggak, nggak pernah, saya nggak pernah meresmikan bandara, Bandara IMIP di Morowali, tidak pernah saya,” ujar Jokowi saat ditemui di kediamannya di Sumber, Banjarsari, Jumat (28/11/2025).

Jokowi menjelaskan bahwa bandara yang pernah ia resmikan adalah Bandara Maleo, yang juga berada di Morowali dan dibangun oleh pemerintah. Meski begitu, ia mengaku lupa kapan tepatnya peresmian Bandara Maleo dilakukan.
“Seingat saya yang saya resmikan adalah Bandara Maleo di Morowali. Itu yang membangun pemerintah. (Tahun berapa, Pak?) Eh, sudah lupa,” kata Jokowi.

Lebih lanjut, Jokowi memperkirakan bahwa Bandara IMIP bukan merupakan fasilitas milik pemerintah, melainkan sepenuhnya dibangun dan dikelola oleh pihak swasta.
“Kalau yang IMIP itu, saya kira, miliknya swasta,” tegasnya.

Jasa SMK3 dan ISO

Terkait tudingan yang mengaitkan dirinya dengan peresmian Bandara IMIP, Jokowi mengaku santai. Ia menyebut selama ini berbagai hal negatif kerap dikaitkan dengan dirinya.
“Ya semuanya kan hal yang nggak baik kan ditariknya ke saya,” ujarnya.

Polemik bandara ini mencuat setelah sejumlah unggahan media sosial mengaitkan Bandara IMIP dengan peresmian bandara oleh Jokowi pada 2018. Sorotan semakin besar usai Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) menyebut bandara tersebut beroperasi tanpa kehadiran otoritas negara seperti keamanan, bea cukai, dan imigrasi.

“Ternyata di Indonesia ada bandara yang tanpa ada otoritas negara. Bandara itu ada di kawasan industri Morowali atau PT IMIP. Tanpa adanya pihak keamanan, tanpa adanya pihak bea cukai, dan tanpa adanya pihak imigrasi,” tulis Satgas PKH melalui akun Instagram resminya.

Menurut Satgas PKH, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin sempat merasa ada kejanggalan ketika tiba di bandara tersebut, karena aktivitas penerbangan berlangsung tanpa pengawasan negara, sehingga dinilai rawan dan berisiko. Pesawat disebut bebas keluar masuk kawasan industri tersebut.

Pernyataan Jokowi ini menjadi klarifikasi penting di tengah ramainya isu terkait legalitas dan pengawasan Bandara IMIP yang kini tengah menjadi perhatian publik dan pemerintah.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Terkait

Back to top button