By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Notification Show More
Font ResizerAa
Font ResizerAa
  • News
  • News & Perspective
  • Hukum & Kriminal
  • Etalase
  • Infografis
  • Ragam
  • Pariwara
Follow US
> Trending > Hasilkan Kekebalan Optimal, Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Digelar
Trending

Hasilkan Kekebalan Optimal, Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Digelar

Devi Nila Sari
Last updated: Februari 11, 2021 2:58 pm
By
Devi Nila Sari
Share
3 Min Read
Hasilkan Kekebalan Optimal, Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Digelar
Vaksinasi Covid-19 tahap dua digelar di PSC Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)
SHARE
Hasilkan Kekebalan Optimal, Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua Digelar
Vaksinasi Covid-19 tahap dua digelar di PSC Bontang. (Rezki Jaya/Akurasi.id)

Vaksinasi Covid-19 tahap kedua diberikan sebagai booster dan melengkapi dosis pertama.

Akurasi.id, Bontang – Vaksinasi Covid-19 tahap kedua digelar di Public Safety Center (PSC), Kamis (11/2/2021) pagi.

Sebelumnya, pelaksanaan vaksinasi Covid-19 perdana di Kota Bontang dilaksanakan Rabu (27/1/2021) lalu.

Adapun penerima vaksin dosis kedua terdiri dari Dinkes, nakes, Komandan Kodim 0908 Bontang, Ketua PWI Bontang, influencer, serta Kemenag Bontang.

Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Bontang Jamila Suyuthi menjelaskan, tujuan penyuntikan vaksin dosis kedua dimaksudkan untuk menghasilkan kekebalan optimal.

“Dosis kedua sebagai booster dan melengkapi dosis pertama,” Ucap Jamila saat ditemui awak media, Kamis (11/2/2021).

Di lain sisi, Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Adi Permana juga menyebutkan, untuk pasien yang terkonfirmasi positif Covid dan telah menerima vaksin dosis pertama tidak dapat divaksin kembali di tahap kedua.

“Sesuai aturan, penyintas maupun yang sedang positif tidak bisa divaksin dosis kedua,” tegas Adi.

[irp]

Di kesempatan yang sama, Dandim 0908 Bontang, Letkol Arh Choirul Huda merasakan hal berbeda. Dia menjelaskan, saat suntik vaksin yang pertama tidak ada rasa sakit sama sekali, tetapi untuk yang kedua, dia merasakan rasa sakit.

“Kalau yang saya secara pribadi rasakan sedikit berbeda, vaksin kedua sepertinya lebih banyak. Yang pertama tidak terasa, untuk yang kedua injeksinya terasa lebih keras. Tetapi masing-masing pribadi orang berbeda,” ucap Dandim.

Saat disinggung tentang efek yang dirasakan selama 14 vaksin tahap pertama, Choirul Huda menjawab tidak ada gejala apa pun yang dia alami.

“Insyaallah dan Alhamdulillah semoga tidak ada apa-apa, sejak pertama divaksin pun saya tidak merasakan gejala apa pun. Ini juga merupakan salah satu upaya membuat imun tubuh jadi lebih baik,” jelasnya.

Di lain sisi, perwakilan dari Kemenag, Kasubag Tata Usaha Kementerian Agama Kota Bontang Ali Mustofa berpesan dan mengajak masyarakat Bontang untuk tidak ragu divaksin.

“Untuk vaksin Sinovac dari Biofarma, Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah memberi label aman, jadi tidak perlu ragu lagi untuk divaksin. Mari kita dukung program Pemerintah Kota Bontang,” pungkasnya. (*)

Penulis: Rezki Jaya
Editor: Rachman Wahid

TAGGED:Covid-19SinovacVaksinasi Covid-19 Tahap Kedua
Share This Article
Facebook Copy Link Print
Tidak ada komentar Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Fast Four Quiz: Precision Medicine in Cancer

How much do you know about precision medicine in cancer? Test your knowledge with this quick quiz.
Get Started
Mengenal Beras Fortifikasi, Benarkah Lebih Sehat dari Beras Biasa?

Akurasi.id - Beras menjadi makanan pokok utama masyarakat Indonesia. Namun, di pasaran…

“Kami Tak Suka Didikte!” 5 Pernyataan Tegas Prabowo di KTT BRICS 2026

Akurasi.id, New Delhi - Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT)…

10 Alat Elektronik yang Boros Listrik Walau Sudah Mati

Akurasi.id - Tagihan listrik rumah naik terus padahal pemakaian rasanya biasa aja?…

Your one-stop resource for medical news and education.

Your one-stop resource for medical news and education.
Sign Up for Free

You Might Also Like

Penemuan Mayat di Samarinda Bikin Geger, Ditemukan Tengkurap di Kasur Guest House
Trending

Penemuan Mayat di Samarinda Bikin Geger, Ditemukan Tengkurap di Kasur Guest House

By
Devi Nila Sari
Jasad Pemulung Besi Tua yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Membengkak
Trending

Jasad Pemulung Besi Tua yang Tenggelam di Sungai Mahakam Ditemukan Membengkak

By
Devi Nila Sari
Paula Verhoeven Laporkan Dugaan KDRT dan Diskriminasi ke Komnas Perempuan, Sebut Baim Wong dan Pengadilan Agama
SelebritisTrending

Paula Verhoeven Laporkan Dugaan KDRT dan Diskriminasi ke Komnas Perempuan, Sebut Baim Wong dan Pengadilan Agama

By
Wili Wili
Trending

Makmur Jadi Pimpinan Sementara DPRD Kaltim, M Samsun Jadi Wakil Ketua

By
akurasi 2019
Akurasi.id adalah tagline dari suku kata Aktual dan Menginspirasi. Dua kata itu dipilih bukan tanpa alasan. Kami menyadari perkembangan teknologi informasi memberi dampak yang luar biasa bagi masyarakat. Khususnya, berbagai informasi yang disajikan media daring.

Tuntutan kecepatan informasi acap membuat pelaku media daring melupakan kedalaman dan ketajaman berita yang disajikan di publik. Tak pelak, informasi yang disuguhkan sangat dangkal. Seolah hanya memenuhi dahaga pembaca. Tidak menyajikan analisa dan intisari informasi.
  • Kategori Populer:
  • Trending
  • Uncategorized
  • Headline
  • Kabar Politik
  • Peristiwa
  • News
  • Birokrasi
  • Hukum & Kriminal
  • Covid-19
  • Ragam
About Company
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak Kami
© Copyright Akurasi.id 2019 – 2025, All Rights Reserved
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?