By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Ragam > Kabar Politik > Indonesia Siapkan 20 Ribu Prajurit untuk Misi Pasukan Perdamaian di Gaza, Menhan Sjafrie Ungkap Dua Opsi Mandat
HeadlineKabar Politik

Indonesia Siapkan 20 Ribu Prajurit untuk Misi Pasukan Perdamaian di Gaza, Menhan Sjafrie Ungkap Dua Opsi Mandat

Wili Wili
Last updated: November 14, 2025 4:28 pm
By
Wili Wili
Share
3 Min Read
Indonesia Siapkan 20 Ribu Prajurit untuk Misi Pasukan Perdamaian di Gaza, Menhan Sjafrie Ungkap Dua Opsi Mandat
Indonesia Siapkan 20 Ribu Prajurit untuk Misi Pasukan Perdamaian di Gaza, Menhan Sjafrie Ungkap Dua Opsi Mandat. Foto: Kompas.
SHARE

Akurasi.id – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin mengungkapkan bahwa Indonesia tengah menyiapkan hingga 20.000 prajurit TNI untuk dikirim sebagai pasukan perdamaian di Gaza, Palestina. Langkah ini merupakan arahan langsung dari Presiden Prabowo Subianto, seiring perkembangan positif menuju gencatan senjata dan upaya perdamaian antara Palestina dan Israel.

Contents
  • Menunggu Persetujuan Internasional
  • Kerja Sama Intelijen dengan Yordania

Sjafrie menyampaikan hal tersebut usai bertemu dengan Kepala Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Yordania, Mayor Jenderal Pilot Yousef Ahmed Al-Hunaity, di Kementerian Pertahanan, Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Menurut Sjafrie, prajurit yang disiapkan memiliki spesifikasi kesehatan dan konstruksi, mengingat kebutuhan utama misi perdamaian akan berfokus pada stabilisasi kemanusiaan dan rekonstruksi fasilitas vital di Gaza.

“Presiden Prabowo menyiapkan pasukan cukup besar. Kita maksimalkan 20.000 prajurit, tetapi spesifik pada kesehatan dan konstruksi,” ujar Sjafrie.

Menunggu Persetujuan Internasional

Indonesia baru dapat mengirim pasukan jika mendapatkan persetujuan resmi dari otoritas internasional. Sjafrie menjelaskan ada dua opsi mandat:

  1. Mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB)

  2. Persetujuan organisasi internasional yang diinisiasi Presiden Amerika Serikat

Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut memerlukan dialog intensif antarnegara yang memiliki kepentingan dan otoritas dalam isu Gaza.

“Ini memerlukan pembicaraan yang tidak singkat. Indonesia siap terlibat jika negara-negara yang memiliki kompetensi sepakat, terutama negara-negara Arab,” ucapnya.

Lima negara Arab yang dimaksud adalah Arab Saudi, Yordania, Mesir, Qatar, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, Israel juga harus dilibatkan mengingat posisinya yang sangat menentukan dalam persoalan Gaza.

Kerja Sama Intelijen dengan Yordania

Dalam pertemuan dengan pihak militer Yordania, Indonesia dan Yordania juga sepakat membentuk komite kerja sama pertahanan. Komite ini akan menjadi wadah untuk bertukar informasi intelijen terkait situasi terkini di Gaza.

“Kami melihat Yordania sangat dekat dengan situasi di Gaza. Karena itu, kami sepakat meng-update laporan intelijen melalui Yordania,” jelas Sjafrie.

Indonesia juga sedang menyiapkan Atase Pertahanan RI di Yordania. Saat ini, Indonesia baru menempatkan perwira penghubung atau Liaison Officer. Yordania pun berencana menempatkan atase pertahanan mereka di Jakarta.

Dengan penguatan komunikasi intelijen ini, pemerintah berharap dapat mengambil langkah cepat dan tepat setelah situasi di lapangan benar-benar jelas.

“Yang penting, kita tidak kehilangan komunikasi dan tidak kehilangan situasi, sehingga kita tahu apa yang akan dikerjakan ketika pasukan dikirim,” tegasnya.

Rencana pengiriman pasukan perdamaian ini menandai komitmen kuat Indonesia untuk berperan aktif dalam menjaga stabilitas keamanan dan mendukung proses perdamaian di Timur Tengah.(*)

Penulis: Nicky
Editor: Willy

TAGGED:GazaIndonesiaintelijenKonflik Gazamisi internasionalPalestinaPasukan PerdamaianPrabowo SubiantoSjafrie SjamsoeddinTNIYordania
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Cara Memilih TWS Murah Berkualitas Tanpa Menguras Kantong

Akurasi.id - Gaya hidup modern yang serba cepat membuat perangkat audio nirkabel…

Syarat Lengkap Pembuatan SKCK 2026, Simak Dokumen yang Harus Disiapkan

Akurasi.id - Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) merupakan dokumen resmi yang diterbitkan…

Cara Melaporkan Kejahatan Siber: Panduan Lengkap bagi Korban Penipuan dan Peretasan Online

Akurasi.id - Kehadiran ruang digital yang kian masif sayangnya juga dibarengi dengan…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Pastikan Tak Ada PHK Massal Tenaga Honorer, Menpan RB: Kami Siapkan Opsi Terbaik
BirokrasiHeadlineRagamTrending

Pastikan Tak Ada PHK Massal Tenaga Honorer, Menpan RB: Kami Siapkan Opsi Terbaik

By
Devi Nila Sari
Massa Aksi Demo Ojol di Mako Brimob Kwitang Mulai Bubarkan Diri Usai Ada Permintaan Maaf
HeadlinePeristiwa

Massa Aksi Demo Ojol di Mako Brimob Kwitang Mulai Bubarkan Diri Usai Ada Permintaan Maaf

By
Wili Wili
5 Intisari Program Mahyunadi-Kinsu yang Wajib Dicatat Bila Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutim
HeadlineKabar Politik

5 Intisari Program Mahyunadi dan Kinsu yang Wajib Dicatat Bila Jadi Bupati dan Wakil Bupati Kutim

By
akurasi 2019
Pemerintah Terapkan WFH ASN Setiap Jumat Mulai 1 April 2026, Ini Sektor yang Dikecualikan
HeadlineKabar Politik

Pemerintah Terapkan WFH ASN Setiap Jumat Mulai 1 April 2026, Ini Sektor yang Dikecualikan

By
Wili Wili
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?