By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> News > Para Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong 212 Mart Diperiksa Polisi
News

Para Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong 212 Mart Diperiksa Polisi

Devi Nila Sari
Last updated: Mei 18, 2021 12:05 pm
By
Devi Nila Sari
Share
4 Min Read
Para Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong 212 Mart Diperiksa Polisi
Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id)
SHARE
Para Korban Kasus Dugaan Investasi Bodong 212 Mart Diperiksa Polisi
Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana (Muhammad Budi Kurniawan/Akurasi.id

Para korban kasus dugaan investasi bodong 212 Mart diperiksa Polisi. Korban pun telah resmi membuat laporan Polisi.

Akurasi.id, Samarinda – 5 Korban investor yang menjadi korban dugaan investasi bodong Koperasi 212 Mart di Samarinda, Kalimantan Timur, pada hari ini (6/5/2021) menjalani pemeriksaan di Polresta Samarinda.

Tim kuasa hukum LKBH Lentera Borneo, I Kadek Indra Kusuma Wardana mengatakan pemeriksaan ini merupakan tindak lanjut sebelum laporan tertulis pada pekan lalu.

“Saat ini kami tengah mendampingi 5 korban dari total 26 korban yang hari ini diperiksa penyidik terkait kasus investasi bodong 212 Mart di Samarinda,” ucap I Kadek usai melakukan pendampingan di Polresta Samarinda, Kamis (6/5/2021).

I Kadek menyebutkan selain pemeriksa ke lima saksi, pihaknya pun telah resmi membuat laporan Polisi.

“Yang jelas hari ini laporan polisi kita telah masuk, dan dalam proses penyidikan pihak kepolisian,” jelasnya.

Selain itu I Kadek menyebut, sejak laporan tertulis pekan lalu, para investor yang menyerahkan kuasa hukum kepada pihak LKBH Lentera Borneo masih berjumlah 28 orang.

[irp]

“Untuk korban tambahan tidak ada masih 28 orang, tapi dari total 620 investor yang menjadi korban, sebagian ada yang melaporkan kepada kami namun hanya sebatas lisan, untuk secara resmi tidak ada, namun kami masih membuka kesempatan para korban komunikasi ke kami untuk bantuan hukum,” bebernya.

I Kadek menambahkan dalam pemeriksaan ke lima saksi, secara umum pertanyaan masih normatif seperti, Kenapa mereka mau berinvestasi dan apa bujukan-bujukan yang diterima mereka.

“Kebanyakan investor atau korban bergabung di koperasi 212 itu lantaran punya semangat membangun ekonomi umat,” ungkapnya.

Ditanya mengenai apakah ada korban di luar Kota Samarinda, I Kadek mengaku belum mendapatkan informasi itu, namun sebelum Pelapor hari ini, ia mengaku pernah bertemu dua orang pengurus Koperasi Syariah 212 Mart.

“Sebenarnya kami sudah melakukan pertemuan dengan dua orang pengurus koperasi 212 Mart, namun karena tidak ada tindakan nyata dari penyelesaian kasus ini, kita lakukan langkah hukum,” jelas I Kadek.

Salah seorang korban, bernama Muhammad Arif mengaku telah mengikuti koperasi 212 Mart sejak tahun 2018 lalu. Dan telah menyetor uang sebanyak 5 juta kepada pengurus koperasi sebagai dana investasi toko 212 Mart.

“Sejak bergabung saya memang tidak pernah menerima bagi hasil, itu saya lakukan karena saya yang sebagai pengajar koperasi akuntansi dan ingin berbakti kepada koperasi,” ucap Arif.

[irp]

Sejak bergabung pada Agustus 2018 lalu, Arif mengaku tidak ada keganjilan pada koperasi yang berbasis syariah itu. Namun sejak 2020 lalu, dirinya mengetahui ada yang tak beres, dan sempat mempertanyakan kepada pihak pengurus saat mengikuti rapat bersama anggota investor lainnya.

“Awalnya bagus aja, tapi sejak 2020 koperasi ini sudah tidak beres,” terangnya.

Walaupun telah menjadi korban investasi bodong, Arif mengaku tidak jera untuk kembali ikut serta dalam kegiatan koperasi yang dikelola 212 Mart Samarinda.

“Harapan saya, kasus ini jangan terulang lagi, kalau ini bubar, bikin baru lagi, tapi pengurusnya harus profesional karena pengurus yang saat ini tidak mempunyai kualitas,” tutupnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:212 Martinvestasi bodongInvestasi Bodong 212 MartSamarinda
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Mencekam, Rebutan Lahan di Palaran, Enam Warga Teluka, Satu Meninggal Diberondong Senjata Api
News

Mencekam, Rebutan Lahan di Palaran, Enam Warga Terluka, Satu Meninggal Diberondong Senjata Api

By
Devi Nila Sari
Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut
PeristiwaTrending

Victoria Kjaer Theilvig Menjadi Miss Universe 2024, Perempuan Pertama dari Denmark yang Meraih Gelar Tersebut

By
Wili Wili
Seorang Wanita 49 Tahun Jadi Korban Perampokan di Jalan Ahmad Dahlan, Emas dan Berlian Raib
Hukum & KriminalNews

Seorang Wanita 49 Tahun Jadi Korban Perampokan di Jalan Ahmad Dahlan, Emas dan Berlian Raib

By
akurasi 2019
Status Gunung Anak Krakatau Level 3, BMKG: Masyarakat Siap Siaga!
HeadlinePeristiwa

Status Gunung Anak Krakatau Level 3, BMKG: Masyarakat Siap Siaga!

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?