By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Hukum & Kriminal > Isu Pengeroyokan Mahasiswa Unpam di Kampung Poncol Antara Kesalahpahaman dan Tuntutan Keharmonisan
Covered StoryHeadlineHukum & Kriminal

Isu Pengeroyokan Mahasiswa Unpam di Kampung Poncol Antara Kesalahpahaman dan Tuntutan Keharmonisan

akurasi 2019
Last updated: Mei 10, 2024 11:55 am
By
akurasi 2019
Share
2 Min Read
Isu Pengeroyokan Mahasiswa Unpam di Kampung Poncol Antara Kesalahpahaman dan Tuntutan Keharmonisan
Isu Pengeroyokan Mahasiswa Unpam di Kampung Poncol Antara Kesalahpahaman dan Tuntutan Keharmonisan. Foto: Ist.
SHARE

Akurasi.id. TANGERANG SELATAN – Insiden yang diduga sebagai pengeroyokan terhadap kelompok mahasiswa Universitas Pamulang (Unpam) saat melakukan doa rosario di sebuah kos-kosan di Kampung Poncol, Kelurahan Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, telah menimbulkan gelombang kekhawatiran serta diskusi luas mengenai toleransi dan kerukunan umat beragama.

Menurut laporan, kejadian ini bermula pada Ahad malam, 5 Mei 2024, saat sekelompok mahasiswa tersebut berkumpul untuk berdoa bersama. Situasi mulai memanas ketika seorang warga setempat berinisial D, yang juga merupakan Ketua Rukun Tetangga, mendatangi lokasi dan diduga mencoba membubarkan kumpulan tersebut dengan cara yang kurang menyenangkan. Insiden tersebut kemudian berkembang menjadi lebih gaduh dan berujung pada tindakan kekerasan yang menimbulkan korban.

Dari keterangan warga setempat, dinyatakan bahwa keberadaan mahasiswa seringkali menimbulkan keramaian yang mengganggu, namun tidak selalu berkaitan dengan aktivitas keagamaan mereka. Yanti, salah satu warga, menekankan bahwa warga tidak pernah melarang siapapun untuk beribadah, namun keramaian yang ditimbulkan oleh kelompok mahasiswa tersebut yang menjadi pokok permasalahan.

Kapolres Tangerang Selatan, Ajun Komisaris Besar Ibnu Bagus Santoso, mengkonfirmasi bahwa telah terjadi kesalahpahaman yang berujung pada kekerasan. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini, terjerat dalam berbagai pasal yang mengatur tentang pengeroyokan dan penganiayaan.

Kementerian Agama melalui juru bicaranya telah menegaskan bahwa proses hukum terhadap para pelaku akan terus berlangsung sesuai dengan ketentuan yang berlaku, menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama.(*)

Penulis: Ani
Editor: Ani

TAGGED:Hukum dan KeadilanKampung Poncolkerukunan sosialmahasiswa Unpamtoleransi beragama
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Update Terkini Erupsi Gunung Ruang: Potensi Tsunami dan Dampaknya pada Penerbangan
HeadlinePeristiwa

Update Terkini Erupsi Gunung Ruang: Potensi Tsunami dan Dampaknya pada Penerbangan

By
Yori Akurasi
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sidak Pelabuhan Tanjung Priok, Fokus Perketat Jalur Hijau Barang Impor
HeadlinePeristiwa

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Sidak Pelabuhan Tanjung Priok, Fokus Perketat Jalur Hijau Barang Impor

By
Wili Wili
Tak Terima Digaji Kecil, Buruh Gelapkan Motor Majikannya
Hukum & KriminalNews

Tak Terima Digaji Kecil, Buruh Gelapkan Motor Majikannya

By
akurasi 2019
Harga Pertamax Naik, Pertalite Jadi Primadona, Kosong di Beberapa SPBU
HeadlineTrending

Harga Pertamax Naik, Pertalite Jadi Primadona, Kosong di Beberapa SPBU

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?